Wisata Dunia

Tempat Terpanas Bumi, Terasa Seperti Berjalan di Atas Panci Panas

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Selasa, 21 September 2021
Tempat Terpanas Bumi, Terasa Seperti Berjalan di Atas Panci Panas

Dasht-e Lut Tempat terpanas di dunia (Foto: instagram/@dashte.lut)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SUHUNYA mencapai 70 derajat celcius. Bayangkan kalau kamu berada di tempat dengan suhu sampai segitu. Bukan gerah lagi, mungkin rasanya seperti berjalan di atas panci panas.

Kamu akan merasakan suasana seperti itu ketika berada di Dahst-e Lut yang berlokasi di Iran. Gurun terbesar ke-25 di dunia ini memegang rekor tempat terpanas, demikian menurut laman Oddity Central.

Baca Juga:

Ini Destinasi Wisata Dunia Terbaik 2021 Versi National Geographic

Gurun ini berupa hamparan garam besar yang dipercaya ilmuwan terbentuk dari laut. Jutaan tahun yang lalu, pergeseran tektonik menyebabkan dasar laut naik, dan air perlahan menguap karena suhu tinggi.

Gurun ini memiliki lahan tandus. (Foto: Research Gate)

Luas gurun ini ialah 51.800 Kilometer persegi dengan lahan yang tandus. Gurun ini dikelilingi oleh pegunungan di semua sisi, sehingga menghalangi kelembapan udara yang dihasilkan dari laut mediterania dan laut Arab. Ini yang membuat gurun ini memiliki suhu sangat panas.

Suhu di gurun ini diukur menggunakan spektroradiometer yang dipasang pada satelit Aqua Nasa. Alat tersebut mencatat suhu di Dasht-e Lut mencapai 70,7 derajat celcius pada 2005. Dengan suhu sebesar itu, sama saja kamu bisa memasak telur atau memanaskan minyak tanpa harus membutuhkan api. Namun, katanya suhu gurun di Iran ini pernah melebihi angka tersebut, yang artinya lebih panas lagi.

Baca Juga:

Wisata Alam Tidak Perlu Jauh-jauh, Ke Mulyaharja di Bogor Aja

Bagian terpanas Dasht-e Lut adalah wilayah bernama Gandom Beryan, dataran tinggi yang ditutupi dengan kerikil hitam vulkanik seluas 480 kilometer persegi. Kerikil gelap adalah salah satu faktor penentu suhu tanah ekstrem yang tercatat di sini, karena mereka menyerap lebih banyak energi dari sinar matahari.

Menariknya, nama Gandom Beryan mempunyai arti gandum panggang dalam bahasa Persia. Nama ini terinspirasi oleh legenda lokal tentang muatan gandum yang tersisa di padang pasir hangus setelah beberapa hari terpapar suhu 70 derajat celcius.

Faktor lain yang berkontribusi terhadap panas ekstrim Dasht-e Lut adalah kurangnya vegetasi. Tanah yang asin membuat sangat sulit bagi tanaman yang paling tangguh sekalipun untuk bertahan hidup. Satu-satunya tanaman yang dapat tumbuh hanyalah lumut gurun dan tamariska. (jhn)

Baca Juga:

5 Tempat Wisata Horor Dunia dan Kisah Tragis di Baliknya, Berani Mampir?

#Iran #Wisata Dunia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
USS Abraham Lincoln Tiba di San Diego, ABK Stres 265 Hari Satroni Iran Pulang Tanpa Kemenangan
Isak tangis haru berbaur rasa trauma membuncah di San Diego Bay, California, saat kapal induk raksasa Angkatan Laut Amerika Serikat, USS Abraham Lincoln, akhirnya resmi berlabuh
Wisnu Cipto - Sabtu, 10 Oktober 2026
USS Abraham Lincoln Tiba di San Diego, ABK Stres 265 Hari Satroni Iran Pulang Tanpa Kemenangan
Dunia
Donald Trump: Biarkan Iran Hancurkan Los Angeles dan San Diego
Donald Trump menyinggung kemungkinan Iran melancarkan serangan terhadap kota di AS.
Yusuf Abdillah - Selasa, 06 Oktober 2026
Donald Trump: Biarkan Iran Hancurkan Los Angeles dan San Diego
Dunia
Masuk Selat Hormuz Matikan Pelacak, 2 Kapal Minyak Supertanker Uni Emirat Arab Meledak
Dua kapal supertanker meledak di Selat Hormuz usai mematikan alat pelacak dan melanggar aturan navigasi di tengah ketatnya kendali maritim Iran.
Wisnu Cipto - Minggu, 04 Oktober 2026
Masuk Selat Hormuz Matikan Pelacak, 2 Kapal Minyak Supertanker Uni Emirat Arab Meledak
Dunia
Bersiap Kembali Lancarkan Serangan ke Iran, AS Kirim Baterai Rudal Patriot ke Arab Saudi dan Qatar
Trump mengatakan sedang mempertimbangkan untuk melanjutkan serangan udara dalam beberapa pekan mendatang.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 02 Oktober 2026
Bersiap Kembali Lancarkan Serangan ke Iran, AS Kirim Baterai Rudal Patriot ke Arab Saudi dan Qatar
Dunia
Perundingan Buntu, AS Usir Delegasi Iran
Gedung Putih sebelumnya mengharapkan adanya kemajuan dalam perundingan dengan Iran pada Senin pagi.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 01 Oktober 2026
Perundingan Buntu, AS Usir Delegasi Iran
Dunia
Iran Tegaskan Tetap Buka Jalur Diplomasi, tapi Siap Perang Jika Diserang AS
Araghchi juga mengungkapkan ketidakpercayaan Iran terhadap proses negosiasi dengan pemerintahan Trump.
Yusuf Abdillah - Senin, 28 September 2026
Iran Tegaskan Tetap Buka Jalur Diplomasi, tapi Siap Perang Jika Diserang AS
Dunia
Konflik Selat Hormuz Timur Tengah Masih Lanjut, Senat AS Tolak Resolusi Akhiri Konflik Iran
Senat AS menolak resolusi DPR yang memerintahkan Presiden Donald Trump mengakhiri konflik dengan Iran. Ketegangan militer di Selat Hormuz berlanjut.
Wisnu Cipto - Jumat, 25 September 2026
Konflik Selat Hormuz Timur Tengah Masih Lanjut, Senat AS Tolak Resolusi Akhiri Konflik Iran
Indonesia
Trump Berikan Peringatan Keras ke Iran, "Hal Besar Akan Terjadi" Jika Gagal Mengubah Sikap
Trump memberikan peringatan keras dirinya telah memasuki "fase pengambilan keputusan" yang sangat krusial terkait perang yang tengah berlangsung dengan Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 September 2026
Trump Berikan Peringatan Keras ke Iran,
Dunia
AS Kena Sekak Perjanjian 1947! Visa Presiden Iran Pezeshkian Lolos Masuk New York Hadiri Sidang PBB
Pemerintah AS terpaksa menyetujui visa Presiden Iran Masoud Pezeshkian dan Menlu Abbas Araghchi untuk menghadiri Sidang Umum PBB ke-81 di New York
Wisnu Cipto - Jumat, 18 September 2026
AS Kena Sekak Perjanjian 1947! Visa Presiden Iran Pezeshkian Lolos Masuk New York Hadiri Sidang PBB
Dunia
Krisis Minyak Dunia Meledak! Iran Kunci Mati Selat Hormuz Sampai Trump dan Netanyahu Lengser
Iran menegaskan tidak akan membuka akses Selat Hormuz sampai Donald Trump dan Benjamin Netanyahu lengser, memicu krisis minyak global yang kian parah.
Wisnu Cipto - Jumat, 18 September 2026
Krisis Minyak Dunia Meledak! Iran Kunci Mati Selat Hormuz Sampai Trump dan Netanyahu Lengser
Bagikan