Asian Games 2018

Tiga Alasan Milla Layak Dipertahankan Jadi Pelatih Timnas Indonesia

Eddy FloEddy Flo - Minggu, 26 Agustus 2018
Tiga Alasan Milla Layak Dipertahankan Jadi Pelatih Timnas Indonesia

Pelatih Timnas U-23 Luis Milla (Foto: PSSI.org)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.Com - Dibalik tersingkirnya Timnas U-23 dari ajang Asian Games 2018, suara untuk mempertahankan sang pelatih, Luis Milla semakin kencang saja.

Aspirasi publik sepak bola Indonesia untuk tetap memakai jasa pelatih asal Spanyol itu mencuat mana kala ancaman pemecatan menguat dari kubu PSSI melalui Ketua Umum, Edy Rahmayadi.

Luis Milla sendiri mengaku belum mengetahui soal masa depannya di timnas Indonesia. Pelatih asal Spanyol tersebut berniat pulang ke negara asalnya terlebih dulu.

"Saya ingin menganalisis laga ini. Sampai saat ini belum ada yang menghampiri, untuk menyampaikan lanjut atau tidak di Timnas Indonesia," ujar Luis Milla setelah pertandingan melawan UEA.

"Saya akan menyampaikan perpisahan ke pemain untuk kembali ke Spanyol. Saya sebetulnya marah, saat ini saya masih sangat sedih," lanjutnya.

Meski begitu, hampir semua pihak menganggap Luis Milla masih layak menangani Timnas Indonesia. Andritany Ardhiyasa termasuk yang vokal untuk mempertahankan eks penggawa Barcelona itu.

Luis Milla bersama Bima Sakti
Bima Sakti bersama Luis Milla (Foto: Instagram/Bima Sakti)

"Sebagai pemain senior di Asian Games, saya berharap Luis Milla dipertahankan. Sepak bola Indonesia sebelumnya dan saat ini ada perbedaan," tutur Andritany.

Setidaknya, terdapat beberapa alasan Timnas Indonesia untuk tetap mempertahankan Luis Milla. Berikut ini adalah tiga di antaranya:

1. Skema yang Jelas

Di bawah asuhan Luis Milla, Timnas Indonesia memiliki skema permainan yang lebih pasti. Skuat Garuda kerap tampil dengan strategi 4-2-3-1 atau 4-3-3.

Pada awal kedatangannya, para pemain Timnas Indonesia kesulitan memahami taktik Luis Milla. Namun, seiring berjalannya waktu, tim mulai bisa mengikuti strategi pelatih asal Spanyol itu.

Setelah itu, permainan Timnas Indonesia mulai lebih teratur dan dapat dinikmati. Luis Milla membuat Skuat Garuda mampu tampil lebih impresif.

2. Pembinaan Jangka Panjang

Luis Milla terkenal sebagai pelatih yang mampu menangani para pemain muda. Pelatih asal Spanyol itu memiliki reputasi mengembangkan pesepak bola muda.

Luis Milla diwawancara para awak media
Luis Milla saat diwawancara para awak media (Foto: PSSI.org)

Pada masa lalu, Luis Milla terkenal mengorbitkan sejumlah pemain muda timnas Spanyol. Termasuk di antaranya David De Gea, Isco, dan Javi Martinez.

Bukan tidak mungkin, pemain Timnas Indonesia bisa mengorbit apabila ditangani Luis Milla. Toh, sang pelatih memiliki hubungan baik dengan sejumlah klub di Spanyol.

3. Disiplin

Luis Milla terkenal sebagai pelatih yang disiplin. Pelatih asal Spanyol itu tidak segan-segan meninggalkan pemain yang tampil di bawah standar atau tidak disiplin.

Sejumlah pemain bintang Timnas Indonesia sempat tidak dipanggil oleh Luis Milla karena berbagai alasan. Bahkan, pemain sekelas Evan Dimas Darmono saja pernah tidak dipanggil.

Selain itu, Luis Milla mengaplikasi disiplin itu ke atas lapangan. Sejak ditangani Luis Milla, para pemain Timnas Indonesia lebih disiplin dalam menjaga area masing-masing dan mengetahui tugas mereka lebih baik.

Terbukti, sejumlah pemain Timnas Indonesia lebih berkembang sejak ditangani Luis Milla. Mulai dari Evan Dimas, Hansamu Yama, hingga Febri Hariadi semakin impresif di bawah asuhan Milla.(bolaskor.com)

Baca berita menarik lainnya dalam artikel: Partai Besutan Yusril Belum Tentukan Arah Koalisi di Pilpres 2019

#Luis Milla #Timnas U-23 #Timnas Indonesia U-23 #Asian Games 2018
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Eddy Flo

Simple, logic, traveler wanna be, LFC and proud to be Indonesian
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Lirik Meraih Bintang, Lagu Asian Games 2018 yang Meledakkan Karier Via Vallen
Lagu “Meraih Bintang” ciptaan Pay Burman dan dinyanyikan Via Vallen menjadi anthem resmi Asian Games 2018.
Wisnu Cipto - Minggu, 09 Agustus 2026
Lirik Meraih Bintang, Lagu Asian Games 2018 yang Meledakkan Karier Via Vallen
Olahraga
PSSI Kena Denda (Lagi), Laga Kontra Mali Dinilai Cacat Secara Administratif
Padahal, duel Timnas Indonesia U-23 kontra Mali pada 15 dan 18 November 2025 tersebut bergulir tepat pada periode kalender jeda internasional
Angga Yudha Pratama - Kamis, 26 Februari 2026
PSSI Kena Denda (Lagi), Laga Kontra Mali Dinilai Cacat Secara Administratif
Olahraga
PSSI Tunggu Kepastian soal Keikutsertaan Timnas Indonesia di Asian Games 2026
Dilaporkan bahwa peserta Asian Games 2026 merupakan seluruh tim Piala Asia U-23 2026, di mana Timnas Indonesia U-23 tidak ikut serta.
Frengky Aruan - Kamis, 12 Februari 2026
PSSI Tunggu Kepastian soal Keikutsertaan Timnas Indonesia di Asian Games 2026
Olahraga
Timnas Indonesia Tidak Ikut Serta, Peserta Sepak Bola Putra Asian Games 2026 Seluruh Tim Piala Asia U-23 2026
Timnas Indonesia tidak akan ikut serta dalam sepak bola putra Asian Games 2026 yang akan digelar di Aichi-Nagoya, Jepang.
Frengky Aruan - Rabu, 11 Februari 2026
Timnas Indonesia Tidak Ikut Serta, Peserta Sepak Bola Putra Asian Games 2026 Seluruh Tim Piala Asia U-23 2026
Olahraga
[HOAKS atau FAKTA]: Indra Sjafri Latih Timnas Sepak Bola Malaysia demi Balaskan Dendam ke PSSI yang Sudah Memecatnya
Beredar informasi yang menyebut Indra Sjafri kini melatih timnas Malaysia, setelah gagal membawa Tim Garuda capai target SEA Games dan dipecat PSSI.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 31 Desember 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Indra Sjafri Latih Timnas Sepak Bola Malaysia demi Balaskan Dendam ke PSSI yang Sudah Memecatnya
Olahraga
Timnas Indonesia U-23 Tidak Capai Target di SEA Games 2025, PSSI Berhentikan Indra Sjafri
Indra Sjafri juga tidak akan menjadi bagian departemen teknik lagi.
Frengky Aruan - Selasa, 16 Desember 2025
Timnas Indonesia U-23 Tidak Capai Target di SEA Games 2025, PSSI Berhentikan Indra Sjafri
Olahraga
Akan Bertemu Vietnam di Final Sepak Bola Putra SEA Games 2025, Pelatih Timnas Thailand U-23 Singgung Kekalahan dari Indonesia
Thawatchai Damrong-Ongtrakul menyingung kekalahan dari Indonesia di semifinal ASEAN U-23 Championship 2025 pada Juli lalu.
Frengky Aruan - Selasa, 16 Desember 2025
Akan Bertemu Vietnam di Final Sepak Bola Putra SEA Games 2025, Pelatih Timnas Thailand U-23 Singgung Kekalahan dari Indonesia
Olahraga
Hasil Sepak Bola SEA Games 2025: Timnas Vietnam U-23 Kalahkan Malaysia 2-0, Peluang Indonesia untuk Lolos ke Semifinal Terbuka
Timnas Vietnam U-23 lolos ke semifinal sebagai juara Grup B setelah kalahkan Malaysia 2-0.
Frengky Aruan - Kamis, 11 Desember 2025
Hasil Sepak Bola SEA Games 2025: Timnas Vietnam U-23 Kalahkan Malaysia 2-0, Peluang Indonesia untuk Lolos ke Semifinal Terbuka
Olahraga
Link Streaming Laga SEA Games 2025 Timnas Malaysia U-23 Vs Vietnam pada Kamis, 11 Desember 2025 yang Menentukan bagi Indonesia
Grup B sepak bola putra SEA Games 2025 ditutup laga Timnas Malaysia U-23 versus (vs) Vietnam yang bisa disaksikan lewat live streaming.
Frengky Aruan - Kamis, 11 Desember 2025
Link Streaming Laga SEA Games 2025 Timnas Malaysia U-23 Vs Vietnam pada Kamis, 11 Desember 2025 yang Menentukan bagi Indonesia
Olahraga
Jadwal Sepak Bola SEA Games 2025 Hari Ini Kamis, 11 Desember 2025: 4 Laga Digelar, Termasuk Timnas Malaysia U-23 Vs Vietnam yang Menentukan Nasib Indonesia
Apabila Malaysia vs Vietnam seri, peluang Indonesia lolos ke semifinal sebagai runner-up terbaik tertutup meski nantinya menang besar atas Myanmar pada 12 Desember.
Frengky Aruan - Kamis, 11 Desember 2025
Jadwal Sepak Bola SEA Games 2025 Hari Ini Kamis, 11 Desember 2025: 4 Laga Digelar, Termasuk Timnas Malaysia U-23 Vs Vietnam yang Menentukan Nasib Indonesia
Bagikan