Tembak Mati Warga Sipil, Pratu TB Ditahan di Pomdam XVII Cendrawasih
Kapendam XVII Cendrawasih Kol Inf Candra Kurniawan. (ANTARA/Evarukdijati)
MerahPutih.com - Kodam XVII/Cendrawasih membenarkan adanya kasus penembakan yang dilakukan anggotannya sehingga menewaskan seorang warga sipil di Entrop Kota Jayapura.
Pelaku penembakan Pratu TB sudah berhasil ditangkap dan kini ditahan di Pomdam XVII Cendrawasih di Jayapura.
Kapendam XVII/Cendrawasih Kolonel Inf Candra Kurniawan menjelaskan aksi penembakan yang dilakukan anggota POM XVII/Cendrawasih itu terjadi pada Rabu (3/9) kemarin sekitar pukul 23.00 WIT.
Baca juga:
KBRI Dili Minta Otoritas Timor Leste Usut Insiden Penembakan WNI di Perbatasan
Menurut dia, insiden yang melibatkan anak buahnya itu bermula karena kesalahpahaman sehingga terjadi penembakan yang mengenai pinggang korban.
"Untuk lebih detail penyebab kesalahpahaman itu, masih dalam proses penyidikan," kata Kol Candra, saat dikonfirmasi awak media, Kamis (4/9).
Setelah menembak korban dilansir Antara, pelaku Pratu TB langsung melarikan diri dengan menggunakan kendaraan dengan nomor polisi PA 1709 AV.
Baca juga:
Sorong Memanas: Mobil Dinas Gubernur Papua Barat Daya Ikut Hancur Dirusak Massa
Akhirnya, anggota POM XVII/Cendrawasih itu ditangkap di kawasan Koya Koso, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Kamis dini hari (4/9) sekitar pukul 00.23 WIT. (*)
Bagikan
Wisnu Cipto
Berita Terkait
Panglima TNI Mau Bentuk Batalyon Olahraga, Atlet Sipil Bakal Direkrut
Berprestasi di SEA Games 2025, Atlet dari Unsur TNI Mendapat Kenaikan Pangkat, Rizki Juniansyah Jadi Kapten
Kehadiran Prajurit TNI di Sidang Nadiem Makarim Tuai Sorotan, Ini Klarifikasinya
BNPB Jamin Semua Anggota TNI yang Ikut Penanganan Bencana Sumatra Dapat Uang Lelah dan Makan Rp 165 Ribu per Hari
Panglima TNI Perintahkan Tangkap Provokator Pengibaran Bendera GAM
TNI Bangun 32 Jembatan Darurat di Sumatera, Pesan 100 Jembatan Bailey dari Luar Negeri
Begini Kerja Cepat TNI Bangun Puluhan Jembatan Wilayah Terdampak Bencana di Sumatra
Panglima TNI Sebut 37.910 Personel Dikerahkan untuk Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana
TNI Tambah 15 Batalyon Percepat Pemulihan Sumatera, Ini Fokus Kerjanya
TNI Pastikan Pembubaran Massa Bawa Bendera GAM di Lhokseumawe Sesuai Aturan