MerahPutih.com - Desainer jenius F1, Adrian Newey, akan meninggalkan Red Bull pada awal 2025. Ia sudah berkontribusi untuk tim Austria tersebut selama dua dekade.
Bersama Red Bull Racing, ia telah memenangi enam gelar juara konstruktor dan tujuh gelar juara pembalap. Selain itu, dia juga memainkan peran kunci dalam kesuksesan tersebut.
Insinyur terkenal asal Inggris itu kini sedang mempertimbangkan masa depannya. Namun, ia belum berpikir untuk pensiun, demikian diungkapkan Motorsport, Selasa (16/7).
Pilihan awalnya termasuk Ferrari, Aston Martin, atau McLaren. Namun, ia menolak Ferrari karena tidak ingin pindah ke Italia dan lebih memilih tinggal di Inggris.
Baca juga:
Tekanan Tinggi, George Russell Dibantu Psikolog untuk Hadapi Balapan F1
Kini, pilihannya tampaknya mengerucut pada McLaren dan Aston Martin. Dalam sebuah wawancara bersama The Sunday Times, Newey mengungkapkan keinginannya untuk bekerja dengan Fernando Alonso dan Lewis Hamilton, yang selama ini belum terlaksana.
“Ada beberapa pembalap yang ingin saya ajak bekerja sama, seperti Hamilton dan Alonso. Sejauh ini, saya belum menemukan tempat atau waktu yang tepat untuk bekerja sama dengan salah satu dari mereka," katanya.
Melalui kata 'sejauh ini', Newey tampaknya memberi petunjuk bahwa telah menemukan tempat dan waktu yang tepat. Dengan menolak tawaran Ferrari, maka tempat Alonso saat ini, Aston Martin, menjadi favorit utama.
Saat ditanya apakah siap bekerja dengan Alonso atau Hamilton pada usia 65 tahun, mengingat gengsi dan tuntutan mereka, Newey merujuk pada pengalamannya bekerja dengan talenta besar dan karakter kuat, seperti Nigel Mansell di Williams dan Max Verstappen di Red Bull.
Baca juga:
Newey juga mengatakan, ia akan menikmati waktu bersama keluarganya di musim panas ini setelah beberapa dekade di Formula 1. (waf)