MerahPutih.com - Pelatih Timnas Vietnam, Kim Sang-sik menjanjikan timnya tampil lebih kuat pada FIFA ASEAN Cup 2026. Hal itu setelah dirinya membawa Vietnam mempertahankan gelar juara ASEAN Championship di edisi 2026.
Kim Sang-sik mengaku bahagia setelah Timnas Vietnam kembali menjadi yang terbaik di Asia Tenggara dengan mengalahkan Thailand. Namun, menurutnya, masih ada banyak ruang untuk meningkatkan performa tim.
Pertama-tama, saya sangat bahagia karena Vietnam berhasil mempertahankan takhta juara. Ada saat-saat sulit, tetapi seluruh tim mampu melewatinya dan meraih pencapaian yang membanggakan,
katanya dikutip dari Thethao247.
Selain mengapresiasi perjuangan para pemain, Kim juga memberikan penghargaan kepada Federasi Sepak Bola Vietnam (VFF) dan suporter. Dukungan penuh publik saat leg kedua final disebutnya memberikan energi tambahan bagi para pemain.
Baca juga:
Timnas Vietnam Dapat Uang Fantastis hingga 37,6 Miliar Dong Usai Juara ASEAN Championship 2026
Kim Sang-sik Soroti Lini Pertahanan
Kim Sang-sik menegaskan Timnas Vietnam tidak boleh terlena meski sukses mempertahankan gelar. FIFA ASEAN Cup 2026 sudah menanti pada 24 September hingga 6 Oktober.
Vietnam tergabung di Grup B bersama Thailand, Filipina, dan Pakistan. Mereka dijadwalkan menghadapi Filipina pada 26 September, Thailand pada 29 September, dan Pakistan pada 2 Oktober.
Jika menjadi juara grup, Vietnam akan tampil di final pada 5 Oktober menghadapi juara Grup A. Grup A diisi tuan rumah Indonesia, Malaysia, Singapura, dan Bangladesh.
Kim Sang-sik menilai Thailand tetap menjadi salah satu lawan berbahaya. Karena itu, ia bersama tim pelatih akan terus memantau kompetisi domestik Vietnam untuk menemukan pemain yang sesuai kebutuhan tim sekaligus menganalisis kekuatan setiap lawan.
V-League akan dimulai pekan depan. Kami akan menganalisis dan memantau pertandingan untuk menyeleksi pemain yang sesuai untuk Timnas Vietnam. Kami juga akan menganalisis lawan untuk mempersiapkan strategi.
Kim cukup puas dengan kekuatan lini depan Vietnam yang dinilai mampu membangun kombinasi, mengontrol tempo, serta memberikan tekanan kepada lawan.
Baca juga:
Namun, lini pertahanan menjadi pekerjaan rumah utama. Kim ingin Vietnam lebih solid ketika menghadapi lawan dengan kualitas lebih tinggi.
Pada turnamen berikutnya, kami harus lebih fokus bertahan dan mampu menghadapi lawan-lawan kuat dari Asia Timur maupun Asia Barat ketika Vietnam tampil di ASEAN Cup. Lini pertahanan menjadi area yang akan saya fokuskan,
jelas Kim Sang-sik.