I.League Kecam Kekerasan Termasuk Tendangan Kungfu yang Membahayakan dalam Laga EPA Super League U-20, Dukung Sanksi Tegas PSSI

Frengky AruanFrengky Aruan - Selasa, 21 April 2026
I.League Kecam Kekerasan Termasuk Tendangan Kungfu yang Membahayakan dalam Laga EPA Super League U-20, Dukung Sanksi Tegas PSSI

Ilustrasi I.League. (Dok. I.League)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - I.League, yang juga operator kompetisi Elite Pro Academy (EPA) Super League 2025/2026 mengecam kekerasan yang dilakukan dalam pertandingan EPA Super League U-20 antara Bhayangkara Presisi Lampung FC U-20 dan Dewa United Banten FC U-20 pada Minggu (19/4) di Stadion Citarum, Semarang.

Kekerasaan seperti tendangan kungfu yang dilakukan pemain Timnas Indonesia U-20, Fadly Alberto, dinilai membahayakan pemain lain sehingga tidak bisa ditoleransi.

I.League menegaskan komitmennya dalam menjaga integritas, keselamatan, dan nilai sportivitas di seluruh level kompetisi usia muda.

“Sangat disayangkan insiden seperti ini terjadi di kompetisi Elite Pro Academy, yang merupakan tiang penting dan fondasi sepak bola Indonesia ke depan. Dari kompetisi inilah diharapkan lahir cikal bakal pemain Timnas Indonesia di masa mendatang," ungkap Direktur Utama I.League Ferry Paulus di laman I.League.

Baca juga:

Tendangan Kungfu ke Pemainnya dalam Laga EPA U-20 Viral, Presiden Dewa United Banten Pastikan Tempuh Jalur Hukum

Ferry juga menegaskan bahwa aspek pembinaan karakter menjadi tujuan utama kompetisi, termasuk penanaman nilai fair play bagi seluruh elemen pertandingan.

“Karena itu, dibutuhkan sikap dan attitude yang baik dari seluruh pelaku. Pemain harus diajarkan untuk selalu mengedepankan asas fair play. Bahkan perangkat pertandingan juga diuji untuk mampu menjalankan prinsip yang sama, karena tujuan utama EPA adalah pembinaan," lanjutnya.

Ferry menjelaskan bahwa sistem penugasan perangkat pertandingan dalam EPA Super League juga dirancang untuk mendukung proses pembinaan tersebut.

“Perangkat pertandingan yang ditugaskan dalam EPA berasal dari Asprov domisili klub, dan dalam beberapa kasus juga memungkinkan penggunaan perangkat pertandingan yang dimiliki oleh klub. Hal ini merupakan bagian dari proses pembinaan menyeluruh, termasuk bagi perangkat pertandingan.”

“Kami tidak bisa mentoleransi tindakan yang membahayakan keselamatan pemain. Kami mendukung penuh langkah PSSI dan Komite Disiplin untuk memberikan sanksi tegas agar menjadi pembelajaran bagi semua pihak.”

Ferry juga mengingatkan seluruh pemain, pelatih, dan ofisial tim untuk menjunjung tinggi nilai fair play serta menjaga emosi selama pertandingan berlangsung.

“Kami mengimbau seluruh pelaku sepak bola usia muda untuk tetap menjunjung sportivitas. Apa pun yang terjadi di lapangan, pemain harus mampu mengendalikan emosi karena tindakan seperti ini justru akan merugikan masa depan mereka sendiri.”

#Elite Pro Academy #I.League #Bhayangkara FC
Bagikan
Ditulis Oleh

Frengky Aruan

Berita Terkait

Olahraga
League Cup Berbeda dengan Piala Indonesia, I.League Beri Penjelasan Termasuk soal Regulasi Pemain Asing
Dalam regulasi, jumlah pemain asing dibatasi.
Frengky Aruan - Minggu, 21 Juni 2026
League Cup Berbeda dengan Piala Indonesia, I.League Beri Penjelasan Termasuk soal Regulasi Pemain Asing
Olahraga
Persib Bandung Akan Tampil di ASEAN Club Championship, Igor Tolic Menaruh Harapan pada PSSI dan I.League
Igor Tolic berharap PSSI dan I.League melakukan penyesuaian jadwal
Frengky Aruan - Sabtu, 13 Juni 2026
Persib Bandung Akan Tampil di ASEAN Club Championship, Igor Tolic Menaruh Harapan pada PSSI dan I.League
Olahraga
Gelandang Persebaya Francisco Rivera Puas, Kerja Kerasnya Terbayar Lunas
Gelandang Persebaya Surabaya, Francisco Rivera masuk dalam susunan Best XI Super League 2025/26.
Frengky Aruan - Rabu, 27 Mei 2026
Gelandang Persebaya Francisco Rivera Puas, Kerja Kerasnya Terbayar Lunas
Olahraga
I.League Akan Gelar Kompetisi Baru League Cup dengan Sejumlah Tujuan
PSSI dan I League memang berupaya menghidupkan kembali kompetisi domestik seperti Piala Indonesia, yang terakhir kali bergulir pada 2019.
Frengky Aruan - Jumat, 22 Mei 2026
I.League Akan Gelar Kompetisi Baru League Cup dengan Sejumlah Tujuan
Olahraga
I.League Rilis Jadwal Kompetisi Musim Depan, Super League Mulai 4 September, Championship Bergulir Dua Minggu Kemudian
Operator kompetisi sepak bola Indonesia, I.League merilis kalender kompetisi Liga Indonesia musim depan atau 2026/2027.
Frengky Aruan - Jumat, 22 Mei 2026
I.League Rilis Jadwal Kompetisi Musim Depan, Super League Mulai 4 September, Championship Bergulir Dua Minggu Kemudian
Olahraga
Madura United Harapkan Kemenangan di Markas Bhayangkara FC, Segera Pastikan Aman dari Degradasi
Kemenangan akan membuat Madura United mengoleksi 35 poin, membuat mereka tidak akan turun ke zona degradasi.
Frengky Aruan - Senin, 11 Mei 2026
Madura United Harapkan Kemenangan di Markas Bhayangkara FC, Segera Pastikan Aman dari Degradasi
Olahraga
Jadwal, Siaran Langsung, Live dan Link Streaming Laga Super League Bali United Vs Borneo FC dan Bhayangkara FC Kontra Madura United Senin, 11 Mei 2026
Laga pada pekan 32 Super League 2025/2026 Senin, 11 Mei 2026 Bali United vs Borneo FC dan Bhayangkara FC melawan Madura United akan disiarkan dan dapat ditonton lewat layanan live streaming.
Frengky Aruan - Senin, 11 Mei 2026
Jadwal, Siaran Langsung, Live dan Link Streaming Laga Super League Bali United Vs Borneo FC dan Bhayangkara FC Kontra Madura United Senin, 11 Mei 2026
Olahraga
Penyerang Bhayangkara FC Tetap pada Pernyataan soal Dugaan Rasis Gelandang Persib Marc Klok, Tidak Mau Berkomentar Lagi di Publik
“Saya ingin menegaskan bahwa saya berdiri pada pernyataan saya - saya yakin dengan apa yang saya dengar dan saya lidak akan mengangkat hal seperti ini tanpa alasan yang serius," tulis Henry Doumbia soal dugaan rasis Marc Klok.
Frengky Aruan - Rabu, 06 Mei 2026
Penyerang Bhayangkara FC Tetap pada Pernyataan soal Dugaan Rasis Gelandang Persib Marc Klok, Tidak Mau Berkomentar Lagi di Publik
Olahraga
Fadly Alberto Diskors 3 Tahun Imbas Tendangan Kungfu, Klub Pastikan Ajukan Banding
Komite Disiplin PSSI resmi menjatuhkan sanksi terberat kepada Fadly Alberto Hengga, yang menjadi sorotan publik lewat aksi "tendangan kungfu" ke pemain Dewa United Rakha Nurkholis.
Wisnu Cipto - Sabtu, 02 Mei 2026
Fadly Alberto Diskors 3 Tahun Imbas Tendangan Kungfu, Klub Pastikan Ajukan Banding
Olahraga
Fadly Alberto Dilarang Main 3 Tahun Imbas Tendangan Kungfu Lawan Dewa United
Komite Disiplin PSSI menjatuhkan sanksi larangan bermain tiga tahun kepada Fadly Alberto Hengga usai insiden "tendangan kungfu" di EPA U-20.
Wisnu Cipto - Sabtu, 02 Mei 2026
Fadly Alberto Dilarang Main 3 Tahun Imbas Tendangan Kungfu Lawan Dewa United
Bagikan