Tulisan Tangan Lirik ‘Desolation Row’ Bob Dylan Dilelang Rp 6 Miliar

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Senin, 28 November 2022
Tulisan Tangan Lirik ‘Desolation Row’ Bob Dylan Dilelang Rp 6 Miliar

Lembaran itu didapatkan dari teman Dylan. (Foto: Wikipedia/Flickr/Chris Hakkens)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

LEMBAR lirik hasil tulisan tangan Bob Dylan untuk lagu Desolation Row dari tahun 1965 bakal dijual seharga USD 425 ribu (Rp 6 miliar) di pelelangan.

Mengutip NME, Senin (28/11), ini menjadi yang terbaru dari beberapa lembaran lirik yang telah dilelang dalam beberapa tahun terakhir. Pada 2020, manuskrip asli untuk The Times They Are A-Changin, Lay Lady Lay dan Subterranean Homesick Blues diakuisisi oleh sebuah perusahaan memorabilia, dengan yang pertama terdaftar dengan harga USD 2,2 juta (Rp 34 miliar).

Baca juga:

Gitar Biru Kurt Cobain Dilelang

Tulisan Tangan Lirik ‘Desolation Row’ Bob Dylan Dilelang Rp 6 Miliar
Dylan meminta maaf atas kontroversi salinan buku yang ditandatangani secara digital. (Foto: Wikipedia/Alberto Cabello)

Menurut TMZ, lirik dari lagu berdurasi 11 menit itu menampilkan tulisan tangan yang tercoret-coret dan diperbaiki oleh Dylan. Lembaran lirik ini diperoleh dari teman seumur hidup Dylan, ia menerima lembaran lirik itu puluhan tahun lalu.

Dalam beberapa minggu terakhir, Bob Dylan telah meminta maaf atas kontroversi seputar salinan buku barunya yang ditandatangani.

Pekan lalu, raksasa penerbit Simon & Schuster mengakui bahwa salinan 'tanda tangan' dari buku baru Bob Dylan, The Philosophy Of Modern Song, sebenarnya diproduksi dengan sistem autopen yang menggunakan mesin untuk mereproduksi tanda tangan seseorang secara otomatis.

900 salinan buku yang ditandatangani dijual melalui situs web Simon & Schuster seharga USD 599 (Rp 9,4 juta). Banyak penggemar menyadari bahwa itu adalah penipuan, ketika mereka mulai membagikan foto salinan mereka di forum, di mana menjadi jelas bahwa setiap salinan menggunakan tanda tangan yang hampir identik.

Baca juga:

Memorabilia The Beatles Dilelang dalam Bentuk NFT

Tulisan Tangan Lirik ‘Desolation Row’ Bob Dylan Dilelang Rp 6 Miliar
Dylan membuat pernyataan maafnya melalui Facebook. (Foto: Wikipedia/Flickr/Jean-Luc Ourlin)

Dalam pernyataan yang diunggah ke halaman Facebook-nya, Dylan meminta maaf kepada para penggemar dan mengatakan bahwa autopen disarankan kepadanya sebagai ide setelah dia menderita penyakit dan vertigo pada 2019 dan merasa tidak dapat menandatangani bukunya sendiri.

“Saya telah disadarkan bahwa ada beberapa kontroversi tentang tanda tangan pada beberapa cetakan karya seni saya baru-baru ini dan pada edisi terbatas Philosophy Of Modern Song. Saya telah menandatangani setiap cetakan seni selama bertahun-tahun, dan tidak pernah ada masalah,” kata Dylan

“Namun, pada 2019 saya mengalami kasus vertigo yang parah dan berlanjut hingga tahun-tahun pandemi. Dibutuhkan lima kru yang bekerja dalam jarak dekat dengan saya untuk membantu mengaktifkan sesi penandatanganan ini, dan kami tidak dapat menemukan cara yang aman dan dapat diterapkan untuk menyelesaikan apa yang perlu saya lakukan saat virus (COVID-19) merajalela,” lanjutnya. (kna)

Baca juga:

Barang-barang Pribadi Marilyn Monroe akan Dilelang

#Bob Dylan #Musik #Legenda Musik
Bagikan
Ditulis Oleh

Ananda Dimas Prasetya

nowhereman.. cause every second is a lesson for you to learn to be free.

Berita Terkait

ShowBiz
Joji Rilis Single 'Last of a Dying Breed', Hadirkan Nuansa Kelam dan Melankolis
Joji resmi merilis single terbaru 'Last of a Dying Breed' dengan nuansa lo-fi kelam, produksi gritty, dan eksplorasi musikal yang semakin matang.
Ananda Dimas Prasetya - 1 jam, 38 menit lalu
Joji Rilis Single 'Last of a Dying Breed', Hadirkan Nuansa Kelam dan Melankolis
ShowBiz
Lirik Lagu 'Close to You/Jauh' dari Reality Club, Punya Makna Mendalam soal Rasa Gelisah
Lirik lagu Close to You/Jauh dari Reality Club mengisahkan soal rasa gelisah hingga jarak. Berikut ini adalah lirik lengkapnya.
Soffi Amira - Minggu, 25 Januari 2026
Lirik Lagu 'Close to You/Jauh' dari Reality Club, Punya Makna Mendalam soal Rasa Gelisah
ShowBiz
Ameena Hadirkan Lagu Baru 'Cipak Cipuk', Gandeng BaLiTa dan Tampilkan Azura
Ameena, putri Atta Halilintar dan Aurel Hermansyah, merilis lagu anak 'Cipak Cipuk' bersama BaLiTa. Lagu ini juga menandai debut Azura.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 24 Januari 2026
Ameena Hadirkan Lagu Baru 'Cipak Cipuk', Gandeng BaLiTa dan Tampilkan Azura
ShowBiz
Arvian Dwi Tuangkan Kisah Cinta Tak Terbalas lewat 'Hatimu Milik Dia', Simak Lirik Lagunya
Lagu 'Hatimu Milik Dia' dari Arvian Dwi, menghadirkan kisah cinta tak terbalas dengan nuansa melankolis.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 24 Januari 2026
Arvian Dwi Tuangkan Kisah Cinta Tak Terbalas lewat 'Hatimu Milik Dia', Simak Lirik Lagunya
ShowBiz
Febinda Tito Rilis Album 'Terbentur, Terbentur, Terbentur', Kisah Bertahan dari Kegagalan
Febinda Tito resmi meluncurkan album terbaru Terbentur, Terbentur, Terbentur. Sebuah karya emosional tentang kegagalan, bertahan, dan berdamai.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 24 Januari 2026
Febinda Tito Rilis Album 'Terbentur, Terbentur, Terbentur', Kisah Bertahan dari Kegagalan
ShowBiz
Lewat Album 'taste', PYC Hadirkan Perjalanan tentang Cinta dan Ketergantungan Emosi
Musisi pendatang baru PYC resmi meluncurkan album debut taste, sebuah karya yang memaknai cinta sebagai pengalaman emosional.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 24 Januari 2026
Lewat Album 'taste', PYC Hadirkan Perjalanan tentang Cinta dan Ketergantungan Emosi
ShowBiz
Single Baru no na 'work' Padukan Energi Pop Global dan Ritme Indonesia
no na membuka awal tahun dengan merilis single 'work' di bawah 88rising. Lagu ini menonjolkan hentakan drum, ritme terinspirasi gamelan, dan koreografi intens.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 24 Januari 2026
Single Baru no na 'work' Padukan Energi Pop Global dan Ritme Indonesia
Fun
Lirik "Big Girls Don’t Cry” dari Fergie, Lagu Kritik Sosial Dibalut Kisah Patah Hati
Tak hanya berbicara tentang patah hati, lagu Big Girls Don’t Cry menyuarakan kritik terhadap stereotip gender.
Wisnu Cipto - Sabtu, 24 Januari 2026
Lirik
ShowBiz
Primitive Monkey Noose Hadirkan Single 'Panen Raya', Suarakan Identitas Agraris dan Maritim Indonesia
Primitive Monkey Noose mengawali 2026 dengan merilis single 'Panen Raya', lagu yang menyoroti kehidupan agraris dan maritim Indonesia dalam balutan punk rock.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 24 Januari 2026
Primitive Monkey Noose Hadirkan Single 'Panen Raya', Suarakan Identitas Agraris dan Maritim Indonesia
ShowBiz
Vadesta Rilis 'Aku Tetep Bali', Kisah Keteguhan Hati untuk Bertahan demi Cinta
Melalui lirik yang jujur serta sarat emosi, Vadesta menggambarkan sudut pandang seseorang yang memilih bertahan bukan karena tak merasakan luka.
Dwi Astarini - Jumat, 23 Januari 2026
Vadesta Rilis 'Aku Tetep Bali', Kisah Keteguhan Hati untuk Bertahan demi Cinta
Bagikan