Ramadan 2018

Tradisi Nyekar Jelang Ramadan, Rezeki Bagi Pedagang Kembang

Eddy FloEddy Flo - Rabu, 16 Mei 2018
Tradisi Nyekar Jelang Ramadan, Rezeki Bagi Pedagang Kembang

Suwarni salah seorang pedagang kembang di TPU Kober, Kramat Jati (MP/Fadhli)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Suasana Taman Pemakaman Umum (TPU) Kober, Kramat Jati tampak sepi. Sudah sedari pagi Wati menunggui kembangnya. Sudah seminggu, para pedagang kembang menjajal peruntungan di kawasan pemakaman tersebut. Sampai Rabu (16/5) sudah cukup banyak peziarah yang membeli kembang milik Wati dan sejumlah pedagang lainnya.

Diakuinya, setiap hari dapat meraup untung hingga Rp 400.000 ribu sejak awal berjualan.

"Hari ini memang agak sepi, mungkin karena terakhir jelang puasa kali," keluh Wati saat diwawancarai, Rabu (16/5).

Pedagang yang sudah empat tahun berjualan kembang itu mengaku, pekerjaan yang digelutinya tidak setiap hari dijalani. Pasalnya, tidak setiap hari juga ada yang melakukan nyekar di sini.

"Musiman (jualannya), kalau harian saya kerjanya kuli cuci," ucap Wati.

Pedagang kembang di TPU
Wati pedagang kembang di TPU Kober (MP/Fadhli)

Bukan hal yang baru jika setiap menjelang Ramadan, para pedagang kembang di area pemakaman umum meraup untung. Tradisi nyekar sebelum puasa yang biasa dilakukan masyarakat membawa rezeki tersendiri bagi para pedagang bunga.

Seperti tradisi masyarakat tanah air pada umumnya, jelang Ramadan dijadikan momentum untuk mengunjungi kerabat yang sudah meninggal dunia atau lazim di sebut nyekar.

Nyekar membawa berkah. Lazimnya, warga yang datang menziarahi makam kaum kerabat dan sanak keluarga menabur bunga di atas pusara. Bukan hanya bunga, tapi yang paling penting tentu saja doa untuk selalu mengingat kematian dan memohon ampun bagi anggota keluarga yang telah meninggal.

Pada saat nyekar tersebut, para pedagang bunga mendapat untung. Tak heran, jelang Ramadan banyak yang beralih profesi sebagai pedagang kembang di kawasan TPU seperti yang dilakukan Wati dan Suwarni. Apalagi keuntungan berdagang kembang melebihi penghasilan dari pekerjaan rutin mereka sehari-hari.

"Lumayan mas, bisa buat sahur dan puasa nanti," kata Wati.

Para pedagang kembang di TPU
Para pedagang kembang di TPU Jeruk Purut, Jakarta Selatan (MP/Fadhli)

Hal senada diungkapkan Linda, teman seprofesi Wati. Dikatakannya, hari ini terbilang sepi yang melakukan upacara nyekar.

"Sabtu dan Minggu kemarin yang ramai, sampai macet di sini," ucap dia.

Sepinya, masyarakat yang datang untuk nyekar berdampak pada pendapatan Linda.

"Kalau lagi ramai bisa nyampe 400-500 ribu (pendapatan) per hari, harga satu kantong plastik Rp5000," imbuhnya.

Hampir sama dengan Pedagang bunga di komplek pemakaman Kober, pedagang bunga di Pemakaman Jeruk Purut Pasar Minggu, Jakarta Selatan juga mengakui hal yang sama.

Suwarni, pedagang kembang Komplek Pemakaman Jeruk Purut mengatakan, hari ini terbilang sepi pengunjung.

"Biasanya hari libur ramainya, kayak kemarin Sabtu-Minggu ramai," ungkap dia.

Ramainya masyarakat yang menggelar upacara nyekar, kata Suwarni, turut membawa kebahagian bagi pedagang bunga, di sekitar sini.

"Kalau lagi rame pendapatan bisa sampai 3-4 Juta perhari," ucapnya.

Wanita parubaya yang sudah menggeluti pekerjaan sejak 30 tahun lalu itu mengaku setiap hari berjualan di kawasan pemakaman Jeruk Purut.

"Setiap hari jualan kembang di sini, pendapatan? Tidak tentu, kalau harian bisa dapat Rp50-200 ribu," ucapnya. (Fdi)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel:

#Tradisi Nyekar #TPU Jeruk Purut #Ramadan
Bagikan
Ditulis Oleh

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.

Berita Terkait

Indonesia
3 Kader Muhammadiyah Gugat Keabsahan Sidang Isbat Ramadan ke MK
Mahkamah Konstitusi menggelar sidang uji materiil UU Peradilan Agama terkait sidang isbat Ramadan. Kader Muhammadiyah menggugat Pasal 52A yang dianggap diskriminatif terhadap metode hisab.
Wisnu Cipto - Rabu, 10 Juni 2026
3 Kader Muhammadiyah Gugat Keabsahan Sidang Isbat Ramadan ke MK
Fashion
Dari Panggung ke Warisan, Ramadan Runway 2026 Kenang Desainer Legendaris
Ramadan Runway berhasil mencatatkan omzet sebesar Rp 7,9 miliar.
Dwi Astarini - Selasa, 31 Maret 2026
Dari Panggung ke Warisan, Ramadan Runway 2026 Kenang Desainer Legendaris
Indonesia
Maknai Idulfitri 2026, MUI Tekankan Pentingnya Hidup Efisien
Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Muhammad Cholil Nafis, mengajak umat Islam menjaga kebersamaan dan nilai-nilai yang telah dibangun selama Ramadan
Frengky Aruan - Jumat, 20 Maret 2026
Maknai Idulfitri 2026, MUI Tekankan Pentingnya Hidup Efisien
Fashion
Sentuhan Etnik Jadi Tren Baru Identitas Modest Wear di Hari Raya
Tren modest wear kini tak hanya berkembang secara global, tetapi juga semakin menguatkan akar lokalnya.
Wisnu Cipto - Jumat, 20 Maret 2026
Sentuhan Etnik Jadi Tren Baru Identitas Modest Wear di Hari Raya
Indonesia
Nyepi 1948 Bareng Ramadan, Menag Sebut Dunia Satu Keluarga Tanpa Sekat
Selain itu, Amati Lelungan memberi kesempatan bagi alam untuk memulihkan keseimbangan, dan Amati Lelanguan mendorong kejernihan batin dengan melepaskan hiburan duniawi
Angga Yudha Pratama - Rabu, 18 Maret 2026
Nyepi 1948 Bareng Ramadan, Menag Sebut Dunia Satu Keluarga Tanpa Sekat
Indonesia
One Way Nasional Diberlakukan di Jalan Tol, Kendaraan Arah Jakarta Dialihkan ke Jalan Arteri
Sebelum one way nasional ini diberlakukan, polisi lebih dulu membersihkan lajur dan rest area.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 18 Maret 2026
One Way Nasional Diberlakukan di Jalan Tol, Kendaraan Arah Jakarta Dialihkan ke Jalan Arteri
Indonesia
7 Terminal Utama di Jakarta Sudah Dipadati Penumpang, Peningkatan Capau 82 Persen
Syafrin juga berujar, jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya, terjadi kenaikan jumlah penumpang meski tidak signifikan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 18 Maret 2026
7 Terminal Utama di Jakarta Sudah Dipadati Penumpang, Peningkatan Capau 82 Persen
Indonesia
Ribuan Pemudik Padati Area Pelabuhan Ciwandan, Puncak Mudik Sudah Terasa
Berdasarkan pantauan di lapangan, pada Rabu dini hari volume kendaraan roda dua mengalami lonjakan yang sangat signifikan dibandingkan dengan hari-hari sebelumnya.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 18 Maret 2026
Ribuan Pemudik Padati Area Pelabuhan Ciwandan, Puncak Mudik Sudah Terasa
Indonesia
Hasil Olah TKP, Polisi Temukan Jerigen Kimia Sumber Ledakan Masjid Jember
Polisi telah memasang garis polisi dan mensterilkan lokasi TKP ledakan masjid agar tidak didekati warga.
Wisnu Cipto - Selasa, 17 Maret 2026
Hasil Olah TKP, Polisi Temukan Jerigen Kimia Sumber Ledakan Masjid Jember
Indonesia
Pemkab Bandung Sediakan Wifi Gratis Kecepatan 100 Mbps di 21 Titik Posko Mudik
Diskominfo juga menyediakan informasi kondisi lalu lintas melalui kamera pengawas (CCTV) yang terintegrasi dengan sistem milik Dinas Perhubungan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 17 Maret 2026
Pemkab Bandung Sediakan Wifi Gratis Kecepatan 100 Mbps di 21 Titik Posko Mudik
Bagikan