Game

Ulang Tahun ke-21, Intip 5 Fakta Unik 'The Sims'

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Sabtu, 27 Februari 2021
Ulang Tahun ke-21, Intip 5 Fakta Unik 'The Sims'

Fakta menarik dari seri pertama game The Sims. (Foto: EA Games)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

FRANCHISE game sandbox simulasi ikonik ini patut diapresiasi dengan jam terbangnya yang cukup lama. Yap, sudah 21 tahun game The Sims menemani para gamer yang ingin merasakan simulasi membuat rumah dan membangun keluarga. Game ini jadi pilihan beberapa kalangan gamers sejak awal 2000-an.

Maxis dan EA Games sendiri memberikan event menarik yang diadakan pada 26 Februari 2021 ini. Event tersebut berkolaborasi bersama para content creator yang siap memberikan furnitur dan baju unik untuk para 'Simmers' di dunia.

Baca juga:

Di Reality Show Ini, Para Pemain The Sims 4 Berkompetisi untuk Meraih Hadiah 1,4 Miliar

Tentu semua diawali dengan jatuh bangunnya developer untuk merealisasikan game terkece ini. Dilansir dari laman The Gamer ini lima fakta unik dari game pertama The Sims:

1. Terinspirasi dari rumah yang kebakaran

Rumah hangus terbakar, Will Wright mulai dekor rumah dari awal dan jadi inspirasi game ini. (Foto: YouTube/Santesims)

Bencana memang tidak bisa dihindari. Namun, The Sims lahir karena adanya bencana. Will Wright mendapatkan inspirasi untuk membuat The Sims dari rumah lamanya yang terbakar hangus.

Untuk memperbaiki rumah dari kebakaran tersebut, ia harus memulai dekorasi rumah dari awal. Membeli wallpaper, karpet lantai, dan segala furnitur untuk membuat rumah kumuh yang ia miliki menjadi baru. Hal tersebut membuat Wright ingin menggarap game yang bisa mensimulasi pembuatan rumah agar dapat dihuni secara nyaman.

2. Hampir tidak digarap oleh Maxis

Tidak digarap karena minatnya yang sedikit. (Foto: The Gamer)

Sayangnya dengan konsep yang telah ia garap secara matang, ternyata tidak diterima Maxis secara mudah. Hampir seluruh pemain yang mengetes versi 'alpha test' dari The Sims ini tidak menyukai game tersebut.

Untungnya Wright dan Maxis telah melakukan re-branding dari game tersebut. Bukan dalam targetnya yang sudah dewasa, tapi juga berfokus ke anak kecil. Maxis juga mengulik ulang konsep tersebut dengan mendatangkan avatar lucu yang hingga sekarang kita sebut sebagai 'Sims' dalam gamenya.

3. Difokuskan dalam arsitektur

Lebih fokus ke arsitektur dibandingkan dengan sosialisasi antar Sims .(Foto: The Gamer)

Tentu fokus Wright dalam menggarap The Sims adalah sebagai sarana arsitektur dan game yang bertemakan desain. Tetapi dengan adanya 'Sims', pemain dapat merasakan bagaimana avatar tersebut berinteraksi dengan furnitur yang telah pemain buat. Pemain juga makin antusias menikmati gamenya karena avatar tersebut berkomunikasi satu sama lain untuk membuatnya hidup layaknya manusia.

Baca juga:

Bernostalgia dengan 5 Game PS 1 Ini

Meski kreativitas terbatas dalam pembuatan Sims, di seri The Sims 4 pemain bisa mendapatkan potensi lebih untuk membuat Sims yang ia idamkan. Konsep arsitektur tersebut tetap ada, dan menjadi alasan mengapa The Sims menjadi game yang unik untuk dimainkan.

4. Meroket akibat event E3 1999

Pada penggarapannya, Maxis tidak berfokus dalam sosial dari Sims yang ada dalam The Sims. Mungkin ini yang menjadi alasan dalam 21 tahun ini, The Sims menjadi game yang menghubungkan seluruh kalangan akibat sosialisasi yang tidak dibatasi oleh ras dan gender.

Kesuksesan The Sims tersebut juga berawal dari event E3 pada 1999. Saat itu Maxis memberikan demo menarik akan romantisnya kedua perempuan yang berbeda ras. Hal tersebut membuat game ini mendapatkan lampu sorot istimewa pada event tersebut karena diminati oleh banyak kalangan.

5. Perbedaan profesi di Tiongkok

Profesi kriminal diubah menjadi profesi pantomim di Tiongkok. (Foto: YouTube/SariaFan93)

Sebagai game yang sensasional di seluruh dunia, The Sims tentu tidak bisa datang ke negara begitu saja tanpa ada modifikasi. Karena adanya profesi kriminal, game The Sims perlu dimodifikasi ulang untuk diterima di negara tersebut.

Termasuk Tiongkok yang membuat profesi kriminal di game The Sims diubah menjadi profesi pantomim. Perubahan tersebut akan merubah naskah dan kostum dari Sims bila mengambil profesi tersebut sebagai pekerjaannya. Selebihnya, beberapa negara mampu menerima profesi tersebut pada game ini. (dnz)

Baca juga:

Komunikasi Bersama Hantu di Ekspansi Terbaru 'The Sims 4 Paranormal Stuff Pack'

#Game #Gamers
Bagikan
Ditulis Oleh

Aldonov Danoza

The love we take is equal to the love we make

Berita Terkait

Tekno
HP Gaming 'Monster' RedMagic 11 Air Siap Gebrak Pasar Global Pekan Depan, Spesifikasinya Bikin Merinding
RedMagic 11 Air versi global tidak akan memangkas spesifikasi dari versi aslinya
Angga Yudha Pratama - Kamis, 22 Januari 2026
HP Gaming 'Monster' RedMagic 11 Air Siap Gebrak Pasar Global Pekan Depan, Spesifikasinya Bikin Merinding
Fun
10 Tips Penting Game TheoTown agar Kota Cepat Maju, 100 Persen Efektif!
Panduan TheoTown pemula untuk membangun kota stabil dan cepat berkembang, mulai dari jalan, listrik, pajak, hingga dense zone.
ImanK - Minggu, 11 Januari 2026
10 Tips Penting Game TheoTown agar Kota Cepat Maju, 100 Persen Efektif!
Indonesia
Interaksi Sosial di Platform Gim Daring Jadi Wadah Sebarkan Paham Radikalisme
BNPT mencatat sepanjang tahun 2025 terdapat sekitar 112 anak di 26 provinsi yang teridentifikasi terpapar paham radikalisme melalui ruang digital, baik melalui media sosial maupun gim daring.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Januari 2026
Interaksi Sosial di Platform Gim Daring Jadi Wadah Sebarkan Paham Radikalisme
ShowBiz
Simu Liu Jadi Bintang Utama Film Adaptasi Game 'Sleeping Dogs', Disutradarai Timo Tjahjanto
Simu Liu resmi membintangi film adaptasi game 'Sleeping Dogs' yang disutradarai Timo Tjahjanto. Kisah polisi undercover lawan Triad siap ke layar lebar.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 31 Desember 2025
Simu Liu Jadi Bintang Utama Film Adaptasi Game 'Sleeping Dogs', Disutradarai Timo Tjahjanto
Indonesia
BNPT Pantau Roblox, Takut Jadi Media Penyebaran Radikalisasi Pada Anak
Pemilik platform permainan daring dituntut untuk memberikan verifikasi dan keamanan terhadap siapa yang mengakses.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 31 Desember 2025
BNPT Pantau Roblox, Takut Jadi Media Penyebaran Radikalisasi Pada Anak
Lifestyle
Film Adaptasi Gim Sleeping Dogs, Bakal Disutradarai Timo Tjahjanto
Gim ini menarik karena adegan pertarungan tangan kosong dan juga senjata apinya.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Desember 2025
Film Adaptasi Gim Sleeping Dogs, Bakal Disutradarai Timo Tjahjanto
Fun
Trailer Film Live-Action 'Street Fighter' Rilis, Ini Deretan Aktor-Aktris Pemeran Ryu Dkk
Film Live-Action terbaru “Street Fighter” akan tayang di bioskop pada 16 Oktober 2026
Wisnu Cipto - Minggu, 14 Desember 2025
Trailer Film Live-Action 'Street Fighter' Rilis, Ini Deretan Aktor-Aktris Pemeran Ryu Dkk
ShowBiz
Trailer Perdana Film Live-Action 'Street Fighter' Dirilis, Siap Suguhkan Aksi Laga Intens
Trailer perdana film Street Fighter dirilis di The Game Awards, menampilkan aksi Ryu dan Ken menuju Turnamen World Warrior. Tayang 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 13 Desember 2025
Trailer Perdana Film Live-Action 'Street Fighter' Dirilis, Siap Suguhkan Aksi Laga Intens
Lifestyle
Timnas MLBB Indonesia Ukir Sejarah Peringkat 4 Dunia IESF WEC 2025, Langsung Fokus SEA Games Thailand
Ajang IESF WEC 2025 ini dinilai sangat strategis untuk mematangkan tim
Angga Yudha Pratama - Senin, 08 Desember 2025
Timnas MLBB Indonesia Ukir Sejarah Peringkat 4 Dunia IESF WEC 2025, Langsung Fokus SEA Games Thailand
Lifestyle
Indonesia Genggam Dunia Esports: MLBB Putri Pertahankan Tahta IESF WEC 2025, Win Rate 100 Persen Cuy
Timnas MLBB putri memulai turnamen IESF WEC 2025 dengan hasil meyakinkan
Angga Yudha Pratama - Minggu, 07 Desember 2025
Indonesia Genggam Dunia Esports: MLBB Putri Pertahankan Tahta IESF WEC 2025, Win Rate 100 Persen Cuy
Bagikan