MERAHPUTIH.COM — KETIKA Netflix mengumumkan adaptasi serial The Scandal, aktor Ji Chang-wook telah menyadari betapa tingginya taruhan yang ia hadapi. Membintangi sebuah karya adaptasi karya sastra klasik bagaikan pisau bermata dua. Di satu sisi, kisah ini membawa warisan yang abadi, tapi ada beban berat dari perbandingan yang membayang-bayangi.
Serial The Scandal garapan Netflix ini merupakan rekaan ulang dari novel Prancis karya Pierre Choderlos de Laclos terbitan 1782 berjudul Dangerous Liaisons. Karya tersebut sebelumnya telah digarap menjadi sebuah film Korea pada 2003 yang Untold Scandal. Meskipun demikian, Chang-wook mengungkapkan kesempatan untuk memerankan Cho Won, bangsawan enigmatis yang menjadi pusat dari narasi tersebut, terlalu sulit untuk ditolak.
"Saya tidak bisa memungkiri adanya tekanan saat mengerjakan proyek yang diangkat dari karya asli yang sangat terkenal," ujar Chang-wook dalam wawancara bersama The Korea Time.
Meski demikian, Chang-wook menyebut, karena ini merupakan karya klasik, saya benar-benar ingin mencoba memerankan Cho Won. “Saya memutuskan ini merupakan tantangan yang layak untuk diambil,” tegasnya.
Baca juga:
Memerankan Playboy Era Joseon
Dengan latar belakang tatanan moral yang ketat pada era Dinasti Joseon (1392–1910), The Scandal menceritakan kisah Cho Won, seorang bangsawan yang kerap melakukan penaklukan cinta secara terencana. Di pusat intriknya ada Lady Cho (Son Ye-jin), seorang perempuan yang terlalu luar biasa untuk sekadar terkurung di kediaman perempuan dan merupakan perancang dari taruhan mereka. Bersamanya, Cho Won menjalin aliansi rahasia yang terselubung dalam adu pikiran dan godaan.
Konflik utama dimulai saat Lady Cho mengajukan sebuah tantangan: merayu seorang perempuan berbudi luhur yang terikat oleh norma-norma masyarakat. Cho Won menerima tantangan tersebut dan melangkah ke dalam permainan berbahaya saat peraguan, kekuasaan, dan kasih sayang yang tulus menjadi kabur.
Dalam serial berlatar era Joseon akhir ini, Chang-wook memerankan karakter Cho Won. Chang-wook mendeskripsikan Cho Won sebagai playboy ulung Joseon, seorang pria yang murni didorong kesenangan dan hiburan.
“Awalnya saya menganggap Cho Won hanya sebagai karakter yang jatuh cinta pada dua perempuan, tapi karakter itu sendiri jauh lebih kompleks. Hubungan di sekitarnya sangatlah menarik,” ujar Chang-wook.
Menerima Ketidakpastian, Menjiwai Metode Kerja yang tak Biasa
Bagi seorang aktor yang terbiasa dengan petunjuk sutradara yang jelas dan alur karakter yang pasti, melangkah ke dalam visi sutradara Jung Ji-woo membutuhkan perubahan metodologi secara total.
"Saya ialah tipe aktor yang biasanya merasa perlu mengetahui segala hal secara sangat jelas saat berakting. Namun, dalam proyek ini, kami bekerja menggunakan metode yang sama sekali berbeda. Terkadang rasanya membingungkan, menyakitkan, dan menyiksa, tetapi di saat yang sama juga terasa sangat menarik," kata Chang-wook.
Daripada menetapkan kepastian mutlak mengenai kondisi emosional Cho Won, Chang-wook dan sutradara Ji-woo memilih untuk menerima ambiguitas. Psikologi internal karakter tersebut dibuat terus berubah dan tidak pasti, menuntut pendekatan yang fleksibel di lokasi syuting. Gaya tak biasa ini sudah diterapkan sejak hari pertama, saat pengambilan gambar adegan reuni Cho Won dan Lady Cho—salah satu momen paling krusial dan sulit dalam narasi tersebut.
"Ada perspektif baru yang lahir dari ketidakasingan tersebut. Ada kesegaran yang halus dalam ritme berakting ketika Anda berada di luar zona nyaman. Saat saya merasa menjadi 'diri saya sendiri' di layar, atau melakukan apa yang biasa saya lakukan, saya merasa terjebak dalam gaya yang monoton (mannerism). Namun, dalam proyek ini, kami membangun cara kerja tersendiri yang khas," jelasnya.
Proses unik tersebut melibatkan pengambilan gambar (take) yang berulang kali, mengeksplorasi satu ekspresi emosional, lalu ekspresi lainnya dan lainnya lagi, tanpa memeriksa layar pemantau (playback monitor). "Kami terus menangkap berbagai lapisan ekspresi tanpa terpaku pada satu jawaban yang paling 'benar'," pungkasnya.
Saat berbicara tentang peran Chang-wook di serial ini, sang sutradara mengaku selalu menyukai penampilan lembut Chang-wook.
“Saya selalu menyukai penampilannya yang lembut dalam peran-peran sebelumnya. Dalam The Scandal, saya bersyukur dia memadukan kehangatan itu dengan sedikit humor,” tutupny.(dwi)
Baca juga:
'The Scandal’ Hadirkan Jalinan Terlarang Era Joseon, Ji Chang-wook Tampil Berani