Tips Aman Bersepeda Malam Versi Bike To Work

Yudi Anugrah NugrohoYudi Anugrah Nugroho - Sabtu, 04 Juli 2020
Tips Aman Bersepeda Malam Versi Bike To Work

Bersepeda di malam hari perlu piranti khusus. (Pixabay/Mohamed Hassan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PESEPEDA tunggal, terutama menjadi alat transportasi utama dari kantor menuju rumah dan sebaliknya, sering menemui beragam masalah saat gowes di malam hari. Begitu pula pesepeda rombongan.

Baca juga: Gowes Makin Kece dengan 3 Wireless Earbuds Terbaik 2020

Malam hari jadi tantangan khusus bagi para pesepeda. Selain jarak pandang jadi terbatas di beberapa lokasi tanpa penerangan, juga rawan kecelakaan karena kendaraan tak melihat keberadaan pesepeda.

Meski rawan, banyak peseda rombongan justru menyukai gowes malam. Bagi pesepeda sebagai alat transportasi utama, mau tak mau gowes malam harus ditempuh menuju rumah.

Persiapan matang dan piranti khusus menjadi kunci penting agar kejadian buruk tersebut bisa dihindari. Berikut tips bersepeda aman di malam hari versi Bike To Work, dikutip lama Instagram resmi @b2w_indonesia;



1. Helm Berlampu

Sepeda
Helm berlampu penting digunakan saat gowes malam hari. (Pixabay/Manfredrichter)

Helm, baik bersepeda di pagi, siang, sore, bahkan malam hari, menjadi sebuah keharusan. Selain melindungi dari terik matahari di siang hari, helm sangat berguna untuk melindungi kepala bila terjadi benturan.

Di malam hari, helm dengan lampu di bagian belakang sangat berguna sebagai tanda tambahan agar pengemudi lain mengetahui keberadaan pesepeda.

Banyak pabrikan membuat helm berlampu, namun bila tidak ada bisa digunakan lampu tambahan.



2. Rompi Berwarna Terang

Sepeda
Penggunaan rompi berwarna cerah memberi tanda bagi pengendara lain. (Pixabay/Mircealancu)

Tambahan rompi berwarna terang atau memiliki reflector saat bersepeda di malam hari sangat membantu pengendara lain mengetahui keberadaan pesepeda di jalan bahkan dari kejauhan.

Selain itu, rompi juga berfungsi menahan hawa dingin di malam hari apalagi bagi pesepeda rentan masuk angin. Pastikan rompi digunakan ringan agar tidak menggangu saat gowes.



3. Lampu Depan dan Belakang

Sepeda
Jangan lupa gunakan lampu depan dan belakang. (Pixabay/Aomsin)

Terkadang pesepeda pemula menghiraukan pemasangan lampu depan apalagi belakangan. Hal itu tak terlalu bermasalah bila bersepeda di pagi dan siang hari. Namun, di malam hari menggunakan lampu depan dan belakang menjadi keharusan.

Lampu berfungsi dua, di bagian depan untuk menerangi jalan pesepeda sekaligus tanda bagi pengedara lain, dan di belakang menjadi tanda keberadaan pesepeda.

Gowes malam wajib menggunakan lampu depan dan belakang agar aman dan nyaman.


Baca juga: Bersepeda Menembus Kota, ini Tips agar Aman

4. Velcro

Sepeda
Velcro pada pergelangan kaki agar celana tidak mengganggu kayuhan. (Pixabay/Ryan McGuire)

Jika harus menggunakan celana panjang lantaran celana ketat khusus buat berspeda atau celana pendek habis, kamu bisa gunakan velcro di pergelangan kaki.

Velcro berfungsi semacam mengikat bagian bawah celana agar tidak menyangkut di pengayuh.

Bila tidak ada velcro, kamu bisa menggunakan karet, tali, atau benda semacamnya agar celana bagian bawah tidak menggangu kayuhan.


5. Bel, Lonceng, Klakson

Sepeda
Bel sepeda untuk memberi tanda mendahului atau peringatan bagi pengendara lain. (Pixabay/Cocoparisienne)

Seperti fungsi pada kendaraan lain, bel atau lonceng atau klakson berguna bagi pesepeda untuk memberikan tanda. Bisa tanda ingin mendahului, peringatan, bahkan sebatas menyapa sesama pesepeda.

Kelima piranti khusus tersebut sangat disarankan bahkan wajib bagi pesepeda saat gowes di malam hari. Semakin hari angka kecelakaan melibatkan peseda semakin tinggi. Tetap persiapkan perlengkapan, piranti khusus, dan mematuhi aturan lalu-lintas. (*)

Baca juga: Ini Penjelasan Gear 1, 2, 3 dan 6 di Sepeda Brompton

#Pesepeda #Bersepeda
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Pesepeda Meninggal di Sudirman, Gubernur Pramono: Saya tak Menyalahkan Siapa Pun
Pramono telah memanggil Direktur Utama PT Transportasi Jakarta Welfizon untuk meminta keterangan lebih lanjut.
Dwi Astarini - Rabu, 10 Desember 2025
Pesepeda Meninggal di Sudirman, Gubernur Pramono: Saya tak Menyalahkan Siapa Pun
Indonesia
Pesepeda Meninggal Tertabrak Bus Listrik Transjakarta, Pemprov DKI: Kami Kawal Penanganannya
Pemprov DKI menyampaikan belasungkawa atas tewasnya pesepeda dalam kecelakaan di Jalan Sudirman dan memastikan kasusnya dikawal hingga tuntas.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 09 Desember 2025
Pesepeda Meninggal Tertabrak Bus Listrik Transjakarta, Pemprov DKI: Kami Kawal Penanganannya
Indonesia
Transjakarta Sampaikan Duka atas Meninggalnya Pejabat SKK Migas Akibat Kecelakaan
VP Sekretaris SKK Migas, Hudi Dananjoyo Suryodipuro, meninggal usai menabrak bus Transjakarta di Sudirman. Transjakarta dan polisi benarkan insiden tersebut.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 09 Desember 2025
Transjakarta Sampaikan Duka atas Meninggalnya Pejabat SKK Migas Akibat Kecelakaan
Indonesia
Pejabat SKK Migas Hudi Dananjoyo Meninggal Dunia Usai Terlibat Kecelakaan di Sudirman
Pejabat SKK Migas, Hudi Dananjoyo, meninggal dunia setelah menabrak bus TransJakarta di Jalan Sudirman. SKK Migas menyampaikan duka mendalam.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 09 Desember 2025
Pejabat SKK Migas Hudi Dananjoyo Meninggal Dunia Usai Terlibat Kecelakaan di Sudirman
Indonesia
Puluhan Pesepeda Usia 60 Tahun ke Atas Ikut Gowes dari Jakarta ke IKN
Gowes sepeda ini digelar dengan rute Jakarta - Cirebon - Semarang - Tuban - Surabaya - Banjarmasin - Penajam- Balikpapan - IKN sepanjang 1.500 kilometer.
Dwi Astarini - Kamis, 13 November 2025
Puluhan Pesepeda Usia 60 Tahun ke Atas Ikut Gowes dari Jakarta ke IKN
Indonesia
Dishub DKI Targetkan Pemeliharaan Jalur Sepeda Usai Lampaui Target 2025
Target panjang jalur sepeda hingga 2025 sebesar 250 km telah terlampaui dengan realisasi 314 km
Angga Yudha Pratama - Senin, 28 April 2025
Dishub DKI Targetkan Pemeliharaan Jalur Sepeda Usai Lampaui Target 2025
Indonesia
Dishub DKI Jakarta Bangun 3,8 Km Jalur Sepeda Baru Tahun Ini, Fokus pada Keamanan dan Kenyamanan Pesepeda
Selain pembangunan fisik, Dishub Jakarta juga berkolaborasi dengan berbagai instansi pemerintah dan organisasi non-pemerintah (NGO)
Angga Yudha Pratama - Senin, 28 April 2025
Dishub DKI Jakarta Bangun 3,8 Km Jalur Sepeda Baru Tahun Ini, Fokus pada Keamanan dan Kenyamanan Pesepeda
Indonesiaku
Gowes Persatuan Indonesia dari Tangsel - Bandung Bukti Kehadiran TNI di Tengah Rakyat
Kegiatan untuk merayakan HUT TNI Ke-78 hingga memperkuat persatuan menuju tahun politik 2024 terus dilakukan.
Zulfikar Sy - Minggu, 15 Oktober 2023
Gowes Persatuan Indonesia dari Tangsel - Bandung Bukti Kehadiran TNI di Tengah Rakyat
Fun
Brompton Indonesia Hadirkan 'Three Peaks Challenge'
Brompton Indonesia peringati 17 Agustus dengan 'Three Peaks Challenge'
Febrian Adi - Jumat, 30 Juni 2023
Brompton Indonesia Hadirkan 'Three Peaks Challenge'
Lifestyle
Pesepeda Indonesia Dzaki Wardana Sukses Taklukan Trans Am Bike Race
TABR merupakan salah satu event ultra cycling (bersepeda jarak jauh) bergengsi di dunia
Yudi Anugrah Nugroho - Senin, 26 Juni 2023
Pesepeda Indonesia Dzaki Wardana Sukses Taklukan Trans Am Bike Race
Bagikan