Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Musik

Vicky Mono Rayakan Hari Pahlawan dengan Merilis Single 'Jamrud Dunia'

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 11 November 2021
Vicky Mono Rayakan Hari Pahlawan dengan Merilis Single 'Jamrud Dunia'

Vicky Mono merilis single kedua tepat di Hari Pahlawan Nasional. (Foto: Istimewa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PASCA debut singlenya berjudul Sang Putra Fajar yang dirilis pada Agustus 2021, Vicky Mono kembali dengan single kedua. Lagu berjudul Jamrud Dunia resmi dirilis pada 10 November 2021, bertepatan dengan Hari Pahlawan Nasional.

Masih di bawah naungan Suarahgaloka Musik, pada single terbarunya Vicky Mono menawarkan eksplorasi musik yang tergolong baru, kental dengan balutan musik elektronik. Meski demikian, hal tersebut tak mengurangi esensi dan karakterisktik musiknya sendiri.

Baca juga:

Dualitas Pengalaman Pribadi dalam Album Baru BAP.

Lagu ini becerita tentang bagaimana kondisi juga bebagai femonema yang terjadi saat ini, khususnya di Indonesia. Bagaikan sebuah pengingat, Jamrud Dunia sekaligus menjadi refleksi seorang Vicky Mono dalam menyampaikan setiap pesan di dalam karier bermusiknya.

Jamrud Dunia adalah bagaimana tentang kita untuk dapat bijak dalam mencerna berbagai informasi yang kerap cepat hadir pada depan layar gawai, bagaimana tetap bijak untuk melihat berbagai fenomena yang terjadi di luar, dan yang terpeting bagaimana kita bisa tetap bisak terhadap diri sendiri,” ucap Vicky dalam keterangan resmi yang diterima Merah Putih, Rabu (10/11).

Aransemen musik yang dihadrikan dalam Jamrud Dunia cenderung bermain dengan tempo yang mirip dari single pertama. Namun dengan tambahan instrumen seperti synthesizer, string, trumpet, hingga choir yang dihadirkan, menjadikan lagu ini terdengar apik.

Perpaduan seluruh komponen musik itu kemudian dibungkus dengan penulisan lirik tajam. Berbicara pada rasa kebijakan untuk kesadaran diri. Di mana kesadaran yang dibangun bertujuan untuk mengambil langkah tepat dari semua persoalan yang terjadi.

Baca juga:

Kembali Berkolaborasi dengan Virgoun, Aminda Rilis 'Bahagia Tanpa Jeda'

View this post on Instagram

A post shared by vicky mono (@vicky_56_mono)

“Syair ini mengajak kita untuk selalu takzim pada Ibu pertiwi yang telah memberikan banyak sumber kehidupan agar hidup tetap menjadi lebih hidup,” lanjut mantan vokalis Burgerkill itu.

Dalam penggarapannya, Vicky Mono ditemani oleh berbagai multidisiplin dan lintas generasi seperti Aria Ardikoesoema (synthesizer dan choir), Ibrahim Adi (gitar), Hilman (bass), dan Harry Koi (drum).

Sebelumnya, Vicky telah merilis Sang Putra Fajar untuk memperingati sosok Revolusioner Bapak Bangsa, Ir. Soekarno. Lagu tersebut merupakan sebuah pengingat untuk generasi sekarang untuk tidak melupakan jati diri bangsa Indonesia.

“Identitas yang semakin terseok membuat lagu ini menjadi salah satu wujud kesadaran koletif yang mesti dibangun untuk generasi mendatang,” pungkas Vicky saat mengulas single perdananya sebagai penyanyi solo. (far)

Baca juga:

Persembahan Vicky Mono untuk ‘Sang Putra Fajar’ Ir. Soekarno

#Musik #Musik Indonesia #Musisi Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
Liriknya mengisahkan tentang mimpi, harapan, persatuan, dan perjuangan untuk menjadi yang terbaik, selaras dengan semangat yang mewarnai ajang Piala Dunia.
Dwi Astarini - 2 jam, 38 menit lalu
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
ShowBiz
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
Lebih dari 20 tahun tersimpan sebagai rekaman legendaris, penampilan bersejarah Discus di ProgSol Festival Swiss akhirnya resmi dirilis dalam format CD.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
ShowBiz
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
Lagu yang dirilis pada 1998 sebagai bagian dari album Vuelve ini memadukan unsur Latin pop, samba, dan musik dansa dengan irama yang penuh energi.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
ShowBiz
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
for Revenge resmi dipercaya membawakan lagu original versi Indonesia untuk film Spider-Man: Brand New Day.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
ShowBiz
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
The Odyssey hanya menghadirkan satu lagu sebagai soundtrack utama, yakni When I'm Home (2026).
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
ShowBiz
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
EP yang diproduksi secara independen ini menghadirkan lima lagu yang disusun sebagai sebuah narasi utuh.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
ShowBiz
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
Dirilis sejak 1979, 'Mayonaka no Door~stay with me' Miki Matsubara kembali mencetak sejarah. Lagu City Pop Jepang ini kini telah melampaui 500 juta streaming Spotify.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
ShowBiz
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Supple membuka fase baru lewat album Nothing Can Explain. Delapan lagu dalam rilisan ini membawa pendengar menyusuri penyangkalan, obsesi, tekanan sosial, hingga survivor's guilt.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Indonesia
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
Mulai 1 Agustus 2026, pencatatan hak cipta lagu dan musik resmi digratiskan. DJKI berharap kebijakan ini mendorong lebih banyak musisi mendaftarkan karya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Pencatatan Hak Cipta Lagu Kini Gratis, DJKI Berlakukan Tarif Rp 0 Mulai 1 Agustus 2026
ShowBiz
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
The Jansen resmi memperkenalkan album kelima, Romantisasi Impulsif, sebagai penutup trilogi setelah Banal Semakin Binal dan Durja Bersahaja.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
The Jansen Tutup Trilogi Lewat Album 'Romantisasi Impulsif', Angkat Kisah Johan dan Marni
Bagikan