Film

Terbang: Menembus Langit, Film Inspiratif, Aktor Berkualitas

P Suryo RP Suryo R - Selasa, 17 April 2018
Terbang: Menembus Langit, Film Inspiratif, Aktor Berkualitas

Laura Basuki & Dion Wiyoko. Memerankan karakter asli. (Foto: MP/Ikhsan Digdo)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SATU lagi film Indonesia yang akan segera tayang pada 19 April mendatang. Film keluaran rumah produksi Demi Istri Production dan Susanti Dewi memberikan kisah inspiratif yang diangkat dari kisah nyata. Film Terbang Menembus Langit berkisah tentang perjuangan motivator ternana Onggy Hianata meraih kesuksesan.

Film ini hasil garapan Fajar Nugros yang juga merangkap sebagai penulis skenario. Film ini memakan durasi tonton selama lebih kurang 120 menit.

Aktor Berkualitas

Film berkualitas tidak akan berhasil tanpa adanya pemain yang berkualitas pula. Begitu pula dengan film Terbang: Menembus Langit. Dion Wiyoko menjadi Onggy yang beradu peran dengan Laura Basuki sebagai Candra, istri Onggy. Selain itu sejumlah nama seperti Melissa Karim, Marcel Darwin, Delon Thamrin, Dinda Hauw, Aline Adita, Baim Wong, dan Erick Estrada turut terlibat dalam film tersebut.

"Awalnya terlibat, ditelpon sama mbak Santi. Sempat baca sinopsis dan skenario. Suka banget sama ceritanya dan memang pingin banget kerja sama mas Fajar," papar Laura Basuki dalam temu pers itu.

laura basuki
Laura Basuki, grogi membawakan karakter asli. (Foto: MP/Ikhsan Digdo)

Sepanjang film akan mengulik kisah hebat perjuangan seorang Onggy Hianata yang tidak pernah menyerah meraih impian menjadi orang sukses. Liku-liku kehidupan pilu sudah menjadi makanan sehari-hari karakter yang diperankan oleh Dion Wiyoko itu.

Sang Sutradara Fajar Nugros tidak mau melewatkan kesempatan itu. Pria kelahiran Yogyakarta 29 Juli 1979 melihat kisah Onggy harus difilmkan agar masyarakat dapat memetik pelajaran berharga. Hal itulah yang menjadi nilai moral yang tidak boleh dilewatkan pecinta film Indonesia.

"Kisah ini kita pilih untuk bikin film karena saya pikir Indonesia memerlukan contoh kisah kerja keras dari banyaknya suku dan agama di Indonesia. Bila bekerja keras kita bisa meraih mimpi bagi siapapun juga," kata Fajar.

Setting Waktu

Dalam film ini menampilkan periode waktu yang berbeda. Film ini menampilkan latar waktu tahun 70an hingga tahun 1998. Selain itu, ada tiga latar tempat dalam film ini, seperti Kalimantan Utara (Tarakan), Surabaya, dan Jakarta.

Onggy mengawali perjuangannya meraih kesukses di tanah kelahirannya Tarakan, Kalimantan Utara. Kemudian ia pergi ke Surabaya dan bertemu dengan wanita pujaan hatinya, Candra.

Melanjutkan cita-citanya sebagai orang sukses, Onggy pun memutuskan merantau ke Jakarta bersama sang istri. Di ibu kota kemudian Onggy mengadu nasib untuk menuai keberhasilan dan kesuksesan. "Pembuatan film Terbang ini jadi pengalaman yang menarik karena film periode pertama yang pernah kita buat," terang Susanti.

Dion Wiyoko
Dion Wiyoko, berusaha menggambarkan inspirasi karakter utama. (Foto: MP/Ikhsan Digdo)

Pemain Lokal

Totalitas dilakukan oleh Fajar dan Susanti dengan melibatkan orang lokal untuk mengisi beberapa karakter. Menurut Susanti hal ini menjadi kesulitan sendiri bagi tim produksi.

Pasalnya mereka mengalami kendala saat melakukan proses syuting. Bukannya disambut warga lokal malah disangka penipu, itu yang dirasakan tim produksi Demi Istri Production. Sebab casting menjadi hal tidak biasa bagi warga tarakan. Hingga akhirnya tim bekerja sama dengan media lokal untuk mendapatkan kepercayaan kepada para peserta casting dan warga lokal Tarakan.

"Yang menarik juga Tarakan belum penah ada syuting film. Tahun lalu tim casting ke sana cari talent lokal mereka dicuekin seminggu karena istilah casting tidak familiar bagi mereka," cerita Susanti.

Benar saja, salah satu pemain lokal yang bernama Alexander mengakui hal itu. Ia sempat tidak percaya casting yang dilakukan kru Terbang: Menembus Langit. Namun Alexander tidak bisa menahan keinginannya bermain film. Anak lelaki yang akrab disapa Alex ini berperan sebagai salah satu keponakan Onggy.

"Saya ngerasanya awalnya penipuan tapi penasaran, akhirnya diterima (castingnya)," kata Alex.

Karakter Asli

Dion Wiyoko dan Laura Basuki tentunya memiliki tantangan sendiri sebagai pemeran utama. Keduanya memiliki tantangan yang agak mirip. Betapa tidak, Dion dan Laura tidak bisa sembarangan memerankan karakter mereka. Sebab karakter yang mereka perankan ialah karakter hidup, bukan karakter fiktif.

Menurut Dion, ia merasa sedikit terbebani karena memerankan karakter Onggy yang inspiratif. Karenanya ia harus bisa maksimal untuk memberikan gambaran Onggy yang inspiratif kepada penonton.

"Kalau enggak bisa memerankan dengan baik, ya pasti penonton pun akan langsung menilai film ini kurang baik," tutur Dion Wiyoko.

terbang menembus langit
Terbang: Menembus Langit, film inspiratif yang wajib tonton. (Foto: MP/Ikhsan Didgdo)

Hampir senada dengan Dion, Laura sedikit merasa kesulitan untuk berakting sebagai karakter hidup. Namun bersama kesulitan itu istri Leo Sanjaya itu mengambil pelajaran dari tokoh asli Candra. Sehingga dengan menanyakan langsung kepada tokoh asli memudahkan Laura mendapatkan gambaran tokoh yang ia perankan.

Meskipun ia mengaku agak grogi jika ditonton dengan Candra yang asli. Maklum ia takut sang tokoh asli merasa dirinya tidak sempurna memerankan karakter itu.

"Sebenarnya ada kelebihan dan takut juga memerankan orang yang masih hidup. Cuma kelebihannya, aku bisa ketemu orangnya langsung, jadi bisa tanya-tanya," tutur Laura Basuki.

Sahabat Merah Putih pasti makin penasaran sama film ini. Jangan lupa ya tonton film ini 19 April nanti. Sama keluarga cocok banget deh. Tapi kalau mau sama pacar sah-sah aja kok. (ikh)

#Film Indonesia #Dion Wiyoko #Laura Basuki #Delon Idol
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

ShowBiz
4 Rekomendasi Film Indonesia di Netflix yang Wajib Ditonton Selama September 2026
Empat film indonesia berikut bisa menjadi rekomendasi tontonan di Netflix.
Yusuf Abdillah - Rabu, 02 September 2026
4 Rekomendasi Film Indonesia di Netflix yang Wajib Ditonton Selama September 2026
ShowBiz
Rachel Amanda Bintangi Film Horor 'Hasut', Kisah Healing yang Berujung Bencana
Rachel Amanda membintangi film horor psikologis Hasut yang tayang 8 Oktober 2026. Film ini mengisahkan empat sahabat menjalani ritual penyembuhan di hutan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 01 September 2026
Rachel Amanda Bintangi Film Horor 'Hasut', Kisah Healing yang Berujung Bencana
ShowBiz
'Autopsy: Dead Body Can Talk', Kisah Dokter Forensik Ungkap Kematian Tak Wajar
Film forensic psychological thriller 'Autopsy: Dead Body Can Talk' mengisahkan dokter forensik dr. Sumi Hastri dalam mengungkap kematian tak wajar.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 01 September 2026
'Autopsy: Dead Body Can Talk', Kisah Dokter Forensik Ungkap Kematian Tak Wajar
ShowBiz
Film 'Bapakmu Kiper' Angkat Kisah Ayah dan Anak Lewat Sepak Bola Tarkam, Dibintangi Fedi Nuril
Bapakmu Kiper, film drama olahraga garapan Oddy Harahap yang mengangkat hubungan ayah dan anak melalui sepak bola tarkam. Dibintangi Fedi Nuril dan Ali Fikry.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 01 September 2026
Film 'Bapakmu Kiper' Angkat Kisah Ayah dan Anak Lewat Sepak Bola Tarkam, Dibintangi Fedi Nuril
ShowBiz
Derby Romero dan Anya Geraldine Bintangi Film 'Dewi Siluman Ular', Kisah Pernikahan dengan Jin Berujung Teror
Film horor 'Dewi Siluman Ular' garapan Starvision disutradarai Azhar Kinoi Lubis. Dibintangi Anya Geraldine dan Derby Romero, tayang 12 November 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 01 September 2026
Derby Romero dan Anya Geraldine Bintangi Film 'Dewi Siluman Ular', Kisah Pernikahan dengan Jin Berujung Teror
ShowBiz
Urban Legend Banjar Diangkat Jadi Film Horor, 'Pirunduk' Bawa Kisah Dendam yang Belum Selesai
Pirunduk, film horor yang mengangkat urban legend Banjar, Kalimantan Selatan, tentang arwah gentayangan yang menuntut balas. Tayang 22 Oktober 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 31 Agustus 2026
Urban Legend Banjar Diangkat Jadi Film Horor, 'Pirunduk' Bawa Kisah Dendam yang Belum Selesai
ShowBiz
Oki Rengga Hadapi Dilema Aneh di Film 'Gak Ada Matinya', Ayah yang Sudah Meninggal Tiba-tiba Hidup Lagi
Gak Ada Matinya, komedi satir terbaru MD Pictures, mengikuti dilema Oki Rengga saat ayahnya yang dinyatakan meninggal tiba-tiba hidup kembali.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 31 Agustus 2026
Oki Rengga Hadapi Dilema Aneh di Film 'Gak Ada Matinya', Ayah yang Sudah Meninggal Tiba-tiba Hidup Lagi
ShowBiz
Edy Khemod Bagikan Momen Rhoma Irama Pilihkan Lagu 'Seribu Satu Macam' untuk OST 'Operasi Pesta Copet'
Lagu 'Seribu Satu Macam' Rhoma Irama menjadi soundtrack film Operasi Pesta Copet. Edy Khemod mengungkap cerita saat sang legenda dangdut memilih lagu tersebut.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 28 Agustus 2026
Edy Khemod Bagikan Momen Rhoma Irama Pilihkan Lagu 'Seribu Satu Macam' untuk OST 'Operasi Pesta Copet'
ShowBiz
5 Fakta Menarik Film 'Operasi Pesta Copet', Syuting di Pestapora hingga Debut Sutradara Edy Khemod
Film Operasi Pesta Copet tayang di bioskop mulai 27 Agustus 2026. Simak 5 fakta menarik, termasuk syuting di Pestapora dan debut Edy Khemod.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 28 Agustus 2026
5 Fakta Menarik Film 'Operasi Pesta Copet', Syuting di Pestapora hingga Debut Sutradara Edy Khemod
ShowBiz
Film 'Memburu Pemangsa' Tayang 24 September 2026, Laura Basuki dan Prilly Latuconsina Hadapi Teror Hilangnya Anak
Film horor thriller 'Memburu Pemangsa' tayang 24 September 2026. Dibintangi Laura Basuki dan Prilly Latuconsina, film ini mengangkat kasus hilangnya tujuh anak.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 27 Agustus 2026
Film 'Memburu Pemangsa' Tayang 24 September 2026, Laura Basuki dan Prilly Latuconsina Hadapi Teror Hilangnya Anak
Bagikan