Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Terjadi Lagi, Seorang Ibu Tega Racuni Tiga Anaknya

Zulfikar SyZulfikar Sy - Rabu, 21 Februari 2018
Terjadi Lagi, Seorang Ibu Tega Racuni Tiga Anaknya

Polisi mengevakuasi anak-anak korban ibunya sendiri di Jombang. (MP/Budi Lentera)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Malang betul nasib tiga anak di Sukawati, Gianyar ini. Mereka tewas mengenaskan setelah menenggak obat pembasmi nyamuk yang berikan oleh ibunya sendiri bernama Ni Luh Putu Septyan Parmadani.

Peristiwa tragis ini tepatnya terjadi di Banjar Palak, Desa Sukawati, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, Bali, sekitar pukul 06.40 Wita, Rabu (21/2).

Tiga anak Parmadani yang tewas bernama Ni Putu Diana Mas Pradnya Dewi (6), Made Mas Laksamana Putra Lakis (4), dan yang terakhir Nyoman Kresnandana Putra(2). Ketiga nyawa anak Parmadani tidak bisa diselamatkan, sedangkan sang ibu masih sekarat dengan luka gorok di bagian leher dan pergelangan tangan usai menenggak Baygon.

Peristiwa itu bermula ketika Ni Luh Putu Septyan Parmadani pada Selasa malam pulang ke rumah saudaranya di Sukawati. Lantas sang suami bernama Putu Moh hendak menjemput istri dan ketiga anaknya pulang ke Petang Badung. Kemudian, keduanya berbicara panjang lebar, namun Parmadani masih keukeuh tidak ingin pulang dan suaminya pulang sendiri.

Setelah itu, pada hari ini Rabu 21 Februari 2018 pukul 06.40 Wita, adik kandung Parmadani bernama Yoga mengetuk pintu kamar kakaknya untuk mengambil alat mandi yang berada di kamar kakaknya tersebut. Lama tidak direspons, lantas Yoga membuka paksa jendela kamarnya dan terkejut melihat kakak beserta tiga keponakanannya terbujur kaku di dalam kamar itu.

Kanit Reskrim Polsek Sukawati Iptu Ida Bagus Mas Kencana membenarkan peristiwa tersebut dan belum mendapatkan motif pembunuhan tiga balita tersebut. Polisi saat ini tengah memeriksa suami pelaku.

“Masih dalam pemeriksaan suaminya dan saat ini pelakunya masih kritis di Rumah Sakit Ganeca. Kita belum mendapatkan apa motifnya membunuh tiga anaknya itu,” ungkapnya ketika dikonfirmasi lewat sambungan telefon.

Tiga balita malang yang tewas diracuni ibunya tersebut ditemukan dalam posisi tertidur, sang ibu memegang pisau.

Dari hasil pengamatan di TKP, ditemukan Baygon cair dalam kemasan plastik yang isinya sudah habis, kamar berantakan, di atas karpet ada ceceran cairan diduga Baygon, ditemukan pisau dapur yang berisi bercakan darah.

Kejadian serupa pernah terjadi belum lama ini. Seorang ibu bernama Evi Suliastin (26) mengajak ketiga anaknya untuk minum racun serangga. Ketiga anaknya, Akbar (7 th), Ani (4 th), dan Vivi (7 bln), meninggal dunia, sedangkan sang ibu masih bisa diselamatkan. Peristiwa ini terjadi di Desa Karobelah, Kecamatan Mojoagung, Jombang, Evi Suliastin (26), pada Januari lalu. (*)

Berita ini merupakan laporan dari Raiza Andini, kontributor merahputih.com untuk wilayah Bali. Baca juga berita kasus ibu racun anak di Jombang dalam artikel: Diterpa Masalah Keluarga, Ibu Muda Ajak Tiga Anaknya Minum Racun Serangga

#Bayi Malang #Bali
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Dirjen Imigrasi Tegaskan WNA tak Boleh Jadi Penyelenggara Acara di Indonesia
Kegiatan yang digelar di kawasan Canggu, Bali, tersebut tidak boleh menjadi preseden buruk bagi penegakan aturan keimigrasian.
Dwi Astarini - Sabtu, 25 Juli 2026
Dirjen Imigrasi Tegaskan WNA tak Boleh Jadi Penyelenggara Acara di Indonesia
Indonesia
Dirjen Imigrasi Cekal Dua WN Belanda Penyelenggara Event Lari di Canggu, EO Ikut Diusut
Mereka diduga menjadi penyelenggara acara lari yang belakangan menuai sorotan publik karena dianggap mendiskriminasi warga negara Indonesia.
Dwi Astarini - Sabtu, 25 Juli 2026
Dirjen Imigrasi Cekal Dua WN Belanda Penyelenggara Event Lari di Canggu, EO Ikut Diusut
Indonesia
Viral Dugaan Diskriminasi WNI di Komunitas Lari Entourage Bali, Ni Luh Djelantik Minta Imigrasi Bertindak
Dugaan diskriminasi terhadap WNI oleh komunitas lari Entourage Bali memicu perdebatan di media sosial. Kasus ini kini mendapat perhatian Ni Luh Djelantik.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 24 Juli 2026
Viral Dugaan Diskriminasi WNI di Komunitas Lari Entourage Bali, Ni Luh Djelantik Minta Imigrasi Bertindak
Indonesia
Senator Ni Luh Djelantik Minta Dugaan Diskriminasi WNI oleh Komunitas Lari di Bali Diusut Tuntas
Dugaan diskriminasi itu menuai kritik, terlebih kegiatan lari disebut menggunakan jalan dan fasilitas publik yang dipenuhi peserta. 

Dwi Astarini - Jumat, 24 Juli 2026
Senator Ni Luh Djelantik Minta Dugaan Diskriminasi WNI oleh Komunitas Lari di Bali Diusut Tuntas
Indonesia
Sedihnya, Paus Bungkuk Terdampar di Bali Akhirnya Mati Setelah 5 Jam Penyelamatan Gagal
Seekor paus bungkuk sepanjang 7 meter lebih terdampar di Pantai Perancak, Jembrana, Bali. Meski tim gabungan berupaya menyelamatkan, paus akhirnya mati beberapa jam setelah ditemukan.
Wisnu Cipto - Rabu, 15 Juli 2026
Sedihnya, Paus Bungkuk Terdampar di Bali Akhirnya Mati Setelah 5 Jam Penyelamatan Gagal
Fun
Liburan Jadi Mimpi Buruk, Horor Korea Taboo: The Silent Day Angkat Tradisi Nyepi Bali
Film horor Korea Taboo: The Silent Day mengangkat tradisi Nyepi Bali. Disutradarai Park Kyung-kun, dibintangi Kwon Da-ham, Della Dartyan, dan Sujiwo Tejo. Tayang sekitar September 2026.
Wisnu Cipto - Sabtu, 11 Juli 2026
Liburan Jadi Mimpi Buruk, Horor Korea Taboo: The Silent Day Angkat Tradisi Nyepi Bali
Indonesia
Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik di Bali Dimulai, Target Operasional 2028
Kebutuhan terhadap teknologi ini muncul berangkat dari PR Presiden Prabowo Subianto untuk menyelesaikan masalah sampah dengan cepat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 08 Juli 2026
Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik di Bali Dimulai, Target Operasional 2028
Indonesia
Tega! Bayi Ditinggalkan di Toilet Gerbong 3 Eksekutif KA Sancaka, Polisi Telusuri CCTV
Satreskrim Polresta Surakarta turun tangan mendalami kasus temuan bayi tersebut dengan menelusuri rekaman CCTV di dalam kereta api dan stasiun.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 05 Juli 2026
Tega! Bayi Ditinggalkan di Toilet Gerbong 3 Eksekutif KA Sancaka, Polisi Telusuri CCTV
ShowBiz
AXEAN Festival 2026 Kembali Digelar di Bali, Hadirkan Musisi Asia Tenggara hingga Prancis
AXEAN Festival 2026 kembali hadir di Bali dengan lineup perdana yang menampilkan musisi Indonesia, Asia Tenggara, hingga Prancis.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 26 Juni 2026
AXEAN Festival 2026 Kembali Digelar di Bali, Hadirkan Musisi Asia Tenggara hingga Prancis
Olahraga
Semarak Merah, Toko Ritel Liverpool FC Terbaru di Bali
Toko ritel mandiri Liverpool FC ini berlokasi di Beachwalk Shopping Centre, mencerminkan pertumbuhan Liverpool FC yang berkelanjutan di Indonesia.
Dwi Astarini - Jumat, 19 Juni 2026
Semarak Merah, Toko Ritel Liverpool FC Terbaru di Bali
Bagikan