Trump 'Ancam' Uni Eropa Jika Menang Pilpres, Jualan di AS Harus Mau Keluar Banyak Uang
Calon Presiden AS, Donald Trump. (Foto: Partai Republik AS)
MerahPutih.com - Calon presiden AS dari Partai Republik Donald Trump mengatakan pada acara kampanye Selasa malam pekan ini bahwa Uni Eropa (UE) harus membayar 'harga yang mahal' jika ia memenangkan pemilu.
Berbicara pada suatu acara di Pennsylvania, Trump mengemukakan pemikirannya tentang bagaimana AS akan bekerja sama dengan UE dalam hal perdagangan dan komentarnya mendukung sentimen ekonomi saat ini di Brussels, yang dapat merugikan Eropa miliaran dolar.
"Mereka (negara Eropa) tidak mengambil mobil kita. Mereka tidak mengambil produk pertanian kita. Mereka menjual jutaan mobil di Amerika Serikat. Tidak, tidak, tidak, mereka harus membayar harga yang mahal," ujarnya, dikutip dari Euronews, Kamis (31/10).
Hal ini terjadi setelah Trump sebelumnya mengusulkan tarif potensial sebesar 10 persen pada semua barang Uni Eropa diekspor ke Amerika Serikat, yang dapat berdampak besar pada industri berbasis ekspor di Eropa dan mengganggu hubungan perdagangan luar negeri terbesarnya.
Baca juga:
Trump 'Serang' Harris di New York Sambil Singgung Soal Deportasi
Saat eksportir UE bersiap menghadapi kemungkinan kendala, data dari Komisi Eropa menggarisbawahi kerentanan ekonomi yang dipertaruhkan, dengan Jerman, Italia, dan Irlandia memimpin daftar negara paling terpengaruh.
Seperti yang disoroti Piero Cingari dari Euronews dalam laporannya untuk Euronews Business, meskipun China melampaui Amerika Serikat sebagai mitra barang utama Uni Eropa pada tahun 2020, AS tetap menjadi mitra dagang terbesar Eropa secara keseluruhan jika jasa dan investasi disertakan. (ikh)
Bagikan
Berita Terkait
NATO Hentikan Pasokan Info Intelijen ke AS Imbas Trump Ngotot Ambil Kendali Greenland
Trump Tetap Salahkan Rusia di Balik Rencana Ambil Greenland
Israel Belum Siap Serangan Balasan, Trump Batalkan Serangan ke Iran
[HOAKS atau FAKTA]: Seperti Venezuela, Donald Trump Ancam Tangkap Prabowo jika Lakukan Perusakan Terhadap Alam
Obsesi Donald Trump Caplok Greenland Bakal Jadi Lonceng Kematian NATO
Trump Kritik Pasukan Khusus Denmark Cupu, Gagal Lindungi Greenland dari Rusia-China
Trump Kembali Ancam Iran, Siap Ambil Tindakan Keras
Bahas Tarif Trump dan Impor Energi, Menko Airlangga Datangi KPK
Ancaman Terbaru Trump, AS Kenakan Tarif 25% ke Negara Rekan Dagang Aktif Iran
Unggahan di Truth Social, Trump Mengklaim Sebagai Presiden Sementara Venezuela