Wisata

Traveler Keren Wajib Lakukan Hal Ini

Dwi AstariniDwi Astarini - Rabu, 20 Juni 2018
Traveler Keren Wajib Lakukan Hal Ini

Jadi turis juga ada aturannya. (foto: Pixabay/rawpixel)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PARIWISATA merupakan salah satu industri besar dunia. Ketika sektor lain melambat atau bahkan melemah, pariwisata tetap marak dan diminati. Itulah mengapa semua negara berlomba-lomba memoles wilayah mereka jadi destinasi wisata yang layak.

Keindahan alam, keunikan budaya, hingga festival jadi jualan yang tak pernah habis saya tariknya. Avonturir pun tak pernah kering hasrat untuk berkunjung ke berbagai wilayah di dalam maupun luar negeri. Namun, pesatnya perkembangan pariwisata bukanlah tak membawa efek minus. Tingkah laku para traveler yang tak bertanggung jawab kerap merusak atau bahkan tak mengghargai destinasi wisata tersebut. Tentu kamu masih ingat kan kelakuan pengunjung berswafoto dengan merusak hamparan bunga amarilys di Yogyakarta.

Well, tingkah traveler yang seperti itu pastilah enggak keren. Tidak sepantasnya pengunjung justru malah merusak. Biar jadi traveler yang keren, berikut Merahputih.com berikan tipsnya.

1. Buka Pikiran

Buka pikiran jadi aturan paling pertama bagi traveler. (Foto: Pixabay)

World Tourism Organizaton (WTO) telah mengeluarkan kode etik global untuk pariwisata. Aturan paling pertama dalam kode etik tersebut ialah membuka pikiran. Dengan membuka pikiran kepada hal-hal baru, pengalamanmu akan bertambah. Selain itu, membuka pikiran akan membuatmu lebih dihargai dan diterima warga lokal.

dalam hal membuka pikiran, kamu juga harus menjadi toleran dan menghargai perbedaan. Amat penting untuk mengamati tradisi sosial dan budaya setempat. Kamu bisa belajar mengucapkan salam 'halo' dan 'terima kasi' dalam bahasa setempat. Yang tak kalah penting, ketahui juga hal-hal yang tak boleh kamu lakukan di daerah tersebut. Ingatlah, traveler keren ialah traveler yang bisa menghargai daerah yang dikunjungi.


2. Pengertian

Rencanakan perjalanan dengan penuh pengertian. (Foto: Pixabay)

Beberapa negara di dunia mengeluarkan pembatasan kunjungan wisata. Hal itu dipicu berlimpahnya kunjungan wisatawan sehingga mereka mengalami over-tourism. Memang sayang sekali kalau kamu tak bisa pergi ke negara yang membatasi kunjungan turis. Namun, aturan lain yang harus kamu pahami untuk jadi traveler keren ialah: jangan pergi ke tempat yang tak menginginkan dirimu.

Beberapa tujuan wisata dunia, seperti Venezia dan Brcelona, tengah mengalami gejolak protes akibat lonjakan jumlah wisatawan. Jika kamu hendak berwisata ke sana, pastikan kunjunganmu tak menyinggung warga lokal.


3. Beli Produk Lokal

Beli produk lokal buatan tangan perajin. (Foto: Pixabay)

Langsung membeli produk dari tangan perajin atau pembuat aakan sangat mendukung perekonomian lokal. Jadi saat berwisata, selalu pilih buah tangan buatan lokal alih-alih membeli produk yang dibuat massal di pabrik.


4. Ramah Lingkungan

Tata cara hidup ramah lingkungan berlaku universal di mana saja. Untuk itu, selalu usahakan menjadi traveler yang ramah lingkungan. Banyak cara yang bisa kamu lakukan, semisal jangan tinggalkan lampu menyala di kamar hotel, matikan air saat keluar dari hotel, atau selalu gunakan angkutan umum jika memungkinkan.

Tingkatkan level ramah lingkungan kamu dengan mengeliminasi penggunaan plastik, pilih botol minum pakai ulang alih-alih botol plastik sekali pakai. Jika berwisata ke alam, tahan keinginan kamu untuk memetik apalagi menginjak bunga, menebang kayu, atau mencoret-coret pohon.


5. Jangan Tinggalkan Jejak

Jangan tinggalkan jejak sampah atau coretan. (Foto: Pixabay)

Jejak yang dimaksud tentu saja bukan jejak kaki dari perjalanan kamu, melainkan sampahmu. Selain itu, jejak juga bisa berupa ukiran nama atau barang tertentu yang sengaja ditinggalkan di lokasi wisata. Selalu buang sampah di tempat sampah. Bila perlu, saat berkemas, pastikan kamu enggak membawa kemasan plastik yang bisa merusak lingkungan. Pilihan bisa kamu jatuhkan pada kemasan yang bisa dipakai ulang ataupun didaur ulang.

Jangan berbuat vandal dengan mencoretkan atau mengukirkan namamu di tempat wisata. Dengan begitu, kamu akan ikut andil dalam menjaga tempat itu tetap lestari.

Mudah kan untuk menjadi traveler yang keren. Selalu praktikkan tiap kali berwisata ya.(dwi)

#Wisata #Wisatawan
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Love to read, enjoy writing, and so in to music.

Berita Terkait

Travel
Resorts World Genting Jalin Kemitraan Kemitraan Strategis dengan Stakeholder Pariwisata, Bersiap Kenalkan Eufloria
Resorts World Genting melakukan penguatan kehadirannya di pasar Indonesia melalui penandatanganan kerja sama strategis.
Dwi Astarini - Rabu, 28 Januari 2026
Resorts World Genting Jalin Kemitraan Kemitraan Strategis dengan Stakeholder Pariwisata, Bersiap Kenalkan Eufloria
Indonesia
Whoosh Jadi Incaran Turis Asing, Hampir 300 Ribu WNA Malaysia Datang Cuma Buat Naik
Jumlah penumpang Whoosh WNA mencapai 401.282 orang, naik 60 persen dibandingkan tahun 2024 sebanyak 251.525 penumpang.
Wisnu Cipto - Senin, 26 Januari 2026
Whoosh Jadi Incaran Turis Asing, Hampir 300 Ribu WNA Malaysia Datang Cuma Buat Naik
Indonesia
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Ancol kini menggelar promo tiket masuk seharga Rp 35 ribu. Nantinya, pengunjung mendapatkan voucher makan senilai Rp 20 ribu.
Soffi Amira - Kamis, 15 Januari 2026
Promo Ancol 2026: Tiket Masuk Rp 35 Ribu, Gratis Voucher Makan Rp 20 Ribu
Indonesia
10 Tujuan Favorit Wisatawan Asing Dengan Menggunakan Kereta Api
Konektivitas antarkota yang terhubung langsung dengan kawasan wisata memperkuat daya saing Indonesia sebagai destinasi global, sekaligus memastikan belanja wisatawan mancanegara tersebar ke berbagai daerah.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Januari 2026
10 Tujuan Favorit Wisatawan Asing Dengan Menggunakan Kereta Api
Indonesia
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Larangan pergerakan kapal pada malam hari di wilayah perairan Taman Nasional (TN) Komodo.
Wisnu Cipto - Jumat, 09 Januari 2026
Syahbandar Larang Kapal Wisata Labuan Bajo Berlayar Malam Hari
Indonesia
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Menjadi representasi transformasi layanan kereta api dari sekadar moda transportasi menjadi bagian dari ekosistem pariwisata.
Dwi Astarini - Jumat, 09 Januari 2026
Kereta Panoramic Jadi Favorit Wisata Nataru 2025-2026, Pelanggan Capai 11.819 Orang
Indonesia
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Aktivitas perjalanan di Cirebon selama Nataru mencerminkan tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat sekaligus meningkatnya minat perjalanan wisata berbasis kereta api.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Januari 2026
Cirebon Jadi Tujuan Pariwisata Baru saat Nataru 2026, KAI Catat 274 Ribu Penumpang Kereta Api Turun dan Naik
Indonesia
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Perjalanan dengan kereta api kini dimaknai sebagai momen menikmati waktu, suasana, dan keindahan alam di sepanjang jalur rel.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Januari 2026
Penumpang KA Panoramic Tembus 150 Ribu Orang per Tahun, Bukti Naik Kereta Jadi Tren Baru Berlibur
Indonesia
Wisatawan ke Bali Cuma Naik 3 Persen, Pemerintahkan Salahkan Cuaca Ekstrem
Hingga saat ini arus Natal dan Tahun Baru terpantau cukup terkendali. Sekitar 64 persen masyarakat telah meninggalkan wilayah Jakarta menuju berbagai daerah
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 30 Desember 2025
Wisatawan ke Bali Cuma Naik 3 Persen, Pemerintahkan Salahkan Cuaca Ekstrem
Foto Essay
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Suasana warga piknik bersama keluarga menikmati matahari terbenam di Pantai Pattaya, Chonburi, Thailand, Sabtu (20/12/2025).
Didik Setiawan - Sabtu, 27 Desember 2025
Menikmati Keindahan Senja di Pantai Pattaya, Wajah Lain Wisata Alam Thailand
Bagikan