MerahPutih Nasional- Wilayah langganan banjir Kampung Pulo, Jatinegara, Jakarta Timur, kembali tergenang setinggi dua meter pasca hujan yang turun sejak kemarin. Evakuasi dan pengungsian pun dilakukan.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat bersama istri Happy Farida ikut dalam evakuasi yang dilakukan Tim Reaksi Cepat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) DKI Jakarta di Kampung Pulo.
"Kita nggak boleh begini terus setiap tahun. Ini saudara kita juga, butuh perhatian, mau tidak mau, kita siapkan relokasi, supaya lebih tenang, jangan tiap tahun seperti ni, udah berapa puluh tahun kita seperti ini terus, gak sehat," kata Djarot Saiful Hidayat di Kantor Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur, Sabtu (27/12/2014).
Usai mengevakuasi dan melihat ketinggian air sungai Ciliwung di Kampung Pulo, Djarot beserta istri langsung mengecek pengungsian di lantai dasar gedung Suku Dinas Kesehatan Jakarta Timur yang berada diseberang Jalan Jatinegara Barat. Disana ia meminta kepada Walikota Jakarta Timur, HR. Krisdianto agar mengecek kesiapan rumah susun yang ditujukan untuk merelokasi warga Kampung Pulo. Djarot meminta agar pembangunan Rusun harus selesai sesuai target agar banjir yang selalu menggenangi Kampung Pulo dari tahun ke tahun tidak lagi terjadi.
Selain itu, Djarot juga meminta kepada Walikota untuk mengadakan berbagai kegiatan-kegiatan bagi anak-anak yang menjadi pengungsi agar kondisi psikologis dan kesehatanya tidak mengalami perubahan.
"Kami akan terus mengecek kesiapan Rusun agar masyarakat dilangganan banjir tidak terus mengalami musibah seperti ini," ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, Djarot bersama istri membagikan bantuan berupa biskuit bagi para anak-anak yang ada di lokasi pengungsian tersebut. Kemudian Djarot melanjutkan Blusukannya ke Pintu air Manggarai untuk memantau ketinggian muka air yang sempat menempus pada status siaga II. (MP/BMS)