Tunggu Vaksin Merah Putih, Indonesia Butuh Vaksin Luar Negeri
Lab Vaksin Bio Farma. (Foto: Sekretariat Presiden)
MerahPutih.com - Kerja sama PT Biofarma (Persero) dan Sinovac dalam pembuatan vaksin dinilai bukan sekadar transaksi dari sisi ekonomi, melainkan transfer teknologi maupun pengetahuan.
Ketua Pelaksana Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Erick Thohir menegaskan, untuk penyaluran bahan baku vaksin dari Sinovac, sedianya akan dimulai pada November mendatang.
Erick mengatakan Indonesia membuka dan menjajaki kerja sama internasional lainnya untuk memastikan dan mengakselerasi ketersediaan vaksin COVID-19 yang aman dan efektif di Indonesia.
Baca Juga:
Langgar Protokol Kesehatan, 90 Ribu Warga Jakarta Disanksi Kerja Sosial
Kerja sama internasional di bidang vaksin, menjadi salah satu dari berbagai upaya pemerintah dalam menangani pandemi COVID-19, di antaranya melakukan 3T (test, trace, treat), mendorong perubahan perilaku.
Selain itu, menyiapkan kemandirian bangsa lewat pengembangan vaksin merah putih dan terapi penyembuhan, hingga menyiapkan kapasitas produksi dan distribusi di dalam negeri untuk produksi dan vaksinasi massal.
"Sambil menunggu vaksin Merah Putih, vaksin dari negara lain masih dibutuhkan untuk melindungi masyarakat Indonesia agar 'Kesehatan Pulih, Ekonomi Bangkit'," katanya.
Produsen vaksin Indonesia, Bio Farma, memang bekerja sama dengan perusahaan farmasi asal China, Sinovac Biotech Ltd, dalam memproduksi vaksin COVID-19. Ditargetkan, produksi massal bisa berjalan Januari 2020 mendatang.
Baca Juga:
Warga Berkerumun, Laju Pertambahan Pasien COVID-19 Masih Melejit
Bagikan
Alwan Ridha Ramdani
Berita Terkait
Menpora Ultimatum 3 Federasi Bereskan Masalah Dualisme Kepengurusan
Timnas Indonesia Akan Jajal Bulgaria, Kepulauan Salomon, atau St. Kitts Nevis, Erick Thohir: Ujian Bersaing di Level Dunia
John Herdman Resmi Menjadi Pelatih Kepala Timnas Indonesia, Bidik Piala Dunia 2030
Kirim 290 Atlet, Menpora Targetkan RI Bawa Pulang 83 Emas ASEAN Para Games
Prabowo Lontarkan Gurauan ke Kapten TNI Rizki Juniansyah Usai Dapat Bonus Rp 1 Miliar
Erick Thohir Ungkap Skema Bonus Atlet SEA Games 2025 Masih Dibahas Kemenkeu
30 Tahun Penantian, Indonesia akan Finis Runner-up di SEA Games 2025 dengan 80 Emas
SEA Games Thailand 2025: Indonesia Tempati Peringkat Kedua, Erick Thohir Soroti Mental Pantang Menyerah Atlet
Tim Indonesia ‘Tempel’ Thailand di Peringkat Atas SEA Games 2025, Erick Thohir : Tetap Fokus, jangan Hilang Konsentrasi
Menpora Minta Jangan Kaget Kalau Beda Bonus Medali Emas dan Perak SEA Games Jauh