Tim CdM Indonesia Pantau Persiapan Atlet Pelatnas SEA Games 2021

Andika PratamaAndika Pratama - Jumat, 01 April 2022
Tim CdM Indonesia Pantau Persiapan Atlet Pelatnas SEA Games 2021

Deputi I CdM Teuku Arlan Perkasa Lukman (kanan) berbincang dengan atlet menembak putri nasional Vidya Rafika di Lapangan Tembak Senayan, Kamis (31/3). Foto: NOC Indonesia

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - SEA Games Hanoi 2021 akan digelar dalam hitungan bulan. Para atlet Indonesia juga mulai melakukan persiapan demi mencapai hasil terbaik di event olahraga dwi tahunan tersebut.

Guna mengetahui sejauh mana persiapan atlet, tim Chef de Mission (CdM) Kontingen Indonesia mengunjungi ke dua pelatnas cabor, yakni renang dan panahan.

Baca Juga

Tim Panahan Indonesia Ikut Piala Dunia di Turki sebelum ke SEA Games

Deputi I CdM Kontingen Indonesia, Teuku Arlan Perkasa engatakan mereka ingin mengumpulkan informasi tentang tantangan yang dihadapi cabor selama pelatnas dan bekerja sama untuk mencari solusi terbaik.

"Tujuan kami datang adalah untuk berinteraksi dengan pelatih, atlet, dan ofisial sehingga jalinan kerja sama dalam masa persiapan yang sangat mepet ini, kurang dari 40 hari, dapat dimaksimalkan. Karena itu kami perlu bertemu untuk meningkatkan komunikasi kami," ujar Teuku dalam rilis NOC Indonesia, Jumat (1/4).

Saat berkunjung ke pelatnas renang, tim CdM melihat tim renang melakukan sesi time trial, sementara ketika datang ke pelatnas panahan para atlet sedang melakukan latihan reguler sebagai bagian dari persiapan menuju piala dunia panahan di Antalya, April mendatang.

"Kita tidak usah bicara tentang target. Saya datang ke sini untuk mencari tahu problem apa yang dihadapi di pelatnas. Kita hanya punya waktu yang sangat terbatas jadi kita harus memaksimalkannya," ujar Arlan

Kontingen Indonesia untuk SEA Games Vietnam berkekuatan 738 personel yang terdiri atas 476 atlet, 207 ofisial, dan 55 tenaga pendukung. Indonesia akan berkompetisi pada 31 cabang olahraga, antara lain angkat besi, atletik, balap sepeda, bulu tangkis, karate, menembak, panahan, pencak silat, renang, senam artistik, taekwondo, wushu, kano dan rowing.

Sementara 18 cabang olahraga lainnya adalah anggar, boling, catur, esports, gulat, jujitsu, judo, kickboxing, selam, sepak bola putra, sepak takraw, tenis, tinju, triathlon, voli indoor, voli pantai, basket, vovinam, serta golf.

Keputusan tersebut telah melalui proses review yang dilakukan oleh pakar, akademisi, serta perwakilan KOI dan KONI Pusat. (dka)

Baca Juga

Piala Gubernur DKI Jakarta, Pencarian Bibit Pemain Basket

#NOC Indonesia #SEA Games
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Olahraga
KBRI Tokyo Jadi Penopang Kontingen Indonesia di Asian Games
Bagi kontingen yang harus menjalani persiapan jauh dari rumah, kehadiran perwakilan Indonesia di negara tuan rumah jadi bagian ekosistem pendukung.
Dwi Astarini - Minggu, 20 September 2026
KBRI Tokyo Jadi Penopang Kontingen Indonesia di Asian Games
Olahraga
Asian Games 2026: Kontingen Indonesia Masuk 'Survival Mode', Hadapi Kendala Operasional
Kontingen Indonesia menghadapi sejumlah kendala operasional di awal Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Todotua Pasaribu menyebut tim dalam “survival mode”.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 18 September 2026
Asian Games 2026: Kontingen Indonesia Masuk 'Survival Mode', Hadapi Kendala Operasional
Olahraga
Jaga Keselamatan Atlet, NOC Indonesia Kerahkan Dua Safeguarding Officer di Asian Games Aichi-Nagoya
NOC Indonesia menyiapkan Tabitha Sumendap dan Sophia Hage sebagai Safeguarding Officer untuk melindungi keselamatan dan kesejahteraan atlet di Asian Games 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 15 September 2026
Jaga Keselamatan Atlet, NOC Indonesia Kerahkan Dua Safeguarding Officer di Asian Games Aichi-Nagoya
Olahraga
Kontingen Indonesia Resmi Dikukuhkan, 432 Atlet Bersiap Buru Prestasi di Asian Games 2026
Sebanyak 432 atlet Indonesia resmi dikukuhkan untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Kontingen akan bertanding di 35 cabang olahraga.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 09 September 2026
Kontingen Indonesia Resmi Dikukuhkan, 432 Atlet Bersiap Buru Prestasi di Asian Games 2026
Olahraga
Aice kembali Dukung Tim Indonesia Emas Menuju Asian Games 2026, 3 Tahun Setia Dampingi Atlet
Aice kini kembali memberikan dukungan bagi 432 atlet Indonesia dari 35 cabang olahraga yang akan berlaga pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026, pada 19 September hingga 4 Oktober.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
Aice kembali Dukung Tim Indonesia Emas Menuju Asian Games 2026, 3 Tahun Setia Dampingi Atlet
Olahraga
Erupsi Krakatau Ganggu Penerbangan, Begini Cara Tim Indonesia Tetap Berangkat ke Asian Games 2026
Erupsi Gunung Krakatau berdampak pada keberangkatan Kontingen Tim Indonesia ke Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 07 September 2026
Erupsi Krakatau Ganggu Penerbangan, Begini Cara Tim Indonesia Tetap Berangkat ke Asian Games 2026
Olahraga
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Jersey Tim Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026 mengangkat motif Gorga khas Toba dan Limar dari Sumatera Selatan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 03 September 2026
Jersey Tim Indonesia di Asian Games 2026 Bawa Dua Warisan Budaya Nusantara
Indonesia
CdM Tim Indonesia Ingatkan jangan Sampai Urusan Nonteknis Ganggu Fokus Atlet di Asian Games 2026
Perhatian terhadap persoalan nonteknis diperlukan agar atlet dapat sepenuhnya berkonsentrasi pada pertandingan.
Dwi Astarini - Sabtu, 08 Agustus 2026
CdM Tim Indonesia Ingatkan jangan Sampai Urusan Nonteknis Ganggu Fokus Atlet di Asian Games 2026
Olahraga
NOC Indonesia Pastikan Kirim 432 Atlet ke Asian Games Aichi Nagoya
Asian Games Aichi Nagoya mempertandingkan 469 nomor medali dari 43 cabang olahraga dan 71 disiplin, berkurang 12 nomor dibandingkan Asian Games Hangzhou 2022
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 01 Agustus 2026
NOC Indonesia Pastikan Kirim 432 Atlet ke Asian Games Aichi Nagoya
Olahraga
Jangan cuma Kejar Medali, Atlet Indonesia Didorong Kuliah Bertaraf Global agar Punya Masa Depan
Pembinaan atlet saat ini harus mempersiapkan kehidupan mereka, baik ketika masih aktif bertanding maupun setelah pensiun dari dunia olahraga.
Dwi Astarini - Kamis, 30 Juli 2026
Jangan cuma Kejar Medali, Atlet Indonesia Didorong Kuliah Bertaraf Global agar Punya Masa Depan
Bagikan