Warga Pesisir Jakarta Harus Bersiap Hadapi Banjir Rob Pertengahan Juni

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Sabtu, 11 Juni 2022
Warga Pesisir Jakarta Harus Bersiap Hadapi Banjir Rob Pertengahan Juni

Truk melintasi banjir rob di Pelabuhan Sunda Kelapa, Jakarta, Selasa (7/12/2021). Akibat banjir rob di pelabuhan tersebut sejumlah aktivitas bongkar muat barang menjadi terhenti. ANTARA FOTO/Akbar Nu

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Masyarakat DKI Jakarta, terutama di pesisir Jakarta masih harus mewaspadai datangnya bencana, terutama banjir rob pada pertengahan bulan ini.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Maritim Tanjung Priok, memprediksi akan terjadinya banjir rob pada tanggal 11 - 17 Juni 2022.

Baca Juga:

Pelabuhan Semarang Terendam Banjir Rob, Pengusaha Merugi

Pada waktu tersebut bumi memasuki fase bulan purnama yang bersamaan dengan Perigee (jarak terdekat bulan ke bumi). Hal tersebut berpotensi menyebabkan peningkatan ketinggian pasang air laut maksimum,"

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk waspada potensi banjir pesisir (ROB) di wilayah pesisir DKI Jakarta, yakni di Pademangan, Penjaringan, Pelabuhan Sunda Kelapa dan Kepulauan Seribu.

"Masyarakat di wilayah pesisir DKI Jakarta diimbau untuk waspada terhadap peningkatan ketinggian pasang air laut maksimum yang berpotensi menyebabkan terjadinya banjir pesisir," kata Kepala Pelaksana BPBD Provinsi DKI Jakarta Isnawa Adji, Sabtu (11/6).

Isnawa menambahkan, agar masyarakat senantiasa memantau informasi terkini mengenai gelombang air laut pada laman: bpbd.jakarta.go.id/gelombanglaut.

"Apabila menemukan keadaan darurat yang membutuhkan pertolongan, segera hubungi Call Center Jakarta Siaga 112," ujar Isnawa.

Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan siaga untuk mengantisipasi dampak dari pasang maksimum air laut dan memperhatikan peringatan dan informasi cuaca maritim dari BMKG melalui: Call Center BMKG Maritim Tanjung Priok: 0813 1676 0711.

Sebelumnya, Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyarankan pembangunan kota-kota pesisir dilakukan dengan sistem rekayasa ataupun desain pembangunan yang lebih hati-hati, agar tidak menyebabkan penurunan muka tanah yang memicu banjir rob.

Sekretaris Badan Geologi Kementerian ESDM Ediar Usman mengatakan kawasan pesisir, terutama di Pantai Utara Jawa, mengandung bebatuan sedimen yang belum terkonsolidasi, sehingga rentan untuk mengalami penurunan akibat beban bangunan yang terlalu berat dan daya dukung tanah yang kurang baik. (Pon)

Baca Juga:

Tanam Bakau Bisa Perlambat Banjir Rob di Pantura Jawa

#Banjir Rob #Banjir #BMKG
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
BMKG Prediksi Sejumlah Wilayah Masih Kering hingga 24 Oktober, Waspadai Karhutla
BMKG memperkirakan kondisi relatif kering masih berlanjut di sejumlah wilayah Indonesia pada 17–24 Oktober 2026. Masyarakat juga diminta membatasi aktivitas di luar ruangan apabila kualitas udara memburuk akibat asap karhutla.
Frengky Aruan - 1 menit lalu
BMKG Prediksi Sejumlah Wilayah Masih Kering hingga 24 Oktober, Waspadai Karhutla
Indonesia
BMKG Catat 478 Titik Panas, Sumatera Selatan Tertinggi
Sumatera Selatan menjadi wilayah dengan jumlah titik panas terbanyak, yakni 189 titik.
Frengky Aruan - 2 jam, 32 menit lalu
BMKG Catat 478 Titik Panas, Sumatera Selatan Tertinggi
Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG Senin, 19 Oktober: Hujan Petir Perlu Diwaspadai, Gelombang Tinggi Capai 4 Meter
Prakiraan cuaca BMKG Senin, 19 Oktober 2026: hujan petir, gelombang tinggi hingga 4 meter, dan potensi banjir rob di sejumlah wilayah Indonesia.
Frengky Aruan - Senin, 19 Oktober 2026
Prakiraan Cuaca BMKG Senin, 19 Oktober: Hujan Petir Perlu Diwaspadai, Gelombang Tinggi Capai 4 Meter
Indonesia
Asap Karhutla Mulai Menjauh dari Jabodetabek, BMKG Ungkap Fakta Kualitas Udara Jakarta
Asap karhutla mulai menjauh dari Jabodetabek, tetapi kualitas udara Jakarta masih tidak sehat di sejumlah titik. BMKG mengingatkan potensi cuaca kering dan kebakaran hutan.
Frengky Aruan - Minggu, 18 Oktober 2026
Asap Karhutla Mulai Menjauh dari Jabodetabek, BMKG Ungkap Fakta Kualitas Udara Jakarta
Indonesia
Prakiraan Cuaca BMKG Minggu, 18 Oktober 2026: Hujan Petir Mengintai, Penerbangan Diminta Waspada
Prakiraan cuaca BMKG Minggu, 18 Oktober 2026, menunjukkan potensi hujan ringan, petir, dan kabut di sejumlah wilayah Indonesia. Waspadai awan Cumulonimbus yang dapat mengganggu penerbangan.
Frengky Aruan - Minggu, 18 Oktober 2026
Prakiraan Cuaca BMKG Minggu, 18 Oktober 2026: Hujan Petir Mengintai, Penerbangan Diminta Waspada
Indonesia
Update BMKG: Asap Karhutla Mulai Menjauhi Jabodetabek, Kualitas Udara Masih Perlu Diwaspadai
Sebaran asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai menjauhi wilayah Jawa bagian barat, termasuk Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 17 Oktober 2026
Update BMKG: Asap Karhutla Mulai Menjauhi Jabodetabek, Kualitas Udara Masih Perlu Diwaspadai
Indonesia
Banjir Rob Jakarta Utara 12-16 Oktober 2026: Peringatan Dini BMKG dan Wilayah Terdampak
Cari info prediksi banjir rob Jakarta Utara terbaru? Cek peringatan dini BMKG untuk periode 12-16 Oktober 2026, daftar wilayah terdampak, dan antisipasinya di sini.
Angga Yudha Pratama - Jumat, 16 Oktober 2026
Banjir Rob Jakarta Utara 12-16 Oktober 2026: Peringatan Dini BMKG dan Wilayah Terdampak
Indonesia
Cek Prakiraan Cuaca BMKG 16 Hingga 19 Oktober 2026, 3 Provinsi Siaga Bencana
Cek update prakiraan cuaca BMKG 16-19 Oktober 2026. Mayoritas Indonesia cerah terik, tapi waspada peringatan dini hujan lebat dan angin kencang di sejumlah daerah!
Angga Yudha Pratama - Jumat, 16 Oktober 2026
Cek Prakiraan Cuaca BMKG 16 Hingga 19 Oktober 2026, 3 Provinsi Siaga Bencana
Indonesia
Peringatan Dini Cuaca Indonesia 15 Oktober 2026, Cek Wilayahmu Sekarang
Jangan sampai kehujanan di jalan! Cek peringatan dini cuaca Indonesia hari ini 15 Oktober 2026. Siaga hujan lebat dan angin kencang di berbagai wilayah.
Angga Yudha Pratama - Kamis, 15 Oktober 2026
Peringatan Dini Cuaca Indonesia 15 Oktober 2026, Cek Wilayahmu Sekarang
Indonesia
BMKG Ungkap Alasan Utama Kenapa Suhu Panas Hari Ini Terasa Begitu Menyengat
Penasaran kenapa cuaca panas hari ini terasa sangat menyengat? Cek penjelasan lengkap BMKG soal puncak kemarau, El Nino 2026, hingga efek aspal Jakarta!
Angga Yudha Pratama - Rabu, 14 Oktober 2026
BMKG Ungkap Alasan Utama Kenapa Suhu Panas Hari Ini Terasa Begitu Menyengat
Bagikan