Terjadi Lagi, Seorang Ibu Tega Racuni Tiga Anaknya
Polisi mengevakuasi anak-anak korban ibunya sendiri di Jombang. (MP/Budi Lentera)
MerahPutih.com - Malang betul nasib tiga anak di Sukawati, Gianyar ini. Mereka tewas mengenaskan setelah menenggak obat pembasmi nyamuk yang berikan oleh ibunya sendiri bernama Ni Luh Putu Septyan Parmadani.
Peristiwa tragis ini tepatnya terjadi di Banjar Palak, Desa Sukawati, Kecamatan Sukawati, Kabupaten Gianyar, Bali, sekitar pukul 06.40 Wita, Rabu (21/2).
Tiga anak Parmadani yang tewas bernama Ni Putu Diana Mas Pradnya Dewi (6), Made Mas Laksamana Putra Lakis (4), dan yang terakhir Nyoman Kresnandana Putra(2). Ketiga nyawa anak Parmadani tidak bisa diselamatkan, sedangkan sang ibu masih sekarat dengan luka gorok di bagian leher dan pergelangan tangan usai menenggak Baygon.
Peristiwa itu bermula ketika Ni Luh Putu Septyan Parmadani pada Selasa malam pulang ke rumah saudaranya di Sukawati. Lantas sang suami bernama Putu Moh hendak menjemput istri dan ketiga anaknya pulang ke Petang Badung. Kemudian, keduanya berbicara panjang lebar, namun Parmadani masih keukeuh tidak ingin pulang dan suaminya pulang sendiri.
Setelah itu, pada hari ini Rabu 21 Februari 2018 pukul 06.40 Wita, adik kandung Parmadani bernama Yoga mengetuk pintu kamar kakaknya untuk mengambil alat mandi yang berada di kamar kakaknya tersebut. Lama tidak direspons, lantas Yoga membuka paksa jendela kamarnya dan terkejut melihat kakak beserta tiga keponakanannya terbujur kaku di dalam kamar itu.
Kanit Reskrim Polsek Sukawati Iptu Ida Bagus Mas Kencana membenarkan peristiwa tersebut dan belum mendapatkan motif pembunuhan tiga balita tersebut. Polisi saat ini tengah memeriksa suami pelaku.
“Masih dalam pemeriksaan suaminya dan saat ini pelakunya masih kritis di Rumah Sakit Ganeca. Kita belum mendapatkan apa motifnya membunuh tiga anaknya itu,” ungkapnya ketika dikonfirmasi lewat sambungan telefon.
Tiga balita malang yang tewas diracuni ibunya tersebut ditemukan dalam posisi tertidur, sang ibu memegang pisau.
Dari hasil pengamatan di TKP, ditemukan Baygon cair dalam kemasan plastik yang isinya sudah habis, kamar berantakan, di atas karpet ada ceceran cairan diduga Baygon, ditemukan pisau dapur yang berisi bercakan darah.
Kejadian serupa pernah terjadi belum lama ini. Seorang ibu bernama Evi Suliastin (26) mengajak ketiga anaknya untuk minum racun serangga. Ketiga anaknya, Akbar (7 th), Ani (4 th), dan Vivi (7 bln), meninggal dunia, sedangkan sang ibu masih bisa diselamatkan. Peristiwa ini terjadi di Desa Karobelah, Kecamatan Mojoagung, Jombang, Evi Suliastin (26), pada Januari lalu. (*)
Berita ini merupakan laporan dari Raiza Andini, kontributor merahputih.com untuk wilayah Bali. Baca juga berita kasus ibu racun anak di Jombang dalam artikel: Diterpa Masalah Keluarga, Ibu Muda Ajak Tiga Anaknya Minum Racun Serangga
Bagikan
Raiza Andini
Berita Terkait
Waspada Potensi Gelombang Tinggi hingga 4 Meter di Perairan Bali pada 27-30 Januari
Pejahat Sadis Rumania Kabur ke Bali, Nikahi WNI Hidup dari Gaji Istri
Cuaca Ekstrem di Bali Bisa Berdampak pada Jaringan Listrik, PLN Imbau Warga Waspada
Cuaca Ekstrem Berpotensi Melanda Sebagian Besar Wilayah Bali hingga 27 Januari
BBMKG Keluarkan Peringatan Dini Angin Kencang dan Gelombang Tinggi di Perairan Bali 20-23 Januari 2026
Buron Pembunuhan Brutal Rumania Kabur ke Indonesia, Pelariannya Berakhir di Bali
Puluhan Sapi Terinfeksi LSD, Bali Lockdown Lalu Lintas Ternak di Jembrana
Kuta Bali Diguncang Gempa Tipe Gerakan Strike Slip M 4,5
BBMKG Keluarkan Peringatan Dini, Tinggi Gelombang di Perairan Bali Berpotensi hingga 4 Meter pada 9-12 Januari 2026
Wisatawan ke Bali Cuma Naik 3 Persen, Pemerintahkan Salahkan Cuaca Ekstrem