Kesehatan

Vitamin B, Asupan Penting untuk Anak dengan Segudang Manfaat

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Kamis, 18 Agustus 2022
Vitamin B, Asupan Penting untuk Anak dengan Segudang Manfaat

Ada 8 macam vitamin B, vitamin B1, B2, B3, B5, B6, B7, B9, dan B12. (Foto: Pexels/Anna Shvets)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SETIAP orang tua pasti ingin anaknya mendapatkan nutrisi yang baik. Salah satunya dengan mengonsumsi vitamin yang bermanfaat untuk pertumbuhannya. Dari banyaknya jenis vitamin, jangan lupa untuk memberikan si kecil vitamin B.

Dikutip dari Dr Health Benefit, ada delapan macam vitamin yang termasuk dalam kategori vitamin B kompleks, yaitu vitamin B1, B2, B3, B5, B6, B7, B9, dan B12. Masing-masing vitamin ini memiliki fungsi spesifik, yang mendorong pertumbuhan serta perkembangan tubuh anak.

Baca Juga:

Kurang Vitamin D Picu Depresi?

Tidak hanya itu, dengan mengonsumsi vitamin B juga bisa membantu dalam mengelola kesehatan dan kesejahteraan secara keseluruhan. Lantas, apa saja manfaat vitamin B untuk anak?

Vitamin B memiliki manfaat bagi tubuh. (Foto: Pexels/Anna Shvets)

1. Vitamin B1 atau Tiamin

Vitamin B1 bertanggung jawab untuk menghasilkan energi dalam tubuh anak. Si kecil yang sedang tumbuh mungkin membutuhkan sekitar 500 hingga 900 mg vitamin B1 per hari. Vitamin ini dianggap penting untuk mengubah gula dan jenis karbohidrat lainnya menjadi energi.

Selain itu, vitamin B1 juga melindungi sistem saraf dari segala jenis kerusakan atau degenerasi. Dan yang paling penting, tiamin juga bertugas untuk menyampaikan pesan dari sistem saraf ke berbagai organ tubuh lainnya. Vitamin B1 dapat diperoleh dari berbagai makanan semisal kacang-kacangan, ikan, kedelai panggang, roti gandum, dan kacang polong.

2. Vitamin B2 atau Riboflavin

Vitamin B2 atau Riboflavin membantu meningkatkan produksi sel darah merah dalam tubuh anak. Sumber vitamin B2 yaitu biji-bijian, sayuran, dan produk susu. Kamu cukup memberi susu, keju, asparagus, pisang, dan almond untuk anak kamu agar mencukupkan asupan Vitamin B2.

Baca Juga:

Manfaat Antioksidan Kuersetin pada Kulit Bawang Merah

Vitamin ini larut dalam air dengan sangat baik. Tubuh kamu pun membutuhkan vitamin B untuk mendapatkan energi dari makanan. Riboflavin juga membantu dalam pencernaan dan produksi energi. Tidak hanya itu, Riboflavin mampu mengaktifkan vitamin B6 dan menghasilkan vitamin B3.

Brokoli merupakan salah satu sumber vitamin B. (Foto: Pexels/cottonbro)

3. Vitamin B6 atau Piridoksin

Vitamin B6 dianggap sebagai vitamin esensial. Seorang anak yang sedang tumbuh akan membutuhkan sekitar 0,5 hingga 1,0 mg vitamin B6 per harinya. Ada beberapa manfaat vitamin B6 bagi anak, yaitu membantu pencernaan dan kekebalan tubuh, memainkan peran penting dalam berfungsinya sistem kardiovaskular dan saraf, otak, juga memiliki peran dalam mengatur suasana hati. Kamu bisa mendapatkan Vitamin B6 dari daging sapi, pisang, kentang, biji-bijian, kacang-kacangan, dan unggas.

4. Vitamin B7 atau Biotin

Vitamin ini larut dalam air dan dianggap sebagai vitamin yang sangat penting untuk anak-anak. Tentunya, vitamin ini penting untuk proses metabolisme lemak dan menjadi sumber karbohidrat anak-anak. Seorang anak yang sedang tumbuh akan membutuhkan sekitar 12 hingga 40 mg vitamin B7.

Vitamin B7 akan meningkatkan kesehatan sistem saraf, mengontrol kadar insulin, dan menjaga pertumbuhan kuku serta rambut. Kamu bisa memperoleh vitamin B7 dari jagung, sereal, kuning telur, brokoli, kembang kol, keju, bayam, dan jamur. (yos)

Baca Juga:

Segudang Manfaat Daun Binahong untuk Kesehatan

#Kesehatan #Parenting
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
ShowBiz
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Tanpa ragu, Jisoo mengambil sekotak susu kedelai.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Susu Rahasia Jisoo BLACKPINK untuk Jaga Berat Badan
Indonesia
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Pada rentang waktu yang sama, katanya, gagal ginjal menduduki urutan kedua, dengan total biaya sebesar Rp 83,8 triliun yang dikeluarkan untuk membayar pelayanan kesehatan 81,2 juta kasus.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Dalam Satu Dekade 172,3 Juta Kasus Penyakit Jantung Pakai BPJS Kesehatan, Biaya Capai Rp 100 Triliun
Bagikan