Musik

‘Undressed at the Symphony’, Album Baru Rekaman Perjalanan Hidup Faye Webster

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 04 Maret 2024
‘Undressed at the Symphony’, Album Baru Rekaman Perjalanan Hidup Faye Webster

Faye Webster rilis album kelima, 'Undressed at the Symphony'. (foto: Michael Tyrone Delaney)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - PENYANYI Faye Webster menuangkan eksplorasi atas ruang emosi yang jarang dipetakan dalam sebuah album terbarunya, Underdressed at the Symphony. Album kelima dari Webster ini membawa kisah tentang hasrat dan gairah nan bergulat dengan kenyamanan, usaha untuk saling memahami, dan bahkan cinta platonik. Tema-tema itu ditemukan di album Underdressed at the Symphony bersama dengan gambaran yang sangat spesifik mengenai kehidupan Faye, seperti riwayat pembelian eBay-nya (eBay Purchase History) atau objek fisik yang diinginkannya (Lego Ring).

Semua pemikiran unik Faye ini dibungkus dalam kilau hangat vokalnya yang magis, suara pedal steel yang selalu dihadirkan, dan aransemen string yang luas dan sinematik. Namun, selain itu juga banyak elemen yang lebih tidak terduga seperti suara vocoder yang dapat ditemukan di album baru ini.

BACA JUGA:

Taylor Swift Umumkan 'Black Dog', Lagu Bonus di Album Baru Edisi Spesial

Judul album terbaru Webster terinspirasi dari hasrat pribadinya yang selalu ingin berada di tengah-tengah penonton pertunjukan Atlanta Symphony Orchestra. “Bagiku, pergi ke sebuah pertunjukan simfoni orkestra merupakan sebuah bentuk terapi,” kata Webster dalam keterangan resi yang diterima Merahputih.com.

Penyanyi sekaligus penulis lagu asal Amerika Serikat ini membentuk Underdressed at the Symphony menjadi sebuah album penuh rasa ingin bertualang, dari mulai proses bereksperimen dengan berbagai wilayah genre sampai dengan menghadirkan banyak unsur yang akhirnya membuat lagu-lagu dalam album ini menyenangkan. “Aku pikir aku telah mencapai titik dalam penulisan lagu untuk album ini aku menyadari bahwa aku mengatakan banyak hal,” kata Webster.

Underdressed at the Symphony akan tersedia dalam format CD, kaset, vinyl hitam, dan vinyl Faye Blue di tempat-tempat penjualan rekaman fisik. Edisi terbatas vinyl Blue & White Bullseye akan tersedia melalui tautan www.fayewebster.com.

“Album ini terasa penuh, tapi itu bukan artinya aku harus selalu ada di dalam lagu tersebut menyanyikan sesuatu hal yang personal. Aku bisa saja duduk dan menyanyikan lagu tentang sebuah cincin yang terbuat dari Lego kristal yang aku sangat inginkan,” tutupnya.(dwi)

BACA JUGA:

DJ Khaled Luncurkan Sikat Gigi Berlapis Emas 24 Karat

#Musik
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
'Feather Lungs' Laura Gibson, Lagu Tenang yang Mengajak Pendengar Menyelami Sisi Paling Rapuh
'Feather Lungs' Laura Gibson menghadirkan nuansa folk yang lembut dan puitis, mengeksplorasi kerentanan, kerinduan, hubungan, serta perubahan hidup.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 25 Agustus 2026
'Feather Lungs' Laura Gibson, Lagu Tenang yang Mengajak Pendengar Menyelami Sisi Paling Rapuh
ShowBiz
'BISA GAK SIH?' Jadi Ruang Quinn Salman untuk Bicara soal Jeda
Lirik 'BISA GAK SIH?' mengajak pendengarnya untuk sesekali berhenti, mengambil napas, dan memberikan kesempatan beristirahat.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
'BISA GAK SIH?' Jadi Ruang Quinn Salman untuk Bicara soal Jeda
ShowBiz
'Head Over Heels' JD McPherson, Lagu yang Menghidupkan Kembali Nuansa Musik Era Klasik
'Head Over Heels' menjadi salah satu lagu JD McPherson dalam album Let The Good Times Roll yang memadukan rock and roll, rhythm and blues, dan nuansa retro.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
'Head Over Heels' JD McPherson, Lagu yang Menghidupkan Kembali Nuansa Musik Era Klasik
ShowBiz
'Kasih (IBU) tak Sampai', Cara Pink Tomiyang Merawat Rindu kepada sang Ibu
Lagu ini lahir dari pengalaman personal Tomiyang setelah kehilangan sang ibu.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
'Kasih (IBU) tak Sampai', Cara Pink Tomiyang Merawat Rindu kepada sang Ibu
ShowBiz
Keluar dari Atmosfer Klub, Barry Can't Swim Bawa Eksplorasi Baru Lewat 'Dance Dance Dance!'
Barry Can't Swim merilis single terbaru 'Dance Dance Dance!' yang terpengaruh French touch, dengan synth berkilau, keytar, dan vokal berbahasa Prancis.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Keluar dari Atmosfer Klub, Barry Can't Swim Bawa Eksplorasi Baru Lewat 'Dance Dance Dance!'
ShowBiz
Petra Sihombing Rilis 'Bangga', Lagu tentang Kagum Melihat Seseorang Meraih Impian
Petra Sihombing kembali dengan single 'Bangga', lagu yang bercerita tentang rasa kagum dan bangga melihat seseorang yang dikenal lama akhirnya meraih impian.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 24 Agustus 2026
Petra Sihombing Rilis 'Bangga', Lagu tentang Kagum Melihat Seseorang Meraih Impian
ShowBiz
'Cinta Diri Sendiri', Lagu Terbaru Budi Doremi tentang Cinta yang tak Seimbang
Budi Doremi mengangkat kisah seseorang yang mulai menyadari bahwa perasaan yang ia berikan tidak mendapatkan balasan yang setara.
Dwi Astarini - Senin, 24 Agustus 2026
'Cinta Diri Sendiri', Lagu Terbaru Budi Doremi tentang Cinta yang tak Seimbang
ShowBiz
510 Buka Babak Baru lewat 'Heavy Lies The Crown', Padukan Musik Agresif dan Pergulatan Spiritual
510 kembali dengan 'Heavy Lies The Crown'. Single ini mengangkat tema spiritual dan pergulatan batin.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
510 Buka Babak Baru lewat 'Heavy Lies The Crown', Padukan Musik Agresif dan Pergulatan Spiritual
ShowBiz
NiMBY Lanjutkan Kisah 'Ruang Untuk Pulang' lewat 'Landasan Pacu' Bersama Ombags NTRL
NiMBY melanjutkan kisah 'Ruang Untuk Pulang' lewat 'Landasan Pacu' bersama Ombags NTRL. Lagu ini mengajak pendengar berani bangkit dan mengejar mimpi.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
NiMBY Lanjutkan Kisah 'Ruang Untuk Pulang' lewat 'Landasan Pacu' Bersama Ombags NTRL
ShowBiz
Bukan Sekadar Album Electro-pop, 'Ritual' Jadi Cara Icona Pop Merayakan Luka, Cinta, dan Perubahan
Icona Pop kembali dengan album 'Ritual' dan single 'Hurt'. Album electro-pop ini mengangkat persahabatan, motherhood, patah hati, penyembuhan, dan transformasi.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
Bukan Sekadar Album Electro-pop, 'Ritual' Jadi Cara Icona Pop Merayakan Luka, Cinta, dan Perubahan
Bagikan