Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1
Otomotif

Tips Aman Angkut Sepeda dalam Mobil

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Selasa, 05 Oktober 2021
Tips Aman Angkut Sepeda dalam Mobil

Kenali tips membawa sepeda yang aman dengan mobil (Foto: bashguidelines.org)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PADA masa pandemi, bersepeda merupakan salah satu cara menjaga kesehatan tubuh. Sebagai penggemar sepeda, menggunakan mobil untuk mengangkut sepeda dan perlengkapannya ke lokasi wisata tentu sangat menyenangkan. Asalkan kamu memahami aturan membawa sepeda di mobil, khususnya terkait dengan keselamatan di jalan.

Seperti siaran pers yang diterima dari Auto2000, ada beberapa langkah yang perlu kamu lakukan sebelum membawa sepeda dengan menggunakan mobil, pertama ialah mempelajari payload mobil.

Baca Juga:

Tips Menghadapi Ban Mobil Selip di Jalan Licin

Setiap mobil memiliki payload atau daya angkut maksimal yang wajib dipatuhi oleh pemiliknya. Mobil yang kelebihan beban akan sulit dikendalikan seperti mudah limbung dan kurang stabil, serta membuat komponen penting seperti ban dan rem bekerja ekstra keras.

Pelajari payload mobil (Foto: indiamart)

Apabila dibiarkan, maka risiko celaka sangat besar, terlebih di saat musim hujan. Untuk itu, kamu bisa menghitung daya angkut maksimal dari buku manual kendaraan atau berdiskusi dengan service advisor bengkel.

Langkah yang kedua yakni memasukkan sepeda ke dalam mobil. Memasukkan sepeda ke dalam mobil paling sering dilakukan lantaran mudah dan praktis. Kendati demikian, ada beberapa hal wajib diperhatikan.

Pertama, jangan dipaksakan memasukkan sepeda jika terlalu besar, karena bisa merusak panel interior. Solusinya, kamu bisa melepaskan parts sepeda dan mengumpulkannya ke dalam boks supaya tidak berantakan. Letakkan di tempat yang aman atau diikat supaya tidak terlempar, seperti apabila ada pengereman mendadak.

Kemudian, jangan biarkan sepeda berdiri atau tergeletak begitu saja di dalam mobil tanpa pemegang dan pengikat untuk mencegahnya bergerak. Analoginya sama dengan pemakaian seatbelt untuk mencegah penumpang terlempar ketika kecelakaan, di mana benturan dengan sepeda dapat membahayakan penumpang.

Selanjutnya, pastikan seluruh penumpang dapat duduk nyaman tanpa terganggu keberadaan sepeda. Tidak kalah penting, jangan sampai sepeda menghalangi pandangan pengemudi ke belakang yang dapat menyulitkan.

Perhatikan faktor keamanan dan kenyamanan saat membaw sepeda di mobil (Foto: pixabay/willypomares)


Langkah ketiga yakni memanfaatkan Bike Rack. Penggunaan bike rack membuat kabin lebih lapang dan nyaman karena tidak dipakai untuk membawa sepeda. Ada 2 jenis rak sepeda, yakni dipasang di belakang atau trunk rack dan di atap mobil atau roof bike rack. Sebelum memutuskan menggunakannya, kamu harus memperhatikan beberapa hal.

Pilihlah rak sepeda yang memiliki standar mutu baik dan terjamin. Paling meyakinkan, tentunya bike rack yang dibeli memiliki distributor resmi, sehingga memudahkan bila ada masalah.

Karena dibuat khusus untuk membawa sepeda, kedua jenis bike rack sudah mengikuti standard global terkait keamanan saat dipakai. Kamu tinggal mempelajarinya, termasuk aturan penggunaan, lewat buku panduan yang disertakan dalam paket pembelian.

Langkah keempat yakni perhatikan beberapa hal saat memakai rak sepeda. Aplikasi rak sepeda di atap atau roof bike rack mewajibkan kamu untuk memperhatikan beberapa hal penting.

Baca Juga:

Tips Ampuh Bersihkan Jok Mobil Sesuai dengan Materialnya

Pertama, tinggi mobil akan bertambah dengan adanya sepeda di atap, sehingga menjadi penghalang saat melewati portal seperti gerbang tol otomatis. Kamu bisa meletakkan tanda peringatan di dasbor supaya tidak lupa di atap ada sepeda.

Rak jenis ini juga membuat mobil lebih limbung, khususnya saat ada angin kencang. Terakhir, dibutuhkan waktu lebih untuk naik-turun sepeda dari atap mobil.

Untuk rak sepeda di belakang bagasi atau truck rack, kamu tentu akan mengalami kesulitan parkir di area sempit karena panjang mobil bertambah, mengurangi akses ke bagasi khususnya jenis sedan, dan membatasi daya pandang pengemudi ke belakang.

Selain itu, pastikan panjang sepeda tidak melewati lebar mobil supaya tidak menghalangi pandangan lewat spion samping dan mencegah kecelakaan akibat terlalu lebar. Lepaskan ban sepeda bila ternyata melewatinya, dan simpan di bagasi agar tidak ketinggalan.

Lalu langkah kelima yakni pastikan mobil dalam kondisi prima. Tidak hanya sepeda dan perlengkapan yang harus diperhatikan, mobil yang dipakai juga wajib dalam keadaan prima. Karena, beban mobil yang meningkat jelas membutuhkan mesin yang andal serta perangkat pendukung yang memadai seperti rem, kemudi, dan kaki-kaki mobil. (Ryn)

Baca Juga:

Tips Aman Mengemudi Mobil untuk Mencegah Paparan COVID-19

#Otomotif #Tips Otomotif #Sepeda #Bersepeda
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
Anji, Toni Cu, Willie Salim, dan Jhon LBF Jajal BAIC T1, Tercengang dengan Fitur Advanced Driver Assistance System
Mereka sengaja melepas tangan dan kaki sepenuhnya untuk menjajal fitur intelligent parking assist.
Dwi Astarini - Kamis, 16 Juli 2026
Anji, Toni Cu, Willie Salim, dan Jhon LBF Jajal BAIC T1, Tercengang dengan Fitur Advanced Driver Assistance System
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Pemerintah Akan Pungut Pajak Sepeda
Pemerintah akan memungut pajak sepeda, sesuai informasi yang beredar di media sosial.
Frengky Aruan - Kamis, 16 Juli 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Pemerintah Akan Pungut Pajak Sepeda
Fun
Suzuki XL7 Facelift Siap Meluncur, Varian New Alpha Hybrid Tampil Lebih Sporty dengan Sederet Penyegaran Fitur
Suzuki XL7 Facelift 2026 hadir dengan desain baru dan fitur lebih lengkap. New Alpha Hybrid dibekali 360 Camera, TPMS, DVR, mesin K15B SHVS, serta pilihan warna baru.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 Juli 2026
Suzuki XL7 Facelift Siap Meluncur, Varian New Alpha Hybrid Tampil Lebih Sporty dengan Sederet Penyegaran Fitur
Lifestyle
GAIKINDO Cetak Rekor, GIIAS 2026 Jadi Pameran Otomotif dengan Peserta Merek Terbanyak di Indonesia
GIIAS 2026 akan berlangsung pada 30 Juli hingga 9 Agustus 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City, Kabupaten Tangerang.
Dwi Astarini - Selasa, 14 Juli 2026
GAIKINDO Cetak Rekor, GIIAS 2026 Jadi Pameran Otomotif dengan Peserta Merek Terbanyak di Indonesia
Lifestyle
Wuling Aira EV: Prakiraan Harga, Spesifikasi, dan Fitur
Penggerak roda belakang (Rear Wheel Drive) menjamin penyaluran tenaga lebih optimal saat menghadapi berbagai medan tanjakan kota besar
Angga Yudha Pratama - Senin, 13 Juli 2026
Wuling Aira EV: Prakiraan Harga, Spesifikasi, dan Fitur
Lifestyle
BAIC T1 Hadirkan Kabin Lega sebagai Nilai Lebih, Siap Bersaing di Segmen Mobil Listrik
Dengan mengusung konsep The Spacious Smart EV, BAIC T1 dirancang dengan dimensi yang memberikan ruang kaki dan ruang kepala lebih lapang. 

Dwi Astarini - Kamis, 09 Juli 2026
 BAIC T1 Hadirkan Kabin Lega sebagai Nilai Lebih, Siap Bersaing di Segmen Mobil Listrik
Lifestyle
Spesifikasi BAIC T1, Mobil Listrik Baru dengan Jarak Tempuh 425 Km dan Fitur V2L
Simak spesifikasi lengkap BAIC T1, mulai dari motor 94 hp, baterai LFP, jarak tempuh 425 km, fast charging 25 menit, hingga fitur V2L dan V2V.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 Juli 2026
Spesifikasi BAIC T1, Mobil Listrik Baru dengan Jarak Tempuh 425 Km dan Fitur V2L
Lifestyle
Resmi Tantang Pasar EV Indonesia, BAIC T1 Meluncur dengan Harga Mulai Rp 300 Jutaan
BAIC Indonesia resmi meluncurkan BAIC T1, mobil listrik pertama merek tersebut di Tanah Air. Usung konsep The Spacious Smart EV, dengan harga mulai Rp 300 jutaan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 09 Juli 2026
Resmi Tantang Pasar EV Indonesia, BAIC T1 Meluncur dengan Harga Mulai Rp 300 Jutaan
Lifestyle
Tiket Presale GIIAS 2026 Resmi Dibuka 1 Juli, Diskon hingga 50 Persen
GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026 dipastikan kembali hadir pada 29 Juli hingga 9 Agustus 2026.
Dwi Astarini - Rabu, 01 Juli 2026
Tiket Presale GIIAS 2026 Resmi Dibuka 1 Juli, Diskon hingga 50 Persen
Indonesia
Kemenperin Pastikan PT JAI dan PT SAI Tak Relokasi Fasilitas Produksi ke Vietnam
Kemenperin memastikan PT JAI di Pasuruan dan PT SAI di Mojokerto tidak memindahkan fasilitas produksinya ke Vietnam. Rencana relokasi berhasil ditekan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 30 Juni 2026
Kemenperin Pastikan PT JAI dan PT SAI Tak Relokasi Fasilitas Produksi ke Vietnam
Bagikan