Vanili, 'Emas Hitam' dari Pandeglang: Komoditas Mahal dan Harapan Masyarakat Lokal

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 04 Mei 2026
Vanili, 'Emas Hitam' dari Pandeglang: Komoditas Mahal dan Harapan Masyarakat Lokal

CEO PT RAI Anna Valentina (Istimewa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Di Desa Citeureup, Kecamatan Panimbang, vanili tidak sekadar tanaman. Ia tumbuh sebagai komoditas strategis yang menghubungkan ambisi industri dengan harapan masyarakat lokal.

Dijuluki “emas hitam”, komoditas ini kini dikembangkan secara terintegrasi oleh PT Persaudaraan Anak Bangsa (PAB), bagian dari PT Royal Agro Industri (RAI), unit agribisnis JHL Group.

Di atas lahan sekitar 300 hektar, perusahaan membangun sistem produksi dari hulu hingga hilir. Kawasan ini mencakup kebun induk untuk pembibitan, area produksi dalam shading house, serta fasilitas pengolahan pascapanen yang tengah dibangun.

Baca juga:

Ketua MPR Dukung Pembangunan Kebun Pembibitan Vanili 300 Hektare di Banten

Saat ini, terdapat 37 rumah pembibitan dengan luas masing-masing 2.500 meter persegi. Setiap unit menopang sekitar 3.300 batang rambatan vanili yang dirawat dengan pendekatan intensif: perlindungan paranet, lapisan kompos alami, hingga sistem penyiraman otomatis. Ke depan, jumlahnya ditargetkan meningkat menjadi 100 unit.

Menurut CEO PT RAI, Anna Valentina, vanili bukan komoditas instan. Tanaman membutuhkan waktu tiga hingga empat tahun untuk mencapai fase produksi optimal. Dalam kondisi ideal, setiap tanaman mampu menghasilkan 1–4 kilogram vanili basah.

Baca juga:

Dampak Positif Proyek Perkebunan Vanili JHL Group Bagi Kesejahteraan Warga

Namun nilai sesungguhnya muncul pada tahap pascapanen. Melalui proses panjang mulai dari seleksi, fermentasi ganda, hingga pengeringan, vanili mengalami penyusutan berat hingga 80 persen. Dari sinilah lahir polong hitam beraroma khas yang menjadi bahan baku industri makanan dan parfum global.

Harga vanili kering pun mencerminkan kompleksitas tersebut, berkisar antara Rp1,5 juta hingga Rp4 juta per kilogram, tergantung kualitas.

Untuk memperkuat rantai nilai, perusahaan membangun pabrik pengolahan seluas 5 hektare di sekitar kawasan kebun. Fasilitas ini ditargetkan mampu memproduksi hingga 40 ton vanili kering dalam satu siklus produksi selama empat hingga enam bulan.

Baca juga:

JHL Foundation Santuni Santri dan Yatim Piatu di Bogor, Beri Pesan Kepemimpinan untuk Masa Depan

Secara global, Indonesia menempati posisi sebagai produsen vanili terbesar kedua setelah Madagaskar. Produksi nasional pada 2024 diperkirakan mencapai 1.560 ton, dengan kontribusi sekitar 20 persen terhadap pasokan dunia. Kadar vanilin Indonesia bahkan mencapai 2,75 persen, lebih tinggi dibandingkan beberapa negara produsen lain.

Di tingkat lokal, dampak ekonomi mulai terasa. Saat ini, puluhan warga telah terserap sebagai tenaga kerja di kawasan perkebunan, dengan proyeksi peningkatan hingga ratusan orang seiring ekspansi.

Ade Hidayat (42), salah satu pekerja, sebelumnya menggantungkan hidup sebagai nelayan dengan penghasilan yang tidak menentu. Kini, ia beralih ke sektor pertanian dengan pendapatan tetap dan kedekatan kembali dengan keluarga.

Baca juga:

DJP Banten Yakin Perkebunan Vanili JHL Group Serap Ribuan Tenaga Kerja

Transformasi ini menandai pergeseran penting dari ekonomi berbasis ketidakpastian menuju sistem produksi yang lebih stabil dan terorganisir.

Pengembangan vanili di Pandeglang tidak hanya memperkuat posisi Indonesia di pasar global, tetapi juga membuka ruang bagi pemberdayaan masyarakat lokal. Dalam konteks ini, “emas hitam” bukan sekadar komoditas ekspor, melainkan instrumen perubahan sosial-ekonomi yang konkret.(*)

#JHL Group #Vanili #PT Royal Agro Industri #PT Royal Agro Industri (RAI)
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Fun
GRID Cardio Rush 2026 Sukses Digelar, Setiap Langkah Pelari Berkontribusi Tanam Pohon
GRID Cardio Rush 2026 sukses digelar Minggu (2/8). Ajang lari ini mendorong gaya hidup sehat lewat aksi nyata pelestarian alam.
Soffi Amira - Minggu, 02 Agustus 2026
GRID Cardio Rush 2026 Sukses Digelar, Setiap Langkah Pelari Berkontribusi Tanam Pohon
Indonesia
Tim Merahputih Raih Juara 3 Badminton JHL Sport Competition 2026, Sukses Tumbangkan Juara Bertahan
Kemenangan tim badminton Merahputih di final yang sengit ini didapat setelah menekuk juara bertahan Episode dengan skor keseluruhan 3-1.
Dwi Astarini - Jumat, 24 Juli 2026
Tim Merahputih Raih Juara 3 Badminton JHL Sport Competition 2026, Sukses Tumbangkan Juara Bertahan
Olahraga
JHL Sport Competition 2026: Synchronize to Win Resmi Dimulai, Tebarkan Semangat Sportmanship Jelang HUT Ke-80 RI
Ajang kompetisi berbagai cabang olahraga ini digelar untuk merayakan kemeriahan peringatan ulang tahun ke-80 Indonesia.
Dwi Astarini - Selasa, 21 Juli 2026
JHL Sport Competition 2026: Synchronize to Win Resmi Dimulai, Tebarkan Semangat Sportmanship Jelang HUT Ke-80 RI
Fun
GRID Cardio Rush 2026 Makin Meriah, Influencer dan Pebasket Top Siap Turun ke Lintasan!
GRID Cardio Rush 2026 menggandeng influencer hingga pebasket top. Ajang lari ini akan digelar 2 Agustus 2026.
Soffi Amira - Sabtu, 11 Juli 2026
GRID Cardio Rush 2026 Makin Meriah, Influencer dan Pebasket Top Siap Turun ke Lintasan!
Fun
GRID Cardio Rush 2026 Gabungkan Lari dan Konservasi, Targetkan 1.500 Bibit Pohon
GRID Cardio Rush 2026 akan kembali digelar. Event ini menggabungkan konsep lari dan konservasi dengan menanam 1.500 bibit pohon.
Soffi Amira - Sabtu, 11 Juli 2026
GRID Cardio Rush 2026 Gabungkan Lari dan Konservasi, Targetkan 1.500 Bibit Pohon
Indonesia
Terharu Terima Penghargaan KONI, Jerry Hermawan Lo Ajak Lebih Banyak Pihak Peduli Atlet Purnatugas
Founder JHL Group, Jerry Hermawan Lo, menerima penghargaan dari KONI. Ia mengajak banyak pihak untuk memperhatikan atlet purnatugas.
Soffi Amira - Jumat, 12 Juni 2026
Terharu Terima Penghargaan KONI, Jerry Hermawan Lo Ajak Lebih Banyak Pihak Peduli Atlet Purnatugas
Indonesia
KONI Anugerahi Jerry Hermawan Lo Penghargaan Tokoh Peduli Olahraga
KONI menganugerahi Founder JHL Group, Jerry Hermawan Lo, sebagai tokoh peduli olahraga.
Soffi Amira - Jumat, 12 Juni 2026
KONI Anugerahi Jerry Hermawan Lo Penghargaan Tokoh Peduli Olahraga
Berita Foto
Momen Peluncuran Buku The Art of Simple Leadership, Inspirasi Kepemimpinan dari Perjalanan Hidup Jerry Hermawan Lo
Founder JHL Group Jerry Hermawan Lo bersama Wakil Pemimpin Umum Harian Kompas, Tri Agung Kristanto saat peluncuran buku bertajuk The Art of Simple Leadership
Didik Setiawan - Sabtu, 09 Mei 2026
Momen Peluncuran Buku The Art of Simple Leadership, Inspirasi Kepemimpinan dari Perjalanan Hidup Jerry Hermawan Lo
Indonesia
Erick Thohir hingga Bamsoet Puji Sosok Jerry Hermawan Lo yang Peduli Sesama di Peluncuran Buku “The Art of Simple Leadership”
Founder JHL Group Jerry Hermawan Lo itu bukan lahir dari kemewahan ataupun jalan pintas menuju puncak bisnis
Frengky Aruan - Sabtu, 09 Mei 2026
Erick Thohir hingga Bamsoet Puji Sosok Jerry Hermawan Lo yang Peduli Sesama di Peluncuran Buku “The Art of Simple Leadership”
Indonesia
Vanili, 'Emas Hitam' dari Pandeglang: Komoditas Mahal dan Harapan Masyarakat Lokal
Di tingkat lokal, dampak ekonomi mulai terasa. Saat ini, puluhan warga telah terserap sebagai tenaga kerja di kawasan perkebunan, dengan proyeksi peningkatan hingga ratusan orang seiring ekspansi
Angga Yudha Pratama - Senin, 04 Mei 2026
Vanili, 'Emas Hitam' dari Pandeglang: Komoditas Mahal dan Harapan Masyarakat Lokal
Bagikan