Waktu Tepat Mengganti V-Belt Motor Matik
Kenali Waktu yang Tepat Mengganti V-Belt Pada Motor Matik(Foto: kabaroto.com)
MOTOR matik membutuhkan perawatan khusus pada bagian komponennya. Salah satunya yakni mengganti komponen pada CVT yaitu V-Belt tepat pada waktunya agar performa motor tetap terjaga.
Koordinator Manager After Sales & Motor Sports PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM) Riyadi Prihantono mengatakan motor matik merupakan pilihan mayoritas pengendara sepeda motor di Indonesia, karena lebih praktis dan nyaman digunakan. "Karena itu, pengendara wajib mengetahui perawatan yang tepat agar dapat terus menikmati kenyamanan dan performa terbaik," ujar Riyadi Prihantono seperti yang dikutip dari laman Kabaroto.
Baca Juga:
V-belt merupakan komponen matik yang fungsinya cukup krusial untuk menyalurkan tenaga dari mesin menuju roda belakang dalam bentuk putaran, sehingga membuat sepeda motor dapat bergerak. Apabila kamu sering menggunakan sepeda motor, maka V-belt akan semakin aktif bergerak. Dengan demikian, performa v-belt akan menurun.
Agar V-belt tidak cepat haus, ada beberapa tips yang bisa dilakukan oleh pengendara. "Seperti halnya dengan menghindari gaya berkendara dengan hentakan atau bukaan gas secara tiba-tiba, membawa beban atau muatan lebih, hingga melakukan perawatan komponen CVT matik yang tepat waktu," ujarnya.
Umumnya, waktu ideal penggantian part V-belt ialah ketika motor sudah menempuh jarak hingga 20-25 ribu kilometer atau sekitar 20-25 bulan, dan sesuai dengan anjuran buku petunjuk pemilik.
Baca Juga:
Para pengendara pun bisa menjaga performa sepeda motor dengan pengecekan V-belt secara rutin sesuai jadwal servis berkala pada bengkel terpercaya. Hal itu juga berguna untuk membersihkan kotoran yang ada pada V-belt.
Apabila pengendara telat dalam penggantian V-belt, kenyamanan dan performa sepeda motor akan menurun. Paling buruknya, V-belt bisa putus.
Ada beberapa tanda V-belt sudah harus diganti, seperti tarikan motor kurang maksimal. Lalu terasa getaran dan bunyi berdecit saat akselerasi, yang mengindikasikan V-belt kehilangan daya cengkram. V-belt juga terlihat mulai retak ketika performanya sudah menurun. (ryn)
Baca Juga:
Road To OLX IMX 2022 jadi Wadah Bagi Penggemar Otomotif Jatim
Bagikan
Berita Terkait
Penutupan Feders Gathering 2025 Jadi Ajang Temu Komunitas Motor Matic
Peduli Bencana Sumatera Utara: Bantuan Pakaian dan Layanan Penggantian Oli Gratis untuk Warga Terdampak
VinFast Resmikan Pabrik Kendaraan Listrik di Subang, Tegaskan Komitmen Lokalisasi di Indonesia
Riding Bareng hingga Sharing Session, 'Sowan Nyaman' Rangkul Komunitas Motor Matic
Menilik Deretan Mobil Baru Mejeng di Ajang Otomotif Gaikindo Jakarta Auto Week 2025
Berakhir Besok, ini Daftar Mobil Listrik dan Motor yang Bisa Dijajal di GJAW 2025
Mengusung Filosofi Travel+, JETOUR T2 Siap Jadi Partner Adventure di Indonesia
Jajal Kendaraan Listrik Tanpa Keluar Gedung, GJAW 2025 Tawarkan EV Test Drive Indoor
5 Mobil SUV yang Meluncur di GJAW 2025, Ada Suzuki Grand Vitara hingga BJ30 Hybrid FWD
3 Mobil Hybrid Suzuki yang Rilis selama 2025, Siap Jadi Primadona Baru!