MerahPutih.com - Pemerintah kembali mengumumkan penambahan pada jumlah pasien yang positif terinfeksi COVID-19 pada Selasa (7/4) Hasilnya, saat ini jumlah pasien positif mencapai 2.738 orang.
"Penambahan pada pasien positif sebanyak 247 kasus," kata Juru Bicara Pemerintah khusus penanganan COVID-19, Achmad Yurianto di BNPB, Jakarta, Selasa (7/4).
Baca Juga
Update COVID-19 DKI Selasa (7/4): 1.395 Positif, 795 Orang Menunggu Hasil Lab
Yurianto mengungkapkan jumlah penambahan pasien yang sembuh ada 12 sehingga 204 sembuh. Mereka bisa dipulangkan. Dan, meninggal dunia bertambah 12 menjadi 221 pasien yang wafat.
"Kondisinya bagus dan tak dikhawatirkan menular. Mereka sembuh dan punya kekebalan imunitas yang baik. Kasus kematian ini adalah dari penderita konfirmasi positif COVID-19," ucapnya.
Lebih lanjut, Yurianto kembali mengingatkan masyarakat untuk menghindari tempat berkumpul karena memiliki risiko penularan COVID-19. Sebab banyak penularan orang tanpa gejala dan menularkan kepada orang lain.
"Tinggal di rumah adalah jawaban satu-satunya yang benar. Tak melakukan perjalanan kemanapun baik itu ke rumah saudara atau ke kampung," jelas Yurianto.
Baca Juga
Kemenkes Klaim Puskesmas Bisa Rapid Test dan Swab COVID-19, Yuk Buktikan!
Menurut dia, ribuan APD dan masket sudah didistribusikan ke sejumlah daerah di Indonesia. Dia juga mengingatkan adanya ancaman demam berdarah bersamaan dengan wabah virus corona yang melanda saat ini.
"Bersihkan rumah, bersihkan sarang nyamuk. Lindungi yang sakit, sehat dan lindungi masayarakat kita. Kita bisa," tutup Yurianto. (Knu)

