Thirtytree Luncurkan Terrestrial, Album Debut Refleksi Manusia Memandang Alam

Wisnu CiptoWisnu Cipto - Minggu, 09 Agustus 2026
Thirtytree Luncurkan Terrestrial, Album Debut Refleksi Manusia Memandang Alam

Thirtytree lepas album baru bertajuk Terrestrial. (Foto: dok/thritytree)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Dentuman musik yang raw, atmosferik, sekaligus ethereal kini resmi hadir lewat album debut Thirtytree bertajuk Terrestrial.

Album ini bukan sekadar kumpulan lagu, melainkan sebuah manifesto musikal yang mengajak pendengar berhenti sejenak, menatap ke dalam diri, lalu kembali menyadari posisi manusia sebagai bagian kecil dari alam semesta.

Baca juga:

Rayakan Ulang Tahun ke-30, Wonwoo SEVENTEEN Hadirkan Lagu Baru 'Spring, Summer, Fall, Winter'

Perjalanan Kreatif Dua Tahun

Dikerjakan selama kurang lebih dua tahun, Terrestrial memuat 10 lagu dengan alam sebagai benang merah utama. Proses kreatif ini merekam perubahan cara pandang para personel Thirtytree yang mulai melihat dunia dari perspektif lebih luas.

Lagu “If” menjadi representasi utama gagasan besar album ini. Dengan metafora cahaya kunang-kunang, Thirtytree membicarakan cinta dan kesadaran. Nuansa hangat bercampur melankolis membuat komposisi ini terasa intim sekaligus sarat perasaan.

Baca juga:

Makna Mendalam Lagu 'Indonesia Pusaka' yang Terus Menghidupkan Semangat Bangsa

Usung Sinkronisasi Hubungan Manusia dengan Alam

Visual album diterjemahkan Evelyn Kosasih melalui karya oil pastels on paper, yang merepresentasikan konsep besar hubungan manusia dengan alam.

Kesadaran ekologis Thirtytree juga diwujudkan lewat kerja sama dengan komunitas Sadar Lemari dan Pakai Lagi.

Merchandise album berupa t-shirt, tote bag, kotak pensil, hingga gantungan kunci dibuat dengan konsep upcycling, mengolah limbah tekstil dan plastik menjadi produk baru.

Langkah ini menegaskan pesan album: hubungan manusia dengan alam tidak berhenti pada kesadaran, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata sehari-hari.

Baca juga:

Makna Lagu 'Indonesia Raya Karya WR Supratman, Menyatukan Indonesia

Eksplorasi Genre dan Kolaborasi

Eksperimen musikal juga tampak pada lagu “Hope” yang menyentuh Modern Jazz dan Post Rock, serta “Leaves” yang memadukan Pop Disko era 1980-an dengan nuansa musik 2000-an.

Produksi album dipercayakan kepada Ali Akbar Sugiri sebagai produser untuk tujuh lagu, sementara proses mixing dan mastering ditangani Aristyo Setyawan.

Kolaborasi lintas musisi turut memperkaya materi album. Pada “Hope”, Thirtytree menggandeng Doni Sundjoyo (contrabass) dan Qadra Shaku Hachi (perkusi). (far)

#Lagu Baru #Album Baru #Kelestarian Ekosistem
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
'Observasi Transisi', Babak Baru Adhitia Sofyan dalam Menyusuri Perubahan
Rilisan ini menawarkan kembali pengalaman memiliki sebuah karya secara utuh.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
'Observasi Transisi', Babak Baru Adhitia Sofyan dalam Menyusuri Perubahan
ShowBiz
Tsaqib Rilis 'Maju Satu Satu', Lagu Romantis tentang Bertahan Bersama
Lagu ini membawa cerita tentang cinta, kebahagiaan, serta keinginan untuk menjalani kehidupan bersama orang yang dicintai hingga akhir.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Tsaqib Rilis 'Maju Satu Satu', Lagu Romantis tentang Bertahan Bersama
ShowBiz
Sajama Cut Perluas 'Cowabunga' lewat Edisi Deluxe dan Tujuh Interpretasi Baru
Cowabunga Deluxe dirilis sebagai paket double CD pada 11 September 2026.
Dwi Astarini - Rabu, 23 September 2026
Sajama Cut Perluas 'Cowabunga' lewat Edisi Deluxe dan Tujuh Interpretasi Baru
ShowBiz
King Nassar Hadirkan 'Astaga Naga', Dangdut dan Kisah Cinta yang Membingungkan
Lagu ini juga mengangkat kisah asmara yang diwarnai perasaan bimbang dan ketidakpastian.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
King Nassar Hadirkan 'Astaga Naga', Dangdut dan Kisah Cinta yang Membingungkan
ShowBiz
Hanaria Tuangkan Patah Hati dan Penerimaan dalam 'Aku Peluklah Sepi'
Lagu ini menjadi ruang refleksi mengenai patah hati, proses mengenali diri, hingga perjalanan menuju penerimaan.
Dwi Astarini - Selasa, 22 September 2026
Hanaria Tuangkan Patah Hati dan Penerimaan dalam 'Aku Peluklah Sepi'
Fun
Makna Lirik 'Ghost' Jhené Aiko, Ketenangan di Tengah Kehilangan
Lagu “Ghost” dari Jhené Aiko menghadirkan nuansa R&B intim tentang kehilangan, kenangan, dan proses melepaskan bayangan masa lalu yang masih menghantui.
Wisnu Cipto - Minggu, 20 September 2026
 Makna Lirik 'Ghost' Jhené Aiko, Ketenangan di Tengah Kehilangan
ShowBiz
'Misery', Luapan Frustrasi Pupsies di Tengah Rutinitas yang Melelahkan
Lagu ini menangkap perasaan ketika seseorang berada dalam situasi yang membuat sesak, tetapi tetap harus menjalani hari seperti biasa.
Dwi Astarini - Jumat, 18 September 2026
'Misery', Luapan Frustrasi Pupsies di Tengah Rutinitas yang Melelahkan
ShowBiz
'VOID', Ruang Eksperimen Baru Adnan Veron dan hbrp
VOID mengajak pendengar memasuki sebuah ruang kosong untuk menemukan hal-hal yang sering kali luput terdengar di tengah riuhnya kehidupan.
Dwi Astarini - Rabu, 16 September 2026
'VOID', Ruang Eksperimen Baru Adnan Veron dan hbrp
ShowBiz
'meet me in my head', Album Debut Rol3ert setelah Setahun Menjembatani Jepang dan Dunia
Album 'meet me in my head' dijadwalkan rilis pada 21 Oktober mendatang.
Dwi Astarini - Rabu, 16 September 2026
'meet me in my head', Album Debut Rol3ert setelah Setahun Menjembatani Jepang dan Dunia
ShowBiz
'A Million Stars', Debut Singkat Waxtape dengan Energi Punk 90-an
'A Million Stars' menjadi kelanjutan dari demo EP Waxtape yang dirilis pada 2023.
Dwi Astarini - Selasa, 15 September 2026
'A Million Stars', Debut Singkat Waxtape dengan Energi Punk 90-an
Bagikan