Turki Janjikan Venue Islamic Solidarity Games Rampung di Mei 2022

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Senin, 28 Maret 2022
Turki Janjikan Venue Islamic Solidarity Games Rampung di Mei 2022

Foreign Affairs & NOC Services Director Turkey Islamic Solidarity Games Organizing Committee (TISGOC) Bilal Yavas (kiri) berbincang dengan Komisi Ekesekutif NOC Indonesia Rafiq Hakim Radinal dan Indra

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Panitia Penyelenggara terus mematangkan persiapan Islamic Solidarity Games (ISG) 2021 yang bakal digelar pada 9-18 Agustus 2022 di Konya, Turki. Tuan rumah telah menjanjikan seluruh venue rampung pada Mei atau tiga bulan sebelum penyelenggaraan.

Venue pertandingan bakal terbagai di beberapa wilayah, di antaranya Selcuk University, Konya Technical University Sports Hall, dan Metropolitan Municipality Stadium, yang akan menjadi tempat opening dan closing ceremony serta pertandingan final sepak bola.

Baca Juga:

Bertanding di Beberapa Kota, NOC Indonesia Petakan Tantangan SEA Games Vietnam

Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) telah menghadiri Chefs de Mission Meeting di Konya, Turki, 18-21 Maret. Delegasi NOC Indonesia diwakili Komite Eksekutif Rafiq Hakim Radinal dan Indra Gamulya.

"Tuan rumah mengajak kami meninjau venue yang akan digunakan. Hanya beberapa venue baru yang dibangun karena sebagian besar memanfaatkan fasilitas yang dimiliki universitas, termasuk athlete village. Untuk fasilitas baru, ada dua venue yang belum selesai yaitu velodrome untuk balap sepeda serta kolam akuatik. Selebihnya sudah siap digunakan," ujar Rafiq dalam keteranga yang diterima merahputih.com, Senin (28/3).

Rafiq menambahkan, kendati tidak berada di satu wilayah, jarak antara satu venue dengan lainnya tidak terlalu jauh.

ISG Konya akan mempertandingkan 20 cabang olahraga (cabor), yaitu atletik, panahan basket 3x3, bocce, balap sepeda (jalan raya dan trek), anggar, sepak bola, senam (artistik, aerobik, ritmik), bola tangan, judo, karate, kickboxing, menembak, renang, tenis meja, taekwondo, voli, angkat besi, gulat (freestyle, greco-roman), panahan tradisional.

Komisi Eksekutif NOC Indonesia Indra Gamulya (kiri) bersama Rafiq Hakim Radinal saat meninjau venue akuatik yang akan digunakan pada penyelenggaraan Islamic Solidarity Games 2021 Konya di Konya Sport Center, Turk. (Foto:  NOC Indonesia/Hengky Istianto Has)
Komisi Eksekutif NOC Indonesia Indra Gamulya (kiri) bersama Rafiq Hakim Radinal saat meninjau venue akuatik yang akan digunakan pada penyelenggaraan Islamic Solidarity Games 2021 Konya di Konya Sport Center, Turk. (Foto: NOC Indonesia/Hengky Istianto Has)

"Athlete Village menggunakan dormitory Selcuk University dan akan dibuka pada 21 Juli. Anggar dan taekwondo juga diselenggarakan di Selcuk. Sedangkan judo dan gulat diselenggarakan di Konya University," terang Rafiq.

Sementara itu, Indra menjelaskan, hal-hal yang berkaitan dengan visa sudah dijelaskan dengan baik oleh panitia penyelenggara. Namun, Indonesia harus mengantisipasi waktu transit dari Istabul ke Konya.

"Indonesia bebas visa jadi kita tak ada kendala. Namun, kita perlu menyiapkan diri jika mengirim banyak kontingen ke ISG mengingat saat games times pasti banyak negara dan atlet yang datang dalam waktu bersamaan," ujar Indra. (Knu)

Baca Juga:

NOC Indonesia Efisienkan Jumlah Kontingen SEA Games Vietnam

#NOC Indonesia #Komite Olimpiade Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
KBRI Tokyo Jadi Penopang Kontingen Indonesia di Asian Games
Bagi kontingen yang harus menjalani persiapan jauh dari rumah, kehadiran perwakilan Indonesia di negara tuan rumah jadi bagian ekosistem pendukung.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
KBRI Tokyo Jadi Penopang Kontingen Indonesia di Asian Games
Olahraga
Asian Games 2026: Kontingen Indonesia Masuk 'Survival Mode', Hadapi Kendala Operasional
Kontingen Indonesia menghadapi sejumlah kendala operasional di awal Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Todotua Pasaribu menyebut tim dalam “survival mode”.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 September 2026
Asian Games 2026: Kontingen Indonesia Masuk 'Survival Mode', Hadapi Kendala Operasional
Olahraga
Jaga Keselamatan Atlet, NOC Indonesia Kerahkan Dua Safeguarding Officer di Asian Games Aichi-Nagoya
NOC Indonesia menyiapkan Tabitha Sumendap dan Sophia Hage sebagai Safeguarding Officer untuk melindungi keselamatan dan kesejahteraan atlet di Asian Games 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 15 September 2026
Jaga Keselamatan Atlet, NOC Indonesia Kerahkan Dua Safeguarding Officer di Asian Games Aichi-Nagoya
Olahraga
Kontingen Indonesia Resmi Dikukuhkan, 432 Atlet Bersiap Buru Prestasi di Asian Games 2026
Sebanyak 432 atlet Indonesia resmi dikukuhkan untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Kontingen akan bertanding di 35 cabang olahraga.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 09 September 2026
Kontingen Indonesia Resmi Dikukuhkan, 432 Atlet Bersiap Buru Prestasi di Asian Games 2026
Olahraga
Aice kembali Dukung Tim Indonesia Emas Menuju Asian Games 2026, 3 Tahun Setia Dampingi Atlet
Aice kini kembali memberikan dukungan bagi 432 atlet Indonesia dari 35 cabang olahraga yang akan berlaga pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026, pada 19 September hingga 4 Oktober.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
Aice kembali Dukung Tim Indonesia Emas Menuju Asian Games 2026, 3 Tahun Setia Dampingi Atlet
Olahraga
Erupsi Krakatau Ganggu Penerbangan, Begini Cara Tim Indonesia Tetap Berangkat ke Asian Games 2026
Erupsi Gunung Krakatau berdampak pada keberangkatan Kontingen Tim Indonesia ke Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
Erupsi Krakatau Ganggu Penerbangan, Begini Cara Tim Indonesia Tetap Berangkat ke Asian Games 2026
Olahraga
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Jersey Tim Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026 mengangkat motif Gorga khas Toba dan Limar dari Sumatera Selatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Indonesia
CdM Tim Indonesia Ingatkan jangan Sampai Urusan Nonteknis Ganggu Fokus Atlet di Asian Games 2026
Perhatian terhadap persoalan nonteknis diperlukan agar atlet dapat sepenuhnya berkonsentrasi pada pertandingan.
Dwi Astarini - Sabtu, 08 Agustus 2026
CdM Tim Indonesia Ingatkan jangan Sampai Urusan Nonteknis Ganggu Fokus Atlet di Asian Games 2026
Olahraga
NOC Indonesia Pastikan Kirim 432 Atlet ke Asian Games Aichi Nagoya
Asian Games Aichi Nagoya mempertandingkan 469 nomor medali dari 43 cabang olahraga dan 71 disiplin, berkurang 12 nomor dibandingkan Asian Games Hangzhou 2022
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 01 Agustus 2026
NOC Indonesia Pastikan Kirim 432 Atlet ke Asian Games Aichi Nagoya
Olahraga
Jangan cuma Kejar Medali, Atlet Indonesia Didorong Kuliah Bertaraf Global agar Punya Masa Depan
Pembinaan atlet saat ini harus mempersiapkan kehidupan mereka, baik ketika masih aktif bertanding maupun setelah pensiun dari dunia olahraga.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Jangan cuma Kejar Medali, Atlet Indonesia Didorong Kuliah Bertaraf Global agar Punya Masa Depan
Bagikan