MerahPutih.com - PSS Sleman kembali menelan dua kekalahan beruntun di Liga 1 musim 2024/2025 usai kalah dari Persik Kediri dengan skor 0-2 di kandang Stadion Manahan Solo, Jawa Tengah, Senin (19/8).
Gol Macan Putih julukan Persik dicetak R.Fergonzi 17’ dan M.Supriadi 66’. Hasil ini membuat PSS terbenam di dasar klasemen, alias juru kunci dengan poin minus 3 akibat pengurangan poin karena kasus pengaturan skor.
Pelatih PSS, Wagner Agusto Lopes, mengatakan tak menampik jika timnya banyak melakukan kesalahan. Selain itu, juga mengeluhkan passing dan finishing pemain yang tak sesuai instruksi pelatih.
“Tim kita dalam momen tertentu ada kesalahan. Kalau salah satu salah semua. Kita punya kesempatan beberapa momen itu, tetapi passing dan finishing itu salah. Atau, tidak terlalu banyak pemain masuk ke kotak penalti lawan,” ujar Wagner dalam sesi konferensi pers.
Baca juga:
Pengurangan 3 Poin di Awal Liga 1 Pengaruhi Skuad PSS Sleman
Wagner menyebut Super Elja punya kesempatan mencetak gol tapi tidak berhasil. "Jadi kita mau ke depan permainan itu simpel. Kita bisa itu ada ruang kosong bisa cetak gol,” ujarnya
Disinggung terkait pengurangan tiga poin jadi beban tim PSS, dia mengatakan bukan posisi ideal, tetapi timnya harus bisa bangkit. “Kita harus motivasi pemain kita untuk melihat ke depan. Jadi kita tetap motivasi. Kita tetap responsibility,” ungkap Wagner
Sementara itu, Pelatih Persik, Marcelo Rospide, mengaku senang dapat meraih kemenangan apalagi PSS bermain bagus di hadapan ribuan pendukung fanatiknya. “Mereka PSS bermain banyak menyerang. Kita bisa atasi sehingga dapat poin penuh di Solo,” ujar Marcelo. (Ismail/Jawa Tengah)