Ucapkan Selamat ke Trump, Kamala Harris Minta Pemilihnya Terima Kekalahan Pilpres
Arsip - Wapres AS Kamala Harris. (ANTARA/Media Center KTT ASEAN 2023/Aditya Pradana Putra)
MerahPutih.com - Meski kecewa, Kandidat calon presiden AS sekaligus petahana Wakil Presiden Kamala Harris meminta para pendukung yang telah memilihnya untuk menerima kekalahan dalam Pemilu 2024.
"Saya tahu orang-orang merasakan dan mengalami berbagai emosi saat ini. Saya mengerti. Namun, kita harus menerima hasil pemilu ini," kata Harris kepada para pendukungnya yang berkumpul di Howard University, Washington DC, dilansir Antara, Kamis (7/11).
Harris mengaku juga sudah berbicara dengan Presiden terpilih Donald Trump dan mengucapkan selamat atas kemenangannya. "Kami akan bekerja sama dalam pengalihan kekuasaan secara damai," tandas capres dari Demokrat itu.
Baca juga:
Menangi Pilpres AS, Donald Trump kembali Rebut Kursi Presiden
Lebih jauh, Harris mendesak pendukung Demokrat untuk tidak menyerah setelah hasil pemilu, tetapi sebaliknya justru menyingsingkan lengan baju berorganisasi, dan tetap bekerja demi kebebasan dan keadilan serta masa depan yang bisa dibangun bersama.
"Saya tahu banyak orang merasa kita sedang memasuki masa gelap, tetapi demi kebaikan kita semua, saya harap itu tidak terjadi. Tetapi begini masalahnya, Amerika, jika memang demikian, mari kita penuhi langit dengan cahaya dari miliaran bintang yang cemerlang, cahaya optimisme, iman, kebenaran, dan pelayanan," tandas Harris.
Untuk diketahui, Donald Trump wakil Partai Republik telah resmi dinyatakan sebagai pemenang AS 2024. Mantan Presiden AS meraih 277 suara dari total 538 suara elektoral. Sementara itu, Harris meraih 224 suara elektoral. (*)
Bagikan
Wisnu Cipto
Berita Terkait
NATO Hentikan Pasokan Info Intelijen ke AS Imbas Trump Ngotot Ambil Kendali Greenland
Trump Tetap Salahkan Rusia di Balik Rencana Ambil Greenland
Israel Belum Siap Serangan Balasan, Trump Batalkan Serangan ke Iran
[HOAKS atau FAKTA]: Seperti Venezuela, Donald Trump Ancam Tangkap Prabowo jika Lakukan Perusakan Terhadap Alam
Obsesi Donald Trump Caplok Greenland Bakal Jadi Lonceng Kematian NATO
Trump Kritik Pasukan Khusus Denmark Cupu, Gagal Lindungi Greenland dari Rusia-China
Trump Kembali Ancam Iran, Siap Ambil Tindakan Keras
Bahas Tarif Trump dan Impor Energi, Menko Airlangga Datangi KPK
Ancaman Terbaru Trump, AS Kenakan Tarif 25% ke Negara Rekan Dagang Aktif Iran
Unggahan di Truth Social, Trump Mengklaim Sebagai Presiden Sementara Venezuela