Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Twist Ending ‘Squid Game 3’ Jadi Perdebatan, Sutradara Ungkap Kemunculan Bayi bukan Rencana Awal

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 02 Juli 2025
Twist Ending ‘Squid Game 3’ Jadi Perdebatan, Sutradara Ungkap Kemunculan Bayi bukan Rencana Awal

Kemunculan bayi pemain 222 di 'Squid Game 3'menjadi twist yang hangat diperdebatkan.(foto: IMDB)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — ENDING Squid Game 3 membuat penonton terkejut. Sebuah twist yang kemudian jadi perdebatan hangat. Hal itulah yang jadi salah satu alasan respons untuk musim final ini terbelah tajam. Sutradara Hwang Dong-hyuk mengungkap ia sepenuhnya mengantisipasi reaksi yang terpolarisasi ini.

Dalam sebuah wawancara dengan The Korea Times, Dong-hyuk mengatakan awalnya tak ada eskpektasi untuk musim pertama Squid Game. Saat menontonnya, orang-orang terkejut dan merasa segar.

“Namun, untuk musim 2 dan 3, ekspektasinya sudah tinggi dan semua orang punya harapan berbeda. Ada yang menunggu sensasi dari permainannya, ada juga yang menanti pesan sosial. Karena ekspektasinya beragam, aku pikir responsnya pun akan beragam, ada yang puas dan ada yang kecewa, apa pun hasilnya," ujarnya.

Salah satu poin yang paling diperdebatkan yakni twist akhir, saat semua karakter yang masuk ke permainan tewas. Hanya seorang bayi yang bertahan hidup. Dong-hyuk mengungkap kemunculan bayi di Squid Game 3 bukanlah rencana awalnya.

Baca juga:

‘Squid Game 3' Kuasai Daftar Tontonan Netflix, Musim 1 dan 2 Ikut Ditonton Ulang sampai Masuk Top 10


“Aku awalnya sempat mempertimbangkan jalan cerita dengan Gi-hun selamat bersama beberapa peserta lain dan akhirnya pergi menemui putrinya di AS. Namun, aku pikir ulang, apa sebenarnya cerita yang ingin saya sampaikan lewat proyek ini, dan aku merasa perjalanan Gi-hun memang harus berakhir di sini," jelasnya.

Dong-hyuk kemudian menjelaskan, pada akhirnya, proyek ini ialah tentang dunia tempat kita hidup. Ia menyoroti ketimpangan ekonomi makin memburuk sejak ia membuat musim 1, hidup orang biasa makin sulit, dan perang seolah tidak akan pernah usai.

“Namun, orang-orang tampaknya kehilangan kemampuan atau kemauan untuk memperbaiki situasi ini. Rasanya masa depan yang lebih suram sedang datang. Aku merasa perlu menyampaikan cerita itu. Itulah yang membuat aku memilih akhir yang sekarang,” jelasnya.

Bayi yang lahir di tengah peristiwa musim terakhir menjadi salah satu bagian paling dibicarakan penonton. Ada yang mengkritik bayi itu hanya alat plot semata, tapi tak sedikit pula yang memuji bobot emosionalnya. Dong-hyuk menegaskan bayi itu sebenarnya merupakan bagian penting dari visinya saat merancang Squid Game 2 dan 3.

"Generasi muda sekarang tampaknya merasa putus asa, seolah tidak ada masa depan cerah untuk mereka. Lalu bagaimana dunia ini akan bertahan jika generasi berikutnya kehilangan harapan? Jadi aku pikir bayi merupakan simbol masa depan. Kita punya kewajiban untuk mewariskan dunia ini kepada generasi selanjutnya dalam keadaan yang tidak lebih buruk daripada sebelumnya," terangnya.

Melalui upaya, konflik, dan pengorbanan untuk melindungi anak itu, Dong-hyuk ingin menyampaikan sebuah pesan.

“Pesan itu hanya bisa dicapai jika anak itu ada di dalam permainan. Bayi itu merupakan simbol generasi masa depan, atau simbol dari hati nurani,” tutupnya.

Baca juga:

Sutradara Hwang Dong-hyuk Sedih 'Squid Game' Berakhir setelah Enam Tahun yang Pahit Manis

#Squid Game #Serial Netflix #K-Drama
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Lee Sung-min Gabung Live Action 'Solo Leveling', Perankan Pemburu Peringkat S
Menambah jajaran pemain bintang dalam live action garapan Netflix ini.
Dwi Astarini - Rabu, 29 Juli 2026
Lee Sung-min Gabung Live Action 'Solo Leveling', Perankan Pemburu Peringkat S
ShowBiz
3 Alasan 'A Bona Fide Killer' Wajib Masuk Watchlist, Drama Aksi Kong Hyo Jin yang Penuh Kejutan
A Bona Fide Killer menghadirkan Kong Hyo Jin sebagai ibu rumah tangga dengan identitas rahasia pembunuh bayaran. Simak alasan serial aksi komedi ini wajib ditonton.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 28 Juli 2026
3 Alasan 'A Bona Fide Killer' Wajib Masuk Watchlist, Drama Aksi Kong Hyo Jin yang Penuh Kejutan
ShowBiz
5 Alasan 'A Shop for Killers' Season 2 Wajib Masuk Watchlist, Aksinya Makin Brutal
A Shop for Killers Season 2 kembali di Disney+ dengan aksi lebih besar, musuh baru, misteri Jeong Jin-man, dan perkembangan Jeong Ji-an.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 25 Juli 2026
5 Alasan 'A Shop for Killers' Season 2 Wajib Masuk Watchlist, Aksinya Makin Brutal
ShowBiz
Lagu 'Tunnel' Liz IVE Langsung Menghidupkan Emosi di Episode Perdana 'Spooky in Love'
Liz IVE menyanyikan OST drama Korea 'Spooky in Love' berjudul 'Tunnel'. Lagu ini menghadirkan nuansa emosional tentang kecemasan, kesepian, dan harapan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Lagu 'Tunnel' Liz IVE Langsung Menghidupkan Emosi di Episode Perdana 'Spooky in Love'
ShowBiz
Nam Joo-hyuk Sukses Tampilkan 2 Sisi Karakter, ‘The East Palace’ Puncaki Top 10 Show Netflix Indonesia
Menurut Netflix pada Senin, 'The East Palace' yang tayang perdana pada 17 Juli langsung menempati posisi teratas sesaat setelah dirilis.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Nam Joo-hyuk Sukses Tampilkan 2 Sisi Karakter, ‘The East Palace’ Puncaki Top 10 Show Netflix Indonesia
ShowBiz
‘The East Palace’ Ujian Comeback Nam Joo-hyuk, Tayang di Bayang-Bayang Kontroversi
Bagi Joo-hyuk perannya kali berbeda, menuntut banyak adegan aksi sekaligus menjadi ajang bagi sang aktor untuk menunjukkan perkembangan kemampuan aktingnya.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
‘The East Palace’ Ujian Comeback Nam Joo-hyuk, Tayang di Bayang-Bayang Kontroversi
ShowBiz
Netflix Siapkan Sekuel Peaky Blinders, Kisah Generasi Penerus Tommy Shelby Berlatar 1950-an
Netflix menyiapkan sekuel Peaky Blinders dengan fokus pada generasi penerus Tommy Shelby. Berlatar 1950-an, dibintangi Jamie Bell sebagai Duke Shelby.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 Juli 2026
Netflix Siapkan Sekuel Peaky Blinders, Kisah Generasi Penerus Tommy Shelby Berlatar 1950-an
ShowBiz
'The East Palace' Bawa Era Baru K-Occult dengan Nuansa Gotik Joseon
'The East Palace' menawarkan pendekatan baru melalui genre Joseon Gothic occult action, memadukan tradisi perdukunan Korea dengan elemen fantasi gelap bergaya Barat.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
'The East Palace' Bawa Era Baru K-Occult dengan Nuansa Gotik Joseon
ShowBiz
Lee Dong Wook Kembali Angkat Senjata, 'A Shop for Killers 2' Janjikan Perang Lebih Brutal
A Shop for Killers 2 merilis foto-foto terbaru yang memperlihatkan aksi lebih intens, pertarungan brutal, hingga kemunculan musuh baru dari organisasi Babylon.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 17 Juli 2026
Lee Dong Wook Kembali Angkat Senjata, 'A Shop for Killers 2' Janjikan Perang Lebih Brutal
ShowBiz
Lirik dan Makna Lagu 'Beyond the Dream' Dino SEVENTEEN, OST K-Drama 'Dream to You'
Dino SEVENTEEN mengisi OST K-drama 'Dream to You' lewat lagu 'Beyond the Dream'. Simak makna lagu yang mengangkat semangat mengejar impian dan pantang menyerah.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 17 Juli 2026
Lirik dan Makna Lagu 'Beyond the Dream' Dino SEVENTEEN, OST K-Drama 'Dream to You'
Bagikan