Tuchel Sebut Bayern Tak Perlu Simpati

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Minggu, 18 Februari 2024
Tuchel Sebut Bayern Tak Perlu Simpati

(ANTARA/HO-Bayern Muenchen)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Performa Bayern Muenchen kurang sempurna belakangan ini. Dalam dua laga terakhirnya, tim asuhan Thomas Tuchel itu menelan kekalahan berturut-turut, yakni dari Leverkusen di Liga Jerman dan Lazio pada babak 16 besar liga champions.

Mengenai hal tersebut, Tuchel mengaku tidak khawatir. Sebab, menurutnya musim masih panjang, sehingga segala hal masih memungkinkan, termasuk meraih gelar juara di berbagai kompetisi.

Baca Juga:

2 Gol Lewandowski Kembalikan Barcelona ke Posisi Ketiga Liga Spanyol

Bahkan, dengan tegas Tuchel mengatakan saat ini Bayern tidak membutuhkan simpati.

“Di Bayern, ini tentang selalu bangkit dan mempertaruhkan nyawa. Kami masih berada di posisi kedua. Kita tidak perlu malu akan hal itu. Kami tidak membutuhkan simpati apa pun,” kata Tuchel, dikutip dari laman resmi klub, seperti dilansir Antara, Minggu (18/2).

Malam ini, Bayern akan menghadapi Bochum di pertandingan lanjutan Bundesliga. Ia mengaku, timnya akan dalam kondisi terbaik untuk menghadapi Bochum. Tuchel juga sudah mengubah rutinitas latihan tim untuk menyempurnakan performa tim.

"Kami ingin membuktikan diri. Mungkin keadaan saat ini akan memberi kami dorongan untuk melepaskan beban kami. Kami akan terus mendorong tim. Kami membutuhkan setiap pemain,” ucapnya.

Baca Juga:

Hasil Liga Inggris: Liverpool dan Arsenal Raih 3 Poin, City Berbagi Angka dengan Chelsea

"Kami sedikit mengubah rutinitas kami. Saya pikir setelah dua kekalahan dalam sepekan, tidak masuk akal untuk terus berjalan seperti biasa,” tambahnya.

Meski mengklaim timnya siap kembali ke jalur kemenangan, Tuchel tidak mau menganggap remeh perlawanan Bochum nanti malam.

“Bochum bermain sangat baik melawan Stuttgart dan Augsburg. Saya memperkirakan melalui pertandingan yang penuh perjuangan. Kami juga telah menyesuaikan latihan kami, tapi itu normal."

Saat ini, Bayern berada di posisi kedua, dengan selisih 8 poin dari pemimpin klasemen, Leverkusen. Sementara di Liga Champions, Bayern kalah di leg pertama babak 16 besar melawan Lazio dengan skor 1-0. (ikh)

Baca Juga:

Jurgen Klopp Setuju Xabi Alonso Jadi Penggantinya di Liverpool

#Olahraga #Bundesliga
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
Menpora Erick Thohir Lepas 103 Atlet Asian Para Games Jepang, Tegaskan Bonus Sama dengan Asian Games
Pemerintah terus mendukung National Paralympic Committee Indonesia untuk bisa terus mengirimkan atlet terbaik.
Dwi Astarini - Senin, 12 Oktober 2026
Menpora Erick Thohir Lepas 103 Atlet Asian Para Games Jepang, Tegaskan Bonus Sama dengan Asian Games
Berita
Klasemen Liga Jerman Bundesliga Usai Borussia Dortmund Dipaksa Werder Bremen Imbang 2-2, Masih Memimpin
Borussia Dortmund ditahan Werder Bremen 2-2 pada pekan kelima Bundesliga 2026/2027. Sempat unggul dua gol, Dortmund tetap memimpin klasemen.
Frengky Aruan - Sabtu, 10 Oktober 2026
Klasemen Liga Jerman Bundesliga Usai Borussia Dortmund Dipaksa Werder Bremen Imbang 2-2, Masih Memimpin
Olahraga
Indonesia Raih 5 Emas Asian Games 2026, Ketum NOC Soroti Sistem Pembinaan Olahraga
Tantangan yang lebih besar yakni bagaimana prestasi tersebut diperluas ke lebih banyak cabang olahraga dan bisa dipertahankan dalam jangka panjang.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Indonesia Raih 5 Emas Asian Games 2026, Ketum NOC Soroti Sistem Pembinaan Olahraga
Olahraga
Peringkat FIFA Timnas Indonesia Naik, Kalahkan Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026
Dengan koleksi poin tersebut, peringkat FIFA Timnas Indonesia kini ada di posisi 117.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Peringkat FIFA Timnas Indonesia Naik, Kalahkan Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026
Olahraga
Porturin Targetkan Bawa Pulang Empat Emas untuk Indonesia di Asia Pacific Deaf Multi Sport Championship
Asia Pacific Deaf Multi Sport Championship harus digunakan semaksimal mungkin karena sistem perlombaan ini memiliki poin yang bagus.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
Porturin Targetkan Bawa Pulang Empat Emas untuk Indonesia di Asia Pacific Deaf Multi Sport Championship
Olahraga
Jersey 'Last Dance' Jordan Terjual Seharga Rp 190,65 Miliar, Penanda Puncak Era Basket sebagai Fenomena Budaya Global
Ia mengenakan jersey tersebut pada gim ketiga Final NBA 1998, yang merupakan musim terakhirnya bersama Chicago Bulls.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Jersey 'Last Dance' Jordan Terjual Seharga Rp 190,65 Miliar, Penanda Puncak Era Basket sebagai Fenomena Budaya Global
Olahraga
UEFA Nations League, Inggris dan Spanyol Kompak Raih Kemenangan
Timnas Inggris dan Spanyol sama-sama mengamankan poin dan optimisme untuk laga berikutnya.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
UEFA Nations League, Inggris dan Spanyol Kompak Raih Kemenangan
Indonesia
Lifter Rahmat Erwin Raih Emas Asian Games 2026 dan Pecahkan Rekor, Langsung Ditelepon Presiden Prabowo
Prabowo menelpon melalui panggilan video dari kediaman Prabowo di Hambalang, Sabtu (26/9) sore.
Dwi Astarini - Senin, 28 September 2026
Lifter Rahmat Erwin Raih Emas Asian Games 2026 dan Pecahkan Rekor, Langsung Ditelepon Presiden Prabowo
Tekno
Risiko Jantung Mengintai di Balik Maraknya Fenomena 'Mendadak Atlet'
Tren olahraga ekstrem seperti lari dan Hyrox kian marak, namun fenomena mendadak atlet tanpa cek kesehatan justru memicu risiko fatal henti jantung!
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Risiko Jantung Mengintai di Balik Maraknya Fenomena 'Mendadak Atlet'
Tekno
Huawei Smartwatch GT Series Diklaim Bisa Tahan hingga 21 Hari, Cocok untuk Aktivitas Olahraga
Huawei GT Series diklaim mampu bertahan hingga 21 hari untuk penggunaan ringan. Simak daya tahan HUAWEI WATCH GT 6 dan GT Runner.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2026
Huawei Smartwatch GT Series Diklaim Bisa Tahan hingga 21 Hari, Cocok untuk Aktivitas Olahraga
Bagikan