Teru Teru Bozu, Boneka Penangkal Hujan Ala Jepang

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Kamis, 24 September 2020
Teru Teru Bozu, Boneka Penangkal Hujan Ala Jepang

Teru teru bozu, boneka penangkal hujan yang berasal dari Jepang. (Foto: Japan Daisuki)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MEMASUKI akhir September, wilayah Jakarta dan sekitarnya sudah mengalami musim penghujan. Di satu sisi, hujan memang merupakan sebuah berkah bagi manusia dan alam sekitarnya.

Namun kadang bete juga ya jika rintik hujan terus-menerus tak ada hentinya. Kalau dalam film animasi Jepang Weathering With You karya Makoto Shinkai, kita tinggal meminta Hina Amano memohon hujan untuk berhenti. Tapi sayangnya Hina hanyalah karakter belaka.

Baca juga:

Belajar Budaya Jepang Lewat Anime 'Rick and Morty'

Tapi jangan khawatir karena ternyata kamu juga bisa meminta cuaca cerah dengan bantuan boneka teru teru bozu lho. Apakah itu boneka penangkal hujan? Yuk simak infonya seperti dikutip dari laman Matcha JP.

Sejarah Teru Teru Bozu

Teru Teru Bozu, Boneka Penangkal Hujan Ala Jepang
Boneka ini biasanya digantung di atap atau jendela. (Foto: Matcha JP)

Teru teru bozu adalah sebuah boneka khas Jepang berwarna putih yang terbuat dari kertas maupun kain. Boneka ini digantung di bawah atap atau jendela untuk menangkal hujan.

Saat ini masyarakat Jepang memang lebih sering menggantungkan teru teru bozu di jendela. Namun, di zaman dahulu boneka itu digantungkan di pohon karena dipercaya memiliki kekuatan spiritual yang dapat mengusir roh jahat bernama Nanten.

Banyak yang mengira teru teru bozu berasal dari Jepang. Padahal sebenarnya boneka peramal cuaca ini pertama kali muncul di Tiongkok lho. Selain itu, pada awalnya boneka kertas ini berbentuk gadis kecil yang membawa sapu.

Baru kemudian berubah bentuk menjadi bozu atau biksu Buddha ketika dibawa ke Jepang pada zaman Heian. Perubahan bentuk ini kabarnya terjadi karena para biksu di Jepang yang memang biasa melakukan ritual seputar cuaca.

Setelah permohonan terkabul dan cuaca menjadi cerah, masyarakat akan menggambar mata dan mulut teru teru bozu lalu menyiram sake di atas kepalanya. Setelahnya, teru teru bozu akan dilepas ke sungai.

Namun ada kalanya teru teru bozu tidak bisa membuat langit menjadi cerah. Jika boneka ini berhasil mengabulkan permohonan, maka kamu harus mengatakan arigatou sebagai ungkapan terima kasih.

Baca juga:

Mengapa Desain Grafis Ala Jepang Bisa Mendunia

Cara pembuatan Teru Teru Bozu

Teru Teru Bozu, Boneka Penangkal Hujan Ala Jepang
Teru teru bozu dapat dibuat hanya dengan tiga bahan sederhana. (Foto: Matcha JP)

Walaupun boneka ini berasal dari Jepang, tidak ada salahnya jika kamu ingin ikut membuatnya. Apalagi cara pembuatannya sangat mudah.

Bahan yang dibutuhkan hanya tiga, yaitu beberapa lembar tisu atau kain, tali untuk menggantung teru teru bozu, dan pulpen untuk menggambar wajahnya.

Pertama ambil tiga lembar tisu dan gulung hingga berbentuk bulat. Kemudian bungkus bulatan itu dengan lembaran tisu terakhir tapi jangan disatukan.

Setelahnya ikatkan tali pada bagian lehernya dan sisakan talinya agar nantinya bisa digantung di jendela. Terakhir, hias wajah teru teru bozu dengan pulpen.

Setelah selesai buat permohonan dan gantungkan boneka buatanmu itu di bawah atap atau di jendela. Mudah sekali bukan? Selamat mencoba dan semoga teru teru bozu berhasil membuat harimu menjadi cerah ya. (sam)

Baca juga:

Jepang Putuskan Tato Bentuk Seni, bukan Tindakan Medis

#Jepang #Budaya Jepang #Musim Hujan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
PSYCHIC FEVER Bakal Sapa Penggemar Indonesia, Bawa Album Terbaru 'DIFFERENT' ke Jakarta
PSYCHIC FEVER from EXILE TRIBE kembali ke Jakarta untuk memperkenalkan album DIFFERENT. Grup ini merekomendasikan lagu 'I Got Ways' sebagai single unggulan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 22 Oktober 2026
PSYCHIC FEVER Bakal Sapa Penggemar Indonesia, Bawa Album Terbaru 'DIFFERENT' ke Jakarta
Indonesia
Kemampuan Intai di Kawasan Pasifik Lemah, Jepang Betekad Miliki Kapal Selam Nuklir
Jepang terus mempertahankan tiga prinsip anti-nuklirnya yang melarang negara tersebut memiliki, memproduksi, dan membawa senjata nuklir ke wilayahnya.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 14 Oktober 2026
Kemampuan Intai di Kawasan Pasifik Lemah, Jepang Betekad Miliki Kapal Selam Nuklir
Indonesia
Janda Presiden Pertama Indonesia Sukarno Didenda Rp 22,5 Juta Oleh Pengadilan Jepang
Dewi melemparkan gelas sampanye ke arah asistennya saat itu di sebuah restoran di kawasan Shibuya, Tokyo, pada 13 Februari tahun lalu
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Oktober 2026
 Janda Presiden Pertama Indonesia Sukarno Didenda Rp 22,5 Juta Oleh Pengadilan Jepang
Berita Foto
Asian Games 2026: Bintang/Sofyan Raih Medali Perak Voli Pantai
Pasangan voli pantai putra Indonesia, Bintang Akbar/Sofyan Rachman Efendi meraih medali perak di Hekinan Ryokuchi Beach Court, Hekinan, Sabtu (3/10/2026).
Didik Setiawan - Sabtu, 03 Oktober 2026
Asian Games 2026: Bintang/Sofyan Raih Medali Perak Voli Pantai
Berita Foto
Asian Games 2026: Tim Sepak Takraw Indonesia Raih Perak Nomor Kuadran
Tim sepak takraw putra Indonesia raih medali perak nomor kuadran putra di Nagoya City Mizuho Park Gymnasium, Nagoya, Jepang, Sabtu (3/10/2026).
Didik Setiawan - Sabtu, 03 Oktober 2026
Asian Games 2026: Tim Sepak Takraw Indonesia Raih Perak Nomor Kuadran
Indonesia
El Nino Kuat Pengaruhi Musim Hujan Jateng, BMKG Prediksi Mulai November 2026
BMKG memprediksi musim hujan Jawa Tengah 2026-2027 dimulai November. El Nino kuat dan IOD positif diperkirakan membuat musim hujan mundur.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 02 Oktober 2026
El Nino Kuat Pengaruhi Musim Hujan Jateng, BMKG Prediksi Mulai November 2026
Berita Foto
Asian Games 2026: Aksi Desak Made Raih Medali Emas Panjat Tebing
Atlet panjat tebing Indonesia Desak Made Rita Kusuma Dewi saat finish pada final di Jepang, Rabu (30/9/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 30 September 2026
Asian Games 2026: Aksi Desak Made Raih Medali Emas Panjat Tebing
Olahraga
Di Motegi Jepang, Marc Marquez Berambisi Jawara Dunia ke-7 Kali
MotoGP dijadwalkan akan memasuki Grand Prix Jepang yang berlangsung di Sirkuit Mobility Resort Motegi, Jepang mulai Jumat (2/10) hingga Minggu (4/10).
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 30 September 2026
Di Motegi Jepang, Marc Marquez Berambisi Jawara Dunia ke-7 Kali
Berita Foto
Asian Games 2026: Alwi Farhan Raih Medali Perunggu Tunggal Putra
Pebulu tangkis tunggal putra Indonesia Alwi Farhan berpose saat upacara penganugerahan medali tunggal putra Asian Games 2026 di Jepang, Selasa (29/9/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 29 September 2026
Asian Games 2026: Alwi Farhan Raih Medali Perunggu Tunggal Putra
Indonesia
Jepang Akhiri Misi Padamkan Kathutla di Indonesia
Helikopter-helikopter tersebut telah melaksanakan lebih dari 40 kali operasi pemadaman kebakaran udara
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 29 September 2026
Jepang Akhiri Misi Padamkan Kathutla di Indonesia
Bagikan