Pelabuhan Semarang Terendam Banjir Rob, Pengusaha Merugi

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 25 Mei 2022
Pelabuhan Semarang Terendam Banjir Rob, Pengusaha Merugi

Lokasi Terminal Petikemas Tanjung Emas, Semarang, Jateng saat terkena banjir rob. (ANTARA/HO Pelindo Regional 3)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Banjir rob masih melanda kawasan Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Provinsi Jawa Tengah (Jateng). Pusat logistik di Jawa Tengah ini, dipastikan mengalami kerugian.

Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia (GPEI) mengeluhkan kondisi tersebut. Bukan hanya kawasan pelabuhan yang terendam, namun kawasan industri seperti kayu lapis, dan garmen turut mengalami kerugian besar.

Baca Juga:

Tanam Bakau Bisa Perlambat Banjir Rob di Pantura Jawa

Kepala Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Tanjung Emas Semarang, M.Tohir, mengatakan, genangan di dalam kawasan pelabuhan masih mencapai sekitar 80 cm.

Saat ini, dua akses masuk utama ke Pelabuhan Tanjung Emas sendiri masih digenangi banjir rob. Banjir belum surut karena perbaikan tanggul yang jebol belum selesai.

Selain itu, banjir rob ini menyebabkan aktivitas penumpang yang akan berangkat dengan menggunakan kapal masih terganggu. Namun, aktivitas di terminal keberangkatan mengoptimalkan penggunaan lantai 2 terminal keberangkatan.

"Aktivitas bongkar muat peti kemas di pelabuhan Semarang itu juga sudah kembali beroperasi, meski masih terbatas pada kegiatan di area pelabuhan. Untuk aktivitas keluar masuk kendaraan pengangkut peti kemas belum bisa," katanya.

Sekretaris Jenderal Gabungan Perusahaan Ekspor Indonesia Toto Dirgantoro mengharapkan, operator pelabuhan yakni PT Pelabuhan Indonesia (persero) atau Pelindo mengantisipasi atas kondisi tersebut.

"Termasuk dalam hal mengasuransikan kerugian Toto memperkirakan nilai kerugian dan kerusakan akibat banjir rob tersebut tergolong besar. Terkait kerugian, ini akan dilakukan pemeriksaan bersama dan menjadi beban tanggung jawab Pelindo," ujarnya, Rabu (25/3).

Ia menegaskan, peristiwa tersebut menjadi keprihatinan para pelaku usaha karena selain ekspor dari dan menuju ke Semarang yang terhambat juga karena pelabuhan yang belum beroperasi normal.

"Belum beroperasinya pelabuhan secara normal juga pasti akan menghambat pergerakan arus peti kemas. Berdasarkan perkiraannya, kemungkinan kerugian di atas 500 kontainer," katanya dikutip Antara. (*)

Baca Juga:

Kementerian PUPR Lakukan Tanggap Darurat Banjir Rob Pantura Jawa

#Banjir Rob #Banjir #Bencana Alam
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Banjir Rob Jakarta Utara 12-16 Oktober 2026: Peringatan Dini BMKG dan Wilayah Terdampak
Cari info prediksi banjir rob Jakarta Utara terbaru? Cek peringatan dini BMKG untuk periode 12-16 Oktober 2026, daftar wilayah terdampak, dan antisipasinya di sini.
Angga Yudha Pratama - Jumat, 16 Oktober 2026
Banjir Rob Jakarta Utara 12-16 Oktober 2026: Peringatan Dini BMKG dan Wilayah Terdampak
Indonesia
Banjir Bandang Padang: 120 Rumah Terdampak, Kementerian PU Percepat Pemulihan
Kementerian PU merampungkan tanggul darurat 200 meter di Padang setelah banjir bandang merendam 120 rumah. Simak rencana normalisasi sungai dan pembangunan check dam.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Oktober 2026
Banjir Bandang Padang: 120 Rumah Terdampak, Kementerian PU Percepat Pemulihan
Dunia
Lagi, Banjir Bandang Terjang Nepal, Rumah-Rumah dan Jembatan Tersapu
Air bah yang dahsyat menerjang lembah dan menyapu seluruh kompleks bangunan.
Dwi Astarini - Senin, 12 Oktober 2026
Lagi, Banjir Bandang Terjang Nepal, Rumah-Rumah dan Jembatan Tersapu
Indonesia
Banjir Rendam 9 Kecamatan di Aceh Tamiang
Saat ini, petugas gabungan dari BPBD, Dinas Damkarmat serta Satgas SAR masih berada di lapangan untuk melakukan observasi, pendataan kerugian materiil, serta membantu proses evakuasi warga terdampak.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Banjir Rendam 9 Kecamatan di Aceh Tamiang
Indonesia
20.770 Unit Hunian Sementara Bagi Korban Bencana Sumatera Telah Selesai Dibangun
Penyediaan hunian menjadi salah satu prioritas agar masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan setelah bencana.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
20.770 Unit Hunian Sementara Bagi Korban Bencana Sumatera Telah Selesai Dibangun
Indonesia
87 Rumah Sakit dan 4.922 Sekolah Terdampak Bencana Sumatra Kembali Beroperasi
Rumah sakit hingga sekolah terdampak bencana Sumatra kini sudah kembali beroperasi. Hal itu diungkapkan Ketua PRR Pascabencana Sumatra, Tito Karnavian.
Soffi Amira - Minggu, 11 Oktober 2026
87 Rumah Sakit dan 4.922 Sekolah Terdampak Bencana Sumatra Kembali Beroperasi
Dunia
Nepal Hentikan Pencarian Ribuan Korban Banjir, Fokus pada Rehabiitasi
Sejauh ini, tim penyelamat telah menemukan setidaknya 1.455 jenazah, tetapi 5.285 orang lainnya masih dinyatakan hilang, termasuk ratusan warga negara asing.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Nepal Hentikan Pencarian Ribuan Korban Banjir, Fokus pada Rehabiitasi
Indonesia
2 Orang Meninggal Tertimbun Longsor di Pekalongan Jawa Tengah
Tim petugas gabungan termasuk dari BPBD Pekalongan saat ini sedang melakukan kaji cepat terhadap dampak dari longsor ini.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Oktober 2026
 2 Orang Meninggal Tertimbun Longsor di Pekalongan Jawa Tengah
Dunia
Longsor masih Mengintai Nepal, para Pendaki Dievakuasi dengan Helikopter
Ratusan pendaki di Jalur Annapurna, yang sangat krusial bagi perekonomian Nepal, harus menghentikan pendakian lebih awal untuk menyelamatkan diri.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Longsor masih Mengintai Nepal, para Pendaki Dievakuasi dengan Helikopter
Indonesia
Jakarta Utara Berpotensi Dilanda Banjir Rob 13-14 dan 25-31 Oktober 2026
Pesisir Jakarta berpotensi dilanda banjir rob pada 13-14 dan 25-31 Oktober 2026. Simak wilayah rawan dan langkah mitigasi yang disiapkan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Jakarta Utara Berpotensi Dilanda Banjir Rob 13-14 dan 25-31 Oktober 2026
Bagikan