Ukuran Cokelat di Jepang Menyusut, Ini Penyebabnya

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Selasa, 20 Oktober 2020
Ukuran Cokelat di Jepang Menyusut, Ini Penyebabnya

Di Jepang cokelat sangat laku (Foto: Pexels/Pixabay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEDANG ramai di twitter cuitan tentang ukuran cokelat KitKat Jepang yang menyusut. Hal ini membuat orang-orang bertanya apa yang terjadi dengan ukuran cokelat kemasan itu di Jepang.

Warganet pertama yang menemukan adanya perbedaan dalam ukuran kitKat adalah seorang pengguna Twitter dengan nama @narumikeiya. Pengguna twitter itu menimbang, memfoto dan mengukur ukuran dan berat pada KitKat.

Baca juga:

Museum Cokelat Terbesar Dunia Hadir di Swiss

Melihat ada yang aneh dirinya langsung mentweet tentang rasa penasarannya. Selang beberapa lama setelah tweet tersebut diposting, akhirnya banyak pengguna twitter lain yang juga menyadari hal sama.

KitKat Jepang memiliki varian rasa (Foto: SoraNews24)

Menurut SoraNews24, para pelanggan KitKat Jepang amat kecewa. Di negara ini brand cokelat tersebut sangat digemari karena memiliki varian rasa. Mulai dari rasa sakura, sake, dan cough drop. Bahkan cokelat ini dijual di kantor pos, yang dikemas dalam kotak dekoratif untuk di kirim ke kerabat.

Para penggemar cokelat ini merasa ukuran kemasan lama dan barunya terlihat sama. Namun saat dibuka, ukuran cokelatnya amat jauh berbeda. Kemudian @narumikeiya menimbang cokelat untuk memastiknnya.

Setelah menimbang, kemasan cokelat aslinya memiliki berat 12 gram (0,42 ons). Sedangkan kemasan baru memiliki berat 10 gram (0,35 ons). Artinya, cokelat barunya berkurang 2 gram.

Para warganet kemudian langsung membanjiri komentar pada Tweet @narumikeiya. Kebanyakan dari warganet memang pencinta cokelat.

Baca juga:

Pabrik Cokelat Willy Wonka Hadir di Amsterdam

"Wah, itu hampir seperlima dari cokelatnya habis dalam satu pukulan!," kata seorang warganet.

"Aku bersumpah banyak permen di Jepang menyusut akhir-akhir ini," kata warganet lainnya.

"Aku ingin tahu seberapa kecil KitKat di masa depan?," komentar warganet yang bernada menyindir.

KitKat Jepang menyusut ukurannya agar pelanggan bisa mengatur asupan kalori (Foto: Pexels/Pixabay)

Akhirnya perwakilan Nestle angkat bicara kenapa terjadi penyusutan pada KitKat. Perwakilan itu menjelaskan berkurangnya ukuran KitKat agar para pelanggan dapat mengatur asupan kalori pada tubuh.

"Selama beberapa waktu, banyak konsumen yang mengatakan bahwa mereka peduli dengan kalori dan ingin menahan asupan gula. Mulai September 2020, kami menyesuaikan resep untuk mengganti bagian gula menjadi susu kedelai bubuk okara (lees), dan lainnya. Dan mengubah setiap porsi menjadi seukuran gigitan sehingga orang yang peduli dengan kalori dapat dengan mudah menikmatinya. Untuk 'KitKat Mini' standar, bobotnya berkurang dari 11,6 gram menjadi 9,9 gram," demikian penjelasan lengkap perwakilan Nestle.

Iklan terbaru menyoroti fakta cokelat itu sekarang mengandung gula 10 persen lebih sedikit dari produk sebelumnya, sehingga tidak semanis dulu. Sebuah survei konsumen dilakukan sebelum adanya perubahan ukuran cokelat itu. (joe)

Baca juga:

Burger dengan Saus Cokelat Hadir di Taiwan, Seperti Apa Rasanya?

#Cokelat #Jepang #Makanan
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Dunia
Nyali Besar Kapal Tanker Jepang Terobos Selat Hormuz Tanpa Bayar ke Iran
Keberhasilan ini menyusul langkah serupa oleh anak perusahaan Idemitsu Kosan Co. yang juga menyelesaikan transit di Selat Hormuz
Angga Yudha Pratama - Kamis, 14 Mei 2026
Nyali Besar Kapal Tanker Jepang Terobos Selat Hormuz Tanpa Bayar ke Iran
Kuliner
Sake dari Luar Angkasa Terjual Rp 11 Miliar, Kemasannya cuma 100 Mililiter
Dassai bekerja sama dengan Mitsubishi Heavy Industries untuk melakukan fermentasi bahan sake di angkasa luar.
Dwi Astarini - Rabu, 06 Mei 2026
Sake dari Luar Angkasa Terjual Rp 11 Miliar, Kemasannya cuma 100 Mililiter
Lifestyle
Maskapai Jepang Gunakan Robot untuk Operasional
Robot sebenarnya sudah digunakan di beberapa bandara di Jepang, termasuk untuk patroli keamanan dan layanan ritel.
Dwi Astarini - Jumat, 01 Mei 2026
 Maskapai Jepang Gunakan Robot untuk Operasional
Dunia
Gempa Jepang, Otoritas Turunkan Status Peringatan Tsunami di Wilayah Pesisir Timur Laut, Peringatkan Guncangan Besar dalam Sepekan Mendatang
Japan Meteorological Agency memperingatkan gempa dengan skala serupa dapat terjadi dalam sepekan mendatang.
Dwi Astarini - Senin, 20 April 2026
 Gempa Jepang, Otoritas Turunkan Status Peringatan Tsunami di Wilayah Pesisir Timur Laut, Peringatkan Guncangan Besar dalam Sepekan Mendatang
Dunia
Gempa Jepang M 7,4 Guncang Timur Laut, Tsunami Diperkirakan Segera Tiba
Gempa Jepang magnitudo 7,4 mengguncang 20 April 2026 dan memicu tsunami hingga 3 meter. Warga pesisir Aomori dan Iwate dievakuasi segera.
ImanK - Senin, 20 April 2026
Gempa Jepang M 7,4 Guncang Timur Laut, Tsunami Diperkirakan Segera Tiba
Dunia
Layanan Kereta Cepat Disetop, PM Jepang Imbau Warga Mengungsi Antisipasi Tsunami
Jepang menangguhkan operasional layanan kereta cepat (Shinkansen) antara Tokyo dan Prefektur Aomori menyusul gempa besar sore tadi.
Wisnu Cipto - Senin, 20 April 2026
Layanan Kereta Cepat Disetop, PM Jepang Imbau Warga Mengungsi Antisipasi Tsunami
Dunia
Gempa Jepang M 7,4, Gelombang Tsunami Pertama Hantam Pelabuhan Miyako
Gempa terjadi pukul 16.53 dengan kedalaman sekitar 10 kilometer, berpusat di perairan dekat Prefektur Iwate.
Wisnu Cipto - Senin, 20 April 2026
Gempa Jepang M 7,4, Gelombang Tsunami Pertama Hantam Pelabuhan Miyako
Dunia
Gempa M7,5 Guncang Jepang, JMA Keluarkan Peringatan Tsunami Setinggi 3 Meter
Gempa bermagnitudo 7,5 mengguncang Jepang utara, Senin (20/4). JMA keluarkan peringatan tsunami hingga 3 meter di Iwate, Aomori, dan Hokkaido.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 20 April 2026
Gempa M7,5 Guncang Jepang, JMA Keluarkan Peringatan Tsunami Setinggi 3 Meter
Dunia
Gempa Magnitudo 7,4 Guncang Jepang, Tsunami Dilaporkan Menghantam Pesisir
Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi meminta warga di daerah terdampak gempa untuk segera menuju tempat yang lebih tinggi.
Dwi Astarini - Senin, 20 April 2026
 Gempa Magnitudo 7,4 Guncang Jepang, Tsunami Dilaporkan Menghantam Pesisir
Lifestyle
Negara-Negara yang Menjadikan Ikan Sapu-Sapu Menu Tradisional
Namun, penting untuk dicatat bahwa keamanan konsumsi ikan sapu-sapu sangat bergantung pada habitatnya
Angga Yudha Pratama - Minggu, 19 April 2026
Negara-Negara yang Menjadikan Ikan Sapu-Sapu Menu Tradisional
Bagikan