Liburan

'Travelling' Bersama Lansia, Tetap Seru Lho!

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 12 Juli 2019
'Travelling' Bersama Lansia, Tetap Seru Lho!

Travelling Bersama Lansia, Tetap Seru Lho! (Foto: Pixabay/Pasja1000)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SALAH satu momen menyenangkan yang jarang bisa didapatkan adalah berlibur bersama orang tua kita. Setelah menikah dan membina rumah tangga, mungkin kamu akan sangat jarang bertemu mereka. Liburan menjadi kesempatan berharga untuk menghabiskan waktu bersama orangtua menceritakan kejadian sehari-hari yang kita alami ketika mereka tidak ada di sekitar kita.

Tetapi mengajak orangtua yang sudah lansia untuk pergi travelling ke tempat jauh pastinya membutuhkan banyak persiapan. Lansia juga perlu perhatian khusus sama seperti anak-anak. Melansir laman smartertraveler, Apa saja ya kira-kira yang perlu disiapkan?

Baca juga:

4 Tips Praktis Meredakan Nyeri dan Pegal saat Pergi Liburan

1. Asuransi

'Travelling' Bersama Lansia, Tetap Seru Lho!
Siapkan asuransi perjalanan (Foto: Pixabay/Free-Photos)

Banyak orang yang masih meremehkan asuransi perjalanan karena menganggap bisa menangani kondisi-kondisi kritis yang tentunya tidak diinginkan.

Tetapi jika berpergian ke tempat jauh apalagi sampai ke luar negeri, membuat asuransi perjalanan untuk lansia sepertinya harus diprioritaskan mengingat biaya pengobatan di luar negeri akan jauh lebih mahal.

Baca juga:

Perhatikan Sekitar dan Tetap Waspada saat 'Selfie' di Tempat Wisata Air

Asuransi perjalanan akan menanggun biaya medis, dengan begitu kamu tidak perlu khawatir kekurangan uang ketika berada di luar negeri.

2. Bawa Obat

'Travelling' Bersama Lansia, Tetap Seru Lho!
Bawa persediaan obat (Foto: Pixabay/Qimono)

Rata-rata lansia mengidap penyakit tertentu. Kamu harus menyiapkan semua obat-obatan yang biasa dipakai dan bersedia membawanya selama travelling.

Baca juga:

Obat yang Harus Dibawa Selama Traveling

Meskipun asuransi perjalanan menjamin seluruh kebutuhan obat dan kamu bisa mencari rumah sakit terdekat tetapi untuk mencegah kambuhnya penyakit semakin parah, membawa obat-obatan merupakan satu hal yang harus dilakukan.

3. Sediakan Popok Dewasa

'Travelling' Bersama Lansia, Tetap Seru Lho!
Sediakan popok dewasa (Foto: Pixabay/Saulo_Prata)

Jangan biarkan lansia menahan keinginan untuk buang air karena hal tersebut dapat memicu penyakit kronis. Sediakan popok dewasa terutama ketika kamu berencana mengajak mereka untuk datang ke tempat wisata yang luas sehingga mereka tidak perlu khawatir kebablasan.

4. Perhatikan Ramalan Cuaca

'Travelling' Bersama Lansia, Tetap Seru Lho!
Perhatikan ramalan cuaca (Foto: Pixabay/Free-Photos)

Tubuh lansia sudah sangat rapuh. Sehingga perubahan cuaca yang ekstrim bisa memicu penyakit-penyakit ringan seperti demam, flu, dan batuk.

Baca juga:

Liburan di Musim Hujan, Kenapa Tidak?

Daripada liburan menjadi tidak nyaman karena menahan sakit, kamu perlu memperhatikan ramalan cuaca sebelum berencana travelling. Cuaca yang sejuk sangat cocok bagi lansia yang ingin travelling.

5. Menginap di Villa

'Travelling' Bersama Lansia, Tetap Seru Lho!
Menginap di villa (Foto: Pixabay/Dimitrisvetsikas)

Usahakan untuk menginap di villa dan hindari hotel yang lantainya tinggi. Meskipun di hotel sudah pasti ada lift tetapi villa merupakan opsi yang tepat untuk lansia.

Baca juga:

Liburan ke Bangkok? Berikut Rekomendasi Penginapan Murah dan Nyaman

Suasana villa cenderung seperti rumah sendiri yang akan membuat lansia dengan cepat beradaptasi. Mereka juga tidak perlu berjalan jauh untuk mencapai kamar sehingga mereka tidak akan kelelahan atau sampai mengalami cidera tulang. (mar)

#Liburan #Tips Liburan #Juli Liburan #Usia Lansia #Wisata
Bagikan
Ditulis Oleh

Ananda Dimas Prasetya

nowhereman.. cause every second is a lesson for you to learn to be free.

Berita Terkait

Indonesia
Menpar Widiyanti Bantah Bali Sepi Wisatawan, Data 2025 Tunjukkan Tren Positif
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menegaskan Bali tidak sepi wisatawan. Sepanjang Januari–November 2025, kunjungan mencapai 12,2 juta wisatawan.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 04 Februari 2026
Menpar Widiyanti Bantah Bali Sepi Wisatawan, Data 2025 Tunjukkan Tren Positif
Travel
Resorts World Genting Jalin Kemitraan Kemitraan Strategis dengan Stakeholder Pariwisata, Bersiap Kenalkan Eufloria
Resorts World Genting melakukan penguatan kehadirannya di pasar Indonesia melalui penandatanganan kerja sama strategis.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Januari 2026
Resorts World Genting Jalin Kemitraan Kemitraan Strategis dengan Stakeholder Pariwisata, Bersiap Kenalkan Eufloria
Indonesia
Whoosh Jadi Incaran Turis Asing, Hampir 300 Ribu WNA Malaysia Datang Cuma Buat Naik
Jumlah penumpang Whoosh WNA mencapai 401.282 orang, naik 60 persen dibandingkan tahun 2024 sebanyak 251.525 penumpang.
Wisnu Cipto - Senin, 26 Januari 2026
Whoosh Jadi Incaran Turis Asing, Hampir 300 Ribu WNA Malaysia Datang Cuma Buat Naik
Indonesia
88 Ribu Penumpang Gunakan Kereta Api dari Daop 1 Jakarta Selama Libur Akhir Pekan Isra Mikraj, Yogyakarta Masuk Tujuan Tertinggi
Hingga Sabtu (17/1) pagi pukul 08.00 WIB, sebanyak 16.412 penumpang terpantau sudah memadati stasiun untuk berangkat menuju berbagai kota di Pulau Jawa
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 17 Januari 2026
88 Ribu Penumpang Gunakan Kereta Api dari Daop 1 Jakarta Selama Libur Akhir Pekan Isra Mikraj, Yogyakarta Masuk Tujuan Tertinggi
Indonesia
Long Weekend Isra Mikraj, Jumlah Penumpang Kereta Cepat Whoosh Meningkat
Penumpang kereta cepat Whoosh naik saat long weekend Isra Mikraj. 20 ribu orang diprediksi berangkat dengan Whoosh.
Soffi Amira - Kamis, 15 Januari 2026
Long Weekend Isra Mikraj, Jumlah Penumpang Kereta Cepat Whoosh Meningkat
Indonesia
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Ancol kini menggelar promo tiket masuk seharga Rp 35 ribu. Nantinya, pengunjung mendapatkan voucher makan senilai Rp 20 ribu.
Soffi Amira - Kamis, 15 Januari 2026
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Indonesia
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Larangan pergerakan kapal pada malam hari di wilayah perairan Taman Nasional (TN) Komodo.
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Januari 2026
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Indonesia
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Menjadi representasi transformasi layanan kereta api dari sekadar moda transportasi menjadi bagian dari ekosistem pariwisata.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Indonesia
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Aktivitas perjalanan di Cirebon selama Nataru mencerminkan tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat sekaligus meningkatnya minat perjalanan wisata berbasis kereta api.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Indonesia
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Perjalanan dengan kereta api kini dimaknai sebagai momen menikmati waktu, suasana, dan keindahan alam di sepanjang jalur rel.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Januari 2026
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Bagikan