'Turning Red' Laku Keras Pada Penayangan Perdana
Penayangan perdana Turning Red begitu diminati. (Foto: Disney+Hotstar)
FILM animasi Turning Red baru saja rilis pekan lalu di Disney+ Hotstar. Film kolaborasi Disney dan Pixar ini menjadi penayangan perdana terbesar di Disney+ secara global saat ini. Berbeda dengan kebanyakan film Disney and Pixar sebelumnya, Turning Red berlatar dunia nyata dan menghadirkan tampilan karakter yang lebih ekspresif terinspirasi dari gaya anime.
Film ini menyoroti kisah Meilin Lee, seorang gadis berusia 13 tahun yang harus menghadapi perubahan besar saat memasuki dunia remaja. Ia berubah menjadi panda merah setiap kali marah.
Baca Juga:
Film animasi yang dibuat oleh Domee Shi ini menyajikan kisah yang dekat dengan banyak orang. Mulai dari perdebatan dengan orang tua, geng di sekolah, hingga mengidolakan boyband idola.
Turning Red menjadi salah satu film Disney and Pixar yang paling menarik karena penuh detail menarik dan tak terduga. Berikut beberapa alasan film ini begitu populer meski baru sepekan penayangan.
1. Menggunakan hampir 200 ribu titik simulasi gerakan
Mulai dari helaian rambut, bantal dan rambut yang bersentuhan, hingga gerakan-gerakan lain dilakukan tiap karakter terasa lebih halus dan natural karena ada lebih dari 180 ribu titik simulasi yang dibuat oleh tim produksi. Jumlah titik ini memastikan visual dan pergerakan animasi dari tiap adegan, bahkan hingga gerakan-gerakan kecil pun memiliki pergerakan yang mulus.
2. Film di dalam film
Dalam Turning Red, terdapat adegan Mei dan ibunya, Ming menyaksikan drama serial di televisi yang berjudul Jade Palace Diaries. Menariknya, tim produksi secara khusus menulis naskah sepanjang dua lembar untuk drama serial Jade Palace Diaries meskipun yang ditampilkan dalam film hanya beberapa cuplikan saja.
Dalam tayangan tersebut para penonton juga dapat melihat logo di TV yang berbentuk seperti Bao, karakter dumpling dari film pendek Pixar karya Domee Shi yang memenangkan piala Oscar.
Baca Juga:
3. Sentuhan personal
Pandemi membuat tim animasi film Disney and Pixar’s Turning Red bekerja dari rumah. Proses animasi film ini dikerjakan dari berbagai tempat, seperti rumah masa kecil para kreator, di ruang keluarga, garasi, bahkan kamar anak kreator. Meski dikerjakan dari rumah masing-masing, namun hasil kerja keras para tim animasi membuat film ini tetap hangat dan dekat dengan para penggemar.
4. Tampilan spesial para karakter
Tim produksi membuat tampilan unik untuk setiap karakter yang dapat mempermudah para penonton untuk mengenal mereka. Para animator menampilkan kawat gigi Miriam sebanyak mungkin, alis Abby yang selalu terlihat marah bahkan saat ia senang, dan kelopak mata Priya tidak pernah bergerak agar ia selalu terlihat tenang. (avia)
Baca Juga:
Bagikan
Berita Terkait
Film '100 Juta Pertama' Segera Tayang, Angkat FOMO dan Krisis Finansial Anak Muda
Jadwal Tayang hingga Sinopsis 'Animals', Film Terbaru Ben Affleck Bertema Penculikan dan Politik
Gerard Butler dan Frank Grillo Adu Akting di Film 'Chopshop', Tayang di Netflix Februari 2026
Resmi! Film Fast & Furious Terbaru Berjudul 'Fast Forever', Dijadwalkan Tayang 2028
4 Film DisiapkanSony Pictures di Netflix, Ada Film Anaconda Versi Terbaru
High Rollers, Film Yang Penuh Ambisi, Obsesi dan Ilusi Kekayaan
HBO Max Hadirkan Romansa dan Komedi di Bulan Penuh Cinta Februari, Mulai dari Serial Klasik hingga Drama Korea nan Bikin Baper
Catherine O’Hara Meninggal Dunia di Usia 71 Tahun, Bintangi Film Ikonis 'Home Alone'
'Surat untuk Masa Mudaku', Kisah Perjalanan Bertumbuh dalam Persahabatan
Film 'Extraction: Tygo' Syuting di Kota Tua Jakarta, Gubernur Pramono: Kota Global Terbuka untuk Dunia