'Traveling' Sambil Bisnis, Ini Tips Memulai Usaha Jastip Bagi Pemula

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Rabu, 04 September 2019
'Traveling' Sambil Bisnis, Ini Tips Memulai Usaha Jastip Bagi Pemula

Kamu bisa cari uang sambil traveling (Foto: Pexels/freestocks.org)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PUNYA hobi traveling itu berfaedah banget. Mau di dalam atau di luar negeri. Kamu bisa traveling sambil menghasilkan pundi-pundi uang. Ya, kamu bisa berbisnis jasa titip alias jastip. Bisnis ini semakin ngetren. Terutama di kalangan traveler.

Nah, apakah kamu tertarik berbisnis jastip? Bagi kamu yang baru mau mulai usaha jastip. Tidak perlu khawatir, bisnis ini mudah untuk kamu geluti. Kamu bisa mengikuti beberapa tips yang disarankan laman Airpaz ini.

Baca juga:

Mengintip Keuntungan 'Jastip' Oleh-Oleh Saat Liburan

1. Banyak-banyak cari informasi

Cari informasi sebanyak mungkin (Foto: Pexels/Caio Resende)

Sebelum kamu memberikan penawaran ke calon pelanggan. Cari tahu dulu semua hal tentang destinasi traveling kamu. Ada barang-barang bagus apa saja yang bisa kamu jual kepada pelanggan.

Misalnya kalau kamu melancong ke Korea Selatan. Di negeri ginseng yang lagi hype semisal kosmetik ala K-Pop. Dengan mengetahui berbagai macam informasi. Kamu pun tidak perlu bingung lagi cari produk yang akan kamu jual ketika tiba di sana.

2. Kalkulasikan dengan teliti sebelum menentukan harga

Tarif untuk jastip jangan lebih dari 10% harga asli barang (Foto: Pexels/Breakingpic)

Jangan sampai salah menghitung barang yang ingin kamu jual. Cermatlah dalam menentukan harga jual barang kepada pelanggan. Jangan sampai kamu malah rugi nantinya. Bukannya untung tapi kamu malah buntung.

Baca juga:

Suka Beli Barang dari Luar Negeri tapi Tak Sempat Keluar? Coba Aplikasi Jastip Ini

Namun, kamu juga harus tahu diri untuk memasang harga. Jika terlalu mahal pelanggan kamu bisa kabur semua. Tarif untuk jastip biasanya sekitar 5%-10% dari harga asli barang. Jangan lebih dari itu. Ingat yang kamu jual ialah jasa kamu. Bukan barangnya.

3. Gunakan sistem pembayaran di muka

Kamu tidak akan rugi jika menggunakan sistem pembayaran di muka (Foto: Pexels/Artem Beliaikin)

Ada dua jenis sistem pembayaran yang bisa kamu gunakan. Bayar di muka atau bayar ketika barang diterima. Keduanya memiliki kekurangan dan juga kelebihan. Sebagai pemula, lebih baik kamu gunakan sistem pembayaran di muka.

Dengan menggunakan sistem pembayaran di muka, kamu tidak akan rugi. Kamu bisa meminimalisir pembatalan pemesanan pelanggan. Selain itu, jika menggunakan sistem pembarayan di muka. Kamu tidak perlu menyediakan modal awal untuk berbelanja barang.

Jadi bagaimana sahabat Merah Putih, tertarik usaha jastip sambil traveling? (ikh)

Baca juga:

Empat Barang Kece Dari Jepang Ini Bisa Kamu Beli Melalui Jastip

#Jastip #Liburan #Traveling #Tips Traveling #Traveling Cerdas #Tips Liburan
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Indonesia
Liburan Idul Adha Berujung Maut, 1 Keluarga Ditemukan Tewas Dalam Tenda Kemping
Satu keluarga ditemukan tewas di dalam tenda saat berkemah di Temanggung, Jawa Tengah. Polisi menduga keracunan makanan, autopsi dan pemeriksaan forensik masih berlangsung.
Wisnu Cipto - Jumat, 29 Mei 2026
Liburan Idul Adha Berujung Maut, 1 Keluarga Ditemukan Tewas Dalam Tenda Kemping
Fun
Pilihan Asik Short Escape di PIK, Liburan Panjang Tetap Seru Tanpa Harus Keluar Jakarta
Kawasan Pantai Indah Kapuk (PIK) menawarkan banyak pilihan lokasi berlibur singkat tanpa harus bepergian terlalu jauh, tetapi tetap seru dan asik.
Wisnu Cipto - Kamis, 28 Mei 2026
Pilihan Asik Short Escape di PIK, Liburan Panjang Tetap Seru Tanpa Harus Keluar Jakarta
Fun
Bosan Main HP Selama Libur Panjang? Coba 9 Aktivitas Seru Ini di Rumah!
Digital detox saat liburan bisa dilakukan dengan membaca, memasak, berkebun, olahraga ringan, hingga melukis.
Wisnu Cipto - Kamis, 28 Mei 2026
Bosan Main HP Selama Libur Panjang? Coba 9 Aktivitas Seru Ini di Rumah!
Indonesia
Libur Idul Adha, 22 Ribu Tiket Kereta Cepat Whoosh Jakarta-Bandung Ludes dalam Sehari
Untuk mengantisipasi lonjakan penumpang selama libur Idul Adha, Whoosh menambah enam perjalanan tambahan
Wisnu Cipto - Rabu, 27 Mei 2026
Libur Idul Adha, 22 Ribu Tiket Kereta Cepat Whoosh Jakarta-Bandung Ludes dalam Sehari
Fun
5 Ide Kegiatan Seru di Rumah saat Long Weekend, Hemat tapi Tetap Menyenangkan!
Ide kegiatan seru di rumah saat long weekend ini bisa kamu lakukan. Dompet pun tetap aman dan liburan menyenangkan.
Soffi Amira - Kamis, 14 Mei 2026
5 Ide Kegiatan Seru di Rumah saat Long Weekend, Hemat tapi Tetap Menyenangkan!
Indonesia
Daftar Lengkap 9 Kereta Tambahan Libur Panjang Kenaikan Isa Almasih, Kota Yogyakarta Hingga Surabaya Jadi Favorit
Selama periode tersebut, Daop 1 Jakarta mengoperasikan total 68 perjalanan KA reguler ditambah delapan unit perjalanan dari Stasiun Gambir serta satu perjalanan dari Stasiun Pasar Senen
Angga Yudha Pratama - Senin, 11 Mei 2026
Daftar Lengkap 9 Kereta Tambahan Libur Panjang Kenaikan Isa Almasih, Kota Yogyakarta Hingga Surabaya Jadi Favorit
Berita Foto
Kolaborasi Hadirkan Tiket Green Perkuat Tren Sustainable Travel di Indonesia
Co-Founder & Chief Marketing Officer tiket.com, D Gaery Undarsa, dalam konferensi pers Tiket Green di Jakarta, Rabu (22/4/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 22 April 2026
Kolaborasi Hadirkan Tiket Green Perkuat Tren Sustainable Travel di Indonesia
Indonesia
Rekor Pecah! Angkutan Lebaran 2026 KAI Tembus 5 Juta Penumpang, Okupansi Blambangan Ekspres Gila-Gilaan
Lonjakan ini membuktikan kepercayaan masyarakat yang terus meningkat terhadap efisiensi dan keamanan kereta api
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 04 April 2026
Rekor Pecah! Angkutan Lebaran 2026 KAI Tembus 5 Juta Penumpang, Okupansi Blambangan Ekspres Gila-Gilaan
Indonesia
10 Kereta Api Jarak Jauh Paling Laris Selama Libur Long Weekend Wafat Yesus Kristus 2026
Anne menyarankan masyarakat segera merencanakan perjalanan melalui kanal resmi agar terhindar dari kehabisan jadwal idaman
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 04 April 2026
10 Kereta Api Jarak Jauh Paling Laris Selama Libur Long Weekend Wafat Yesus Kristus 2026
Fun
Usai Libur Lebaran Merasa Lesu dan Tak Semangat? Ini yang Disebut Post Holiday Blues
Merasa lesu setelah Lebaran? Kenali post holiday blues, kondisi emosional usai liburan yang bikin malas dan sulit fokus. Ini penjelasannya.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 30 Maret 2026
Usai Libur Lebaran Merasa Lesu dan Tak Semangat? Ini yang Disebut Post Holiday Blues
Bagikan