Viral Sedimentasi di Sungai Ciliwung Matraman Dalam, Pramono Percepat Penanganan

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 13 April 2026
Viral Sedimentasi di Sungai Ciliwung Matraman Dalam, Pramono Percepat Penanganan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. (Foto: MerahPutih.com/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ramai di media sosial yang memperlihatkan kondisi Sungai Ciliwung di Jalan Matraman Dalam, Jakarta Pusat, yang mengalami pendangkalan. Dalam rekaman tersebut, aliran sungai terlihat menyempit dengan permukaan air yang dangkal dan dipenuhi endapan.

Di sisi lain, bantaran sungai terlihat dipenuhi tumpukan lumpur dan material sampah yang mengendap. Bahkan, sebagian badan sungai telah ditumbuhi rerumputan akibat dangkalnya sungai.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung buka suara terkait pendangkalan Sungai Ciliwung di Jalan Matraman Dalam, Jakarta Pusat yang viral di media sosial (medsos).

Menurut Pramono, masifnya sorotan publik justru membantu pemerintah mempercepat penanganan di lapangan.

Baca juga:

Normalisasi Sungai Ciliwung Dilanjutkan, Pemprov DKI Siapkan Anggaran Rp 232 Miliar

"Memang saya harus akui, semakin diviralkan menurut saya makin baik, sehingga kita segera menangani itu karena tidak semua daerah itu bisa dijangkau," kata Pramono di gedung DPRD DKI, Jakarta Pusat, Senin (13/4).

Dari kondisi itu, politikus PDI Perjuangan ini mengakui, kondisi sungai di sejumlah titik memang belum sepenuhnya tertangani karena luasnya cakupan wilayah.

"Dari segi luas cakupan, jangkauan memang cukup luas. Kemarin konsentrasi untuk Ciliwung ini kan sebenarnya normalisasi Sungai Ciliwung yang segmen Cawang. Alhamdulillah pembebasan tanahnya relatif sudah selesai," ucapnya.

Pramono menjelaskan salah satu titik krusial yang menjadi perhatian adalah pertemuan aliran Sungai Ciliwung dan Krukut.

Di lokasi tersebut, sedimentasi menyebabkan aliran air terhambat sehingga memperlambat aliran menuju laut.

Sebagai langkah lanjutan, Pemprov DKI telah menyetujui pengerukan dalam skala besar untuk mengatasi pendangkalan tersebut. Volume pengerukan yang disiapkan mencapai ratusan ribu meter kubik.

"Dengan demikian saya sudah menyetujui kurang lebih 178.000 kubik yang mudah-mudahan akan diselesaikan dalam satu tahun ini dikeruk, supaya air dari Pluit maupun dari Ciliwung bisa turun ke laut," ucapnya. (Asp).

#Kali Ciliwung #Sungai Ciliwung #Pramono Anung
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Pramono bakal Bangun 3 PLTSa Atasi Masalah Sampah di Jakarta
Melalui wacana pembangunan tiga pembangkit listrik tenaga sampah ini dapat mengatasi persoalan sampah hingga 7.000 ton.
Dwi Astarini - Selasa, 03 November 2026
Pramono bakal Bangun 3 PLTSa Atasi Masalah Sampah di Jakarta
Indonesia
KJMU Tahap II 2026 Terlambat Cair, Pramono Ungkap Penyebab dan Targetkan Rampung 6 November
Pramono Anung meminta maaf atas keterlambatan pencairan KJMU Tahap II 2026. Pemprov DKI menargetkan bantuan pendidikan rampung paling lambat 6 November.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 03 November 2026
KJMU Tahap II 2026 Terlambat Cair, Pramono Ungkap Penyebab dan Targetkan Rampung 6 November
Indonesia
Gubernur Pramono Keliling Kecamatan Cari Masalah, Dimulai Selasa (3/11)
Akan mendatangi 44 kecamatan di Ibu Kota untuk menggali persoalan wilayah yang selama ini belum tersentuh.
Dwi Astarini - Selasa, 03 November 2026
Gubernur Pramono Keliling Kecamatan Cari Masalah, Dimulai Selasa (3/11)
Indonesia
Polemik Konser Andrea Bocelli: Pramono Anung Ikut Pusat, Promotor Siapkan Donasi Besar untuk Palestina
Penasaran dengan nasib konser Andrea Bocelli di Jakarta yang sempat memicu penolakan? Gubernur Pramono Anung akhirnya buka suara soal polemik perizinan. Cek faktanya di sini!
Angga Yudha Pratama - Senin, 02 November 2026
Polemik Konser Andrea Bocelli: Pramono Anung Ikut Pusat, Promotor Siapkan Donasi Besar untuk Palestina
Indonesia
Pramono Buka Suara soal Penolakan Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Begini Responsnya
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, buka suara soal konser Andrea Bocelli yang menuai penolakan.
Soffi Amira - Senin, 02 November 2026
Pramono Buka Suara soal Penolakan Konser Andrea Bocelli di Jakarta, Begini Responsnya
Indonesia
Pasar Baru Bakal Jadi Wisata Kuliner 24 Jam ala Myeongdong Korea Selatan
Pemprov DKI menyiapkan Pasar Baru sebagai pusat wisata kuliner 24 jam ala Myeongdong setelah MRT Fase 2A rampung. Glodok dan Kota Tua juga dikembangkan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 31 Oktober 2026
Pasar Baru Bakal Jadi Wisata Kuliner 24 Jam ala Myeongdong Korea Selatan
Indonesia
Gubernur Pramono Pastikan tak Ada Pemotongan Anggaran SDA untuk Menanggulangi Banjir
Pramono mengatakan normalisasi sungai yang lama tidak dilakukan kini kembali dikerjakan.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
Gubernur Pramono Pastikan tak Ada Pemotongan Anggaran SDA untuk Menanggulangi Banjir
Indonesia
Antisipasi Banjir, Gubernur Pramono Kebut Normalisasi Kali Mampang Segmen Poncol
Kawasan Mampang dan sekitarnya menjadi salah satu wilayah rawan banjir karena kondisi geografisnya yang berupa cekungan.
Dwi Astarini - Kamis, 29 Oktober 2026
Antisipasi Banjir, Gubernur Pramono Kebut Normalisasi Kali Mampang Segmen Poncol
Indonesia
Lahan Makam Jakarta Terbatas, Pramono Relokasi Warga TPU ke Rusun untuk Tambah Ruang
Pemprov DKI Jakarta menata TPU Menteng Atas dengan merelokasi warga, membuka opsi makam tumpang, dan memfinalisasi lokasi pemakaman baru.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 29 Oktober 2026
Lahan Makam Jakarta Terbatas, Pramono Relokasi Warga TPU ke Rusun untuk Tambah Ruang
Indonesia
Pramono Anung Pastikan Tak Ada Kerusakan Fasilitas Publik Usai Demo Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut demo 28 Oktober berlangsung tertib. Tak ada laporan kerusakan fasilitas publik dan pembersihan selesai pukul 02.00.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 29 Oktober 2026
Pramono Anung Pastikan Tak Ada Kerusakan Fasilitas Publik Usai Demo Jakarta
Bagikan