Tidak Ada WNI, Ini Kewarganegaraan 56 Penumpang EgyptAir
EgyptAir (Foto: instagram.com/egaviation_)
MerahPutih Internasional - Pesawat EgyptAir dengan nomor penerbangan MS804 dan rute penerbangan dari Paris, Prancis menuju Kairo, Mesir hilang dari pantauan radar di atas Laut Mediterania. Pesawat mengangkut 56 penumpang, yang kebanyakan warga negara Mesir dan 10 kru.
Menurut keterangan EgyptAir, pesawat mengangkut 56 penumpang termasuk dua balita dan satu anak-anak. Sedangkan 10 kru awak pesawat, termasuk tiga di antara adalah petugas keamanan.
Dilansir dari Guardian, EgyptAir merilis data kewarganegaraan penumpang berdasarkanmanifest, berikut rinciannya:
1. WN Mesir sebanyak 30 orang
2. WN Prancis sebanyak 15 orang
3. WN Irak sebanyak 2 orang
4. WN Kanada sebanyak 1 orang
5. WN Belgia sebanyak 1 orang
6. WN Inggris sebanyak 1 orang
7. WN Kuwait sebanyak 1 orang
8. WN Arab Saudi sebanyak 1 orang
9. WN Inggris sebanyak 1 orang
10. WN Sudan sebanyak 1 orang
11. WN Chad sebanyak 1 orang
12. WN Portugis sebanyak 1 orang
13. WN Aljazair sebanyak 1 orang
Tim masih melakukan pencarian di sekitar lokasi terakhir pesawat terlihat, yaitu sekitar 280 kilometer dari pantai Mesir. Pesawat semestinya tiba di Kairo pada pukul 03:15 waktu Mesir.
BACA JUGA:
Bagikan
Berita Terkait
Tim Evakuasi Dikerahkan ke Titik Koordinat Terakhir Pesawat Patroli KKP Hilang Kontak
Pesawat Patroli KKP Hilang, Dirjen Ipunk Terbang ke Maros Kawal Langsung Pencarian
Kronologis Pesawat Patroli KKP Hilang Kontak di Maros, Sempat Terdeteksi Keluar Jalur
Bantimurung Jadi Posko Pencarian Pesawat ATR Hilang Kontak, Helikopter TNI AU Diterjunkan
ATR Hilang Kontak di Maros Ternyata Pesawat Patroli KKP
Kemenhub Luruskan Pesawat ATR Hilang Kontak di Maros Bawa 10 Orang: 7 Kru dan 3 Penumpang
Pesawat ATR 400 Yogyakarta-Makassar Hilang Kontak di Maros, Angkut 11 Orang
Daftar Lengkap Kontestan 16 Besar dan Jadwal Terbaru Piala Afrika 2025
Pesawat BRO Skydive Indonesia Jatuh dan 'Nyungsep' di Sawah Karawang, Lima Awak Dipastikan Selamat
Resmi! Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia Meluncur November 2025 di Universitas Al-Azhar Kairo Mesir