MerahPutih.com - Konstruksi bangunan kereta cepat atau Light Rapid Transit (LRT) mengalami kejadian roboh di Kecamatan Pulo Gadung, Jakarta Timur, Senin (22/1) pukul 00.20 WIB dini.
Atas peristiwa tersebut, lima pekerja proyek stressing menjadi korban yakni, Rois Julianto (27), Wahyudin (18), Abdul Mupit (30), Ahmad Kumaedi (22), dan Jamal yang belum bisa dimintai keterangan karena masih dalam perawatan.
PT Wijaya Karya (WIKA) yang menangani proyek tersebut menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan publik yang diakibatkan oleh kejadian ini.
"Kami tetap berkomitmen untuk mengutamakan keselamatan dan kesehatan kerja dalam pelaksanaan
pekerjaan Proyek LRT Jakarta," jelasnya melalui siaran pers yang diterima merahputih.com, Senin (22/1).
Lebih lanjut, ia mengaku pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian terkait peristiwa robohnya LRT tersebut.
"Penyebab terjadinya insiden ini masih dalam tahap investigasi oleh pihak terkait," ucapnya. (Asp)

