'Travelling' Bersama Lansia, Tetap Seru Lho!
Travelling Bersama Lansia, Tetap Seru Lho! (Foto: Pixabay/Pasja1000)
SALAH satu momen menyenangkan yang jarang bisa didapatkan adalah berlibur bersama orang tua kita. Setelah menikah dan membina rumah tangga, mungkin kamu akan sangat jarang bertemu mereka. Liburan menjadi kesempatan berharga untuk menghabiskan waktu bersama orangtua menceritakan kejadian sehari-hari yang kita alami ketika mereka tidak ada di sekitar kita.
Tetapi mengajak orangtua yang sudah lansia untuk pergi travelling ke tempat jauh pastinya membutuhkan banyak persiapan. Lansia juga perlu perhatian khusus sama seperti anak-anak. Melansir laman smartertraveler, Apa saja ya kira-kira yang perlu disiapkan?
Baca juga:
4 Tips Praktis Meredakan Nyeri dan Pegal saat Pergi Liburan
1. Asuransi
Banyak orang yang masih meremehkan asuransi perjalanan karena menganggap bisa menangani kondisi-kondisi kritis yang tentunya tidak diinginkan.
Tetapi jika berpergian ke tempat jauh apalagi sampai ke luar negeri, membuat asuransi perjalanan untuk lansia sepertinya harus diprioritaskan mengingat biaya pengobatan di luar negeri akan jauh lebih mahal.
Baca juga:
Perhatikan Sekitar dan Tetap Waspada saat 'Selfie' di Tempat Wisata Air
Asuransi perjalanan akan menanggun biaya medis, dengan begitu kamu tidak perlu khawatir kekurangan uang ketika berada di luar negeri.
2. Bawa Obat
Rata-rata lansia mengidap penyakit tertentu. Kamu harus menyiapkan semua obat-obatan yang biasa dipakai dan bersedia membawanya selama travelling.
Baca juga:
Obat yang Harus Dibawa Selama Traveling
Meskipun asuransi perjalanan menjamin seluruh kebutuhan obat dan kamu bisa mencari rumah sakit terdekat tetapi untuk mencegah kambuhnya penyakit semakin parah, membawa obat-obatan merupakan satu hal yang harus dilakukan.
3. Sediakan Popok Dewasa
Jangan biarkan lansia menahan keinginan untuk buang air karena hal tersebut dapat memicu penyakit kronis. Sediakan popok dewasa terutama ketika kamu berencana mengajak mereka untuk datang ke tempat wisata yang luas sehingga mereka tidak perlu khawatir kebablasan.
4. Perhatikan Ramalan Cuaca
Tubuh lansia sudah sangat rapuh. Sehingga perubahan cuaca yang ekstrim bisa memicu penyakit-penyakit ringan seperti demam, flu, dan batuk.
Baca juga:
Liburan di Musim Hujan, Kenapa Tidak?
Daripada liburan menjadi tidak nyaman karena menahan sakit, kamu perlu memperhatikan ramalan cuaca sebelum berencana travelling. Cuaca yang sejuk sangat cocok bagi lansia yang ingin travelling.
5. Menginap di Villa
Usahakan untuk menginap di villa dan hindari hotel yang lantainya tinggi. Meskipun di hotel sudah pasti ada lift tetapi villa merupakan opsi yang tepat untuk lansia.
Baca juga:
Liburan ke Bangkok? Berikut Rekomendasi Penginapan Murah dan Nyaman
Suasana villa cenderung seperti rumah sendiri yang akan membuat lansia dengan cepat beradaptasi. Mereka juga tidak perlu berjalan jauh untuk mencapai kamar sehingga mereka tidak akan kelelahan atau sampai mengalami cidera tulang. (mar)
Bagikan
Ananda Dimas Prasetya
Berita Terkait
Menpar Widiyanti Bantah Bali Sepi Wisatawan, Data 2025 Tunjukkan Tren Positif
Resorts World Genting Jalin Kemitraan Kemitraan Strategis dengan Stakeholder Pariwisata, Bersiap Kenalkan Eufloria
Whoosh Jadi Incaran Turis Asing, Hampir 300 Ribu WNA Malaysia Datang Cuma Buat Naik
88 Ribu Penumpang Gunakan Kereta Api dari Daop 1 Jakarta Selama Libur Akhir Pekan Isra Mikraj, Yogyakarta Masuk Tujuan Tertinggi
Long Weekend Isra Mikraj, Jumlah Penumpang Kereta Cepat Whoosh Meningkat
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur