MerahPutih.com - Pelatih Timnas Indonesia U-20, Nova Arianto menyayangkan kericuhan yang terjadi dan mewarnai pertandingan Elite Pro Academy (EPA) Super League U-20, saat Bhayangkara FC menghadapi Dewa United Banten.
Salah satu yang viral tendangan kungfu yang dilakukan penggawa Bhayangkara FC, seperti yang terekam dalam sejumlah video yang viral. Warganet menyebut bahwa Fadly Alberto sebagai pemain yang melakukan hal tersebut.
Laga Bhayangkara FC U-20 vs Dewa United U-20 pada matchday ke-33 berlangsung di Stadion Citarum, Minggu (19/4).
Dalam laga ini, Dewa United berhasil menang 2-1. Dua gol mereka dicetak Abu Thalib dan Kelvin Ananda, sementara satu gol Bhayangkara FC dibuat Aqilah Lissunah.
Baca juga:
Timnas Indonesia U-17 Resmi Tersingkir dari Piala AFF Usai Hanya Bermain Imbang dengan Vietnam
View this post on Instagram
“Melihat yang terjadi di pertandingan EPA U-20 pastinya menjadi kejadian yang sangat disayangkan dan pastinya apa pun situasi dan alasannya kejadian itu bukan menjadi contoh yang baik untuk di contoh pemain lainnya,” tulis Nova Arianto di akun Instagram.
Nova Arianto mencari tahu apakah ada keterlibatan pemain Timnas Indonesia U-20. Ia memastikan ada konsekuensi terhadap pemain tim nasional yang melakukan kekerasan dalam pertandingan.
“Saat ini kami sedang mencoba mencari tahu apa yang menyebabkan kejadian itu bisa terjadi dan seandainya benar ada pemain Timnas Usia Muda yang terlibat pastinya ada konsekuensi yang akan diberikan karena sudah seharusnya pemain Timnas Usia Muda memberikan contoh yang baik kepada pemain lainnya.”
“Selalu Respect dengan apa pun yang berada dilapangan dan semoga menjadi pembelajaran bersama agar kejadian tersebut tidak terjadi kembali.”