The Rain Rayakan 10 Tahun Lagu 'Terlatih Patah Hati' dengan Versi Akustik

Febrian AdiFebrian Adi - Selasa, 21 November 2023
The Rain Rayakan 10 Tahun Lagu 'Terlatih Patah Hati' dengan Versi Akustik

The Rain rilis kembali lagu 'Terlatih Patah Hati'. (Foto: Dok/The Rain)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

“BERTEPUK sebelah tangan (sudah biasa).. Ditinggal tanpa alasan (sudah biasa)… Penuh luka itu pasti, tapi aku tetap bernyanyi..”

Penggalan lirik lagu Terlatih Patah Hati dari The Rain tersebut, telah menjadi himne bagi mereka yang menjadi 'kuat' berkat perlakuan 'jahat' mantan. Lagu The Rain yang dirilis pada 2013 itu berhasil melekat di hati orang-orang yang memiliki nasib yang sama.

Meskipun tetap produktif merilis karya, namun tidak ada rilisan The Rain yang mampu menyamai kesuksesan album pertama mereka yang dirilis pada 2003. Sempat mengalami beberapa kali aransemen untuk lagu ini, namun The Rain putuskan untuk kembali merilis Terlatih Patah Hati secara independent melalui Heavy Rain Records.

Baca juga:

Aziz Hedra Punya Cerita Cinta Tak Berbalas

“Lagu ini menjadi sebuah soundtrack patah hati yang dinyanyikan dengan lantang, karena semangat yang dibawa oleh lagu ini adalah tentang menertawakan getirnya hidup. Tak menangisi harapan yang pupus, meski hati cedera serius,” jelas The Rain dalam keterangan resmi yang diterima Merah Putih, Senin (20/11).

Ditulis dan mulai direkam sejak awal 2013, Terlatih Patah Hati sempat beberapa kali mengalami pergantian aransemen, hingga The Rain akhirnya mengajak Stephan Santoso yang merupakan produser dari album-album awal Padi dan Sheila on 7 dalam penggarapan aransemennya.

The Rain juga mengajak Endank Soekamti, sahabat seperjuangan mereka dari Yogyakarta untuk mengisi beberapa bagian vokal di reffrain lagu tersebut. Setelah rampung direkam, The Rain menawarkan masternya ke banyak perusahaan rekaman, namun tidak ada satu pun yang tertarik untuk membeli master rekaman tersebut.

Baca juga:

Emosi Murni Seorang LIA LIA Tertuang dalam EP 'Angst'

View this post on Instagram

A post shared by The Rain (@therainband)

Dalam proses penggarapan aransemennya, The Rain menambahkan beberapa instrumen seperti violin dan akordeon agar nuansa akustiknya terasa lebih kental. Khusus untuk merekam seluruh track vokalnya.

Adapun The Rain kembali ke Slingshot Studio, tempat di mana mereka merekam hampir seluruh bagian lagu Terlatih Patah Hati sepuluh tahun lalu. Proses mastering versi akustik lagu ini juga kembali dipercayakan pada Stephan Santoso, sosok yang bersama The Rain melahirkan Terlatih Patah Hati original version yang didengar selama ini. (far)

Baca juga:

Koil dan .Feast Melebur dalam Lagu 'Tak Ada Wifi di Alam Baka'

#Musik #Musik Indonesia #Musisi Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Febrian Adi

part-time music enthusiast. full-time human.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Zhafari Mengabadikan Riuh Pikiran di Pengujung Malam lewat Album Debut Sisa Malam
Zhafari merangkum serpihan pemikiran, pengalaman pribadi, serta cerita di sekelilingnya yang kemudian diterjemahkan ke dalam berbagai bentuk musikal.
Dwi Astarini - 2 jam, 17 menit lalu
Zhafari Mengabadikan Riuh Pikiran di Pengujung Malam lewat Album Debut Sisa Malam
ShowBiz
'Arah Pulang', Kisah Tentang Jalan yang Selalu Membawa Kembali kepada Seseorang
Secara cerita, lagu ini mengikuti seorang perempuan yang telah mencoba berbagai cara untuk meninggalkan masa lalu.
Dwi Astarini - 2 jam, 26 menit lalu
'Arah Pulang', Kisah Tentang Jalan yang Selalu Membawa Kembali kepada Seseorang
ShowBiz
Makna Lagu 'Purple' Olivia Rodrigo, Kisah Kehilangan Diri dalam Sebuah Hubungan
'Purple' bercerita tentang seseorang yang berusaha menemukan kembali jati dirinya setelah mengalami patah hati.
Dwi Astarini - 2 jam, 37 menit lalu
Makna Lagu 'Purple' Olivia Rodrigo, Kisah Kehilangan Diri dalam Sebuah Hubungan
ShowBiz
CHVRCHES Comeback dengan 'Roses', Bawa Nuansa Rock dan Kritik Sosial
CHVRCHES kembali lewat single 'Roses'. Lauren Mayberry, Martin Doherty, dan Iain Cook membawa nuansa rock lebih tajam sekaligus kritik sosial.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 02 Oktober 2026
CHVRCHES Comeback dengan 'Roses', Bawa Nuansa Rock dan Kritik Sosial
ShowBiz
'Rumah', Tempat Angel Pieters Merawat Luka dan Menemukan Pulang
Bagi Angel, rumah tidak berhenti pada definisi sebuah tempat atau bangunan.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
'Rumah', Tempat Angel Pieters Merawat Luka dan Menemukan Pulang
ShowBiz
Daftar 10 Lagu Teratas Spotify Indonesia September 2026, Raim Laode Dominasi Chart
Simak 10 lagu paling banyak diputar di Spotify Indonesia pada 28 September 2026. Sesi Potret eńau dan Ari Lesmana memimpin chart, disusul Tulus dan Raim Laode.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 02 Oktober 2026
Daftar 10 Lagu Teratas Spotify Indonesia September 2026, Raim Laode Dominasi Chart
ShowBiz
Synchronize Fest 2026 Siapkan Deretan Special Show, Bawa Cerita Lintas Generasi Musik Indonesia
Synchronize Fest 2026 menghadirkan special show Geisha, Project Pop, Warkop DKI, Emo Revival, Reggae Gang hingga Timur Basudara.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 02 Oktober 2026
Synchronize Fest 2026 Siapkan Deretan Special Show, Bawa Cerita Lintas Generasi Musik Indonesia
ShowBiz
Dialog Dini Hari Buka Babak Baru Lewat Album 'Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi', tentang Kehilangan dan Menemukan Kembali
Dialog Dini Hari menghadirkan album terbaru 'Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi' berisi delapan lagu, lahir dari perubahan, kehilangan, dan pencarian rasa rumah.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Dialog Dini Hari Buka Babak Baru Lewat Album 'Rumah Bisa Lahir Sekali Lagi', tentang Kehilangan dan Menemukan Kembali
ShowBiz
D’MASIV Bicara soal Cinta yang Tak Berhenti di Perasaan lewat 'Till We’re Old'
D’MASIV kembali dengan single terbaru 'Till We’re Old', yang mengangkat kisah cinta, komitmen, dan keinginan untuk terus bersama hingga usia senja.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
D’MASIV Bicara soal Cinta yang Tak Berhenti di Perasaan lewat 'Till We’re Old'
ShowBiz
Slowdive hingga Caribou Siap Ramaikan Joyland Sessions 2026, Intip Daftar Lenkap Penampilnya
Joyland Sessions 2026 digelar 28–29 November di GBK City Park, Jakarta. Ada 16 penampil dari 7 negara, termasuk Slowdive dan Caribou.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Slowdive hingga Caribou Siap Ramaikan Joyland Sessions 2026, Intip Daftar Lenkap Penampilnya
Bagikan