Usai Lahan Dibeli Pertamina, Ratusan Warga Desa di Tuban Beli Mobil

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Rabu, 17 Februari 2021
Usai Lahan Dibeli Pertamina, Ratusan Warga Desa di Tuban Beli Mobil

Mobil dibeli warga kampung di Tuban. (Foto: Tangkapan Layar)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Sebanyak 225 warga di tiga desa diantaranya Desa Karanggeneng, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, mendadak ramai diperbincangkan. Ratusan warga itu, belanja mobil secara massal.

Pembelian mobil tersebut, dilakukan lantaran lahan mereka dibeli PT Pertamina untuk pembangunan proyek Kilang Tuban.

"Dari jumlah tersebut 90 persen dari mereka membeli mobil. Sementara 75 persennya membeli tanah dan 50 persennya merenovasi rumah masing-masing. Dan sebagian kecil berinvestasi untuk usaha," ujar Kepala Desa Sumurgeneng Gihanto dikonfirmasi, Rabu (17/2).

Baca Juga:

Proyek Smelter Freeport dan Kilang Tuban Minta Dipercepat

Ia memaparkan, jumlah uang yang diterima dari pembelian lahan tersebut paling tinggi Rp26 miliar dan paling rendah Rp35 juta. Paling tidak ada sekitar 180 kendaraan yang dibeli warga.

"Pembelian mobil tersebut bukan untuk ajang pamer. Kami bukan jor-joran. Beli mobil kan sudah biasa dan bukan ajang pamer," tuturnya.

Bahkan, lanjut ia, sebagian warganya memilih untuk mendepositokan uangnya. Pemerintah desa mengedukasi dan sosialisasi bagi warga untuk mengelola keuangan mereka secara efektif.

"Kami mengedukasi mereka. Selin itu juga ada sosialisasi dari Pertamina. Yang utama dibelikan tanah lagi selain kendaraan," tegas Gianto.

Kilang Tuban. (Foto: Pertamina)
Kilang Tuban. (Foto: Pertamina)

Usai pembebasan lahan untuk kilang tersebut, harga lahan di Sumurgeneng melonjak. Bahkan lahan yang belum ada bangunan pun per meternya dibanderol Rp1,5 juta. Dibanding sebelum proyek Pertamina, per meter lahan hanya di kisaran Rp150 ribu per meter.

Kilang Tuban ditargetkan selesai dibangun pada 2026. Kilang ini, bakal jadi kilang tercanggih di dunia yang memiliki kapasitas pengolahan sebesar 300 ribu barel per hari yang akan menghasilkan 30 juta liter BBM per hari untuk jenis gasoline dan diesel.

Selain itu, Kilang Tuban juga akan menghasilkan 4 juta liter avtur per hari serta produksi petrokimia sebesar 4.25 juta ton per tahun. Pembangunan kilang Tuban akan memakan lahan sekitar 328 hektar serta pemulihan lahan abrasi (restorasi) seluas 20 Ha. (Andika Eldon/Surabaya)

Baca Juga:

Pengamat: Kilang Pertamina Dioperasikan, Impor Minyak Mentah Bertambah

#Pertamina #Kilang Minyak #Kementerian ESDM
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Alwan Ridha Ramdani

Alwan Ridha Ramdanu adalah Jurnalis kelahiran di Bandung, Jawa Barat. Sudah 20 tahun menjadi jurnalis dengan mayoritas fokus pada liputan atau menulis terkait ekonomi makro. Selain jurnalis, Alwan juga adalah pendamping petani sawit swadaya dan juga berpengalaman dalam communication dan community terkait isu keberlanjutan dan lingkungan hidup.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Kebijakan Ganjil Genap Urai Antrean Pembelian BBM di SPBU Bali
Penambahan stok pertalite hingga total 48 juta liter telah dilakukan sejak pengiriman pada 7 Oktober hingga pada 17 Oktober 2026
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Oktober 2026
Kebijakan Ganjil Genap Urai Antrean Pembelian BBM di SPBU Bali
Indonesia
Pertamina Klaim Kondisi di Bali Bakal Normal, Targetkan Stok 48 Juta Liter
Dalam tiga hari terakhir, yakni 13-15 Oktober, penyaluran Pertalite ke SPBU mencapai rata-rata 3 juta liter per hari.
Yusuf Abdillah - Sabtu, 17 Oktober 2026
Pertamina Klaim Kondisi di Bali Bakal Normal, Targetkan Stok 48 Juta Liter
Berita
Aturan Ganjil Genap Pertalite di Bali, Mobil Maksimal 20 Liter dan Motor 3 Liter
Ganjil genap pembelian Pertalite di Bali berlaku 17–19 Oktober 2026. Simak jadwal pelat nomor, batas pembelian mobil dan motor, serta stok BBM.
ImanK - Sabtu, 17 Oktober 2026
Aturan Ganjil Genap Pertalite di Bali, Mobil Maksimal 20 Liter dan Motor 3 Liter
Indonesia
Pertamina Klaim Antrean di SPBU Bali Melandai, Pasokan BBM Via Darat dan Laut
Upaya percepatan terus dilakukan agar masyarakat dapat memperoleh BBM dengan lebih mudah dan aktivitas sehari-hari kembali berjalan lancar.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Pertamina Klaim Antrean di SPBU Bali Melandai, Pasokan BBM Via Darat dan Laut
Indonesia
Pertamina Kirim 20 Juta Liter Pertalite Amankan Ketersediaan BBM di Bali
Penguraian antrean BBM tersebut juga didukung oleh penguatan pasokan melalui jalur laut yang tiba pada Jumat, 16 Oktober 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 16 Oktober 2026
Pertamina Kirim 20 Juta Liter Pertalite Amankan Ketersediaan BBM di Bali
Indonesia
Stok Pertalite Turun Jadi 16-18 Hari, Bahlil Targetkan Pulih dalam Sepekan
Stok Pertalite kini menurun jadi 16 hingga 18 hari. Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Lahadalia, mengungkapkan penyebabnya.
Soffi Amira - Jumat, 16 Oktober 2026
Stok Pertalite Turun Jadi 16-18 Hari, Bahlil Targetkan Pulih dalam Sepekan
Indonesia
Penimbunan BBM Subsidi di Bali, Bahlil Minta Pelaku Diproses Hukum
Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, meminta polisi menindak tegas penimbun BBM di Bali. Hal itu menyusul langkanya BBM di daerah tersebut.
Soffi Amira - Jumat, 16 Oktober 2026
Penimbunan BBM Subsidi di Bali, Bahlil Minta Pelaku Diproses Hukum
Indonesia
Atasi Kelangkaan di Bali, Pertamina Kirim Kapal Tangker Isi 57,9 Juta Liter BBM
Pertamina Patra Niaga mengoptimalkan kedatangan kapal tanker secara bertahap pada 14–17 Oktober 2026 melalui Terminal Manggis dan Terminal Sanggaran.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
Atasi Kelangkaan di Bali, Pertamina Kirim Kapal Tangker Isi 57,9 Juta Liter BBM
Indonesia
Antrean Beli BBM di Bali Rugikan Warga dan Pariwisata Pulau Dewata
Kondisi tersebut, merugikan aktivitas ekonomi masyarakat dan tidak sejalan dengan posisi sebagai destinasi pariwisata internasional.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Oktober 2026
Antrean Beli BBM di Bali Rugikan Warga dan Pariwisata Pulau Dewata
Indonesia
Antrean Panjang Beli BBM Terjadi di Pontianak, Pertamina Didesak Segera Bertindak
Ketersediaan stok perlu dijaga agar keterlambatan pengiriman di satu wilayah tidak memicu persoalan pasokan di wilayah lain.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Oktober 2026
Antrean Panjang Beli BBM Terjadi di Pontianak, Pertamina Didesak Segera Bertindak
Bagikan