Musik

Taylor Swift Memulai Era Baru lewat ‘The Life of a Showgirl’, Melanjutkan Ambisi Jadi Perempuan Musisi Terbesar

Dwi AstariniDwi Astarini - Selasa, 12 Agustus 2025
Taylor Swift Memulai Era Baru lewat ‘The Life of a Showgirl’, Melanjutkan Ambisi Jadi Perempuan Musisi Terbesar

Taylor Swift.(Foto: Instagram/taylorswift

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM — TAYLOR Swift resmi akan memulai era barunya lewat album ke-12, The Life of a Showgirl. Album ini menjadi rilisan pertama Swift sejak menyelesaikan tur Eras yang memecahkan rekor pada Desember 2025.

Album studio terakhir yang dirilis Swift, The Tortured Poets Department, merupakan album ganda berisi 31 lagu yang ia umumkan pada 2024 di tengah tur Eras. Album itu mengubah daftar lagu penampilannya di pertengahan tur untuk menambahkan lagu-lagu dari album tersebut.

Selain itu, album The Life of a Showgirl juga akan menjadi perilisan pertamanya sejak ia resmi menjadi pemilik seluruh katalog musiknya. Pembelian kembali katalog musik itu terjadi sekitar enam tahun setelah ia memprotes penjualan rekaman master miliknya oleh label rekaman lamanya.

Kini, setelah bertahun-tahun menjadi sorotan selama tur Eras yang memecahkan rekor, Swift tampaknya memulai tahun 2025 dengan relatif tenang. Pada Mei tahun ini, ia mengumumkan telah membeli kembali hak atas enam album pertamanya, mengakhiri perselisihan panjang dan publik soal kepemilikan musiknya.

Baca juga:

Taylor Swift Umumkan Album Baru ‘The Life of a Showgirl’, sudah Bisa Dipesan tapi Tanggal Rilis belum Diumumkan



Setelah master aslinya terjual, ia berjanji untuk merekam ulang keenam album tersebut, yang dikenal sebagai Taylor’s Versions. Hingga kini, ia telah merilis ulang empat dari enam album itu. Swift mengumumkan pembelian master aslinya lewat sebuah surat penuh perasaan kepada penggemar, menulis bahwa dua album terakhir akan memiliki waktunya sendiri untuk kembali bersinar saat waktunya tepat.

Penyanyi itu menutup tur Eras pada Desember 2024, setelah tampil dalam 149 konser di 53 kota. Di luar pencapaian konser itu, Swift juga memiliki segudang penghargaan. Ia dinobatkan sebagai artist of the decade oleh American Music Awards, menjadi artis paling banyak meraih penghargaan di MTV Video Music Awards, serta memenangi 14 Grammy, termasuk empat kali album of the year. Itu menjadi sebuah rekor.

Seperti dlaporkan BBC, album era pandemi Folklore dan Evermore menjadi titik balik signifikan Swift. Dengan aransemen folk-indie yang halus, album tersebut memikat kritikus dan penggemar yang sebelumnya kurang menyukai musik country dan popnya. Kebangkitan TikTok memperkenalkannya pada audiens baru, sedangkan proyek rekaman ulang enam album pertamanya menghidupkan kembali lagu-lagu lamanya.

“Dia merupakan salah satu artis langka yang selalu berhasil. Dia kekuatan besar yang luar biasa,” kata bintang pop Raye tahun lalu.

Penyanyi-penulis lagu asal Skotlandia KT Tunstall menyebut Swift ialah panutan yang fantastis. “Dia punya ketangguhan dan keberanian untuk memimpin sebuah mesin raksasa yang mempekerjakan ribuan orang. Untuk bisa mengelolanya dan menghadapi segala tekanan publik, dia memang luar biasa,” imbuhnya.

Lana Del Rey, yang berduet dengan Swift dalam lagu Snow On The Beach (2022), punya teori lain tentang dominasinya.

“Dia menginginkannya. Dia sudah berkali-kali mengatakan kepadaku bahwa dia menginginkannya lebih daripada siapa pun. Luar biasa sekali, dia mendapatkan tepat seperti yang dia mau. Dia ambisius, dan menurutku itu benar-benar terbayar,” katanya.(dwi)

Baca juga:

Umumkan Perlisan Album Baru di Siniar Pacar, Taylor Swift Disebut Bawa Kisah Cinta ke ‘The Life of a Showgirl’

#Musik #Taylor Swift #Album Baru
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Lirik dan Makna Lagu Viral 'Negoro Angin' Versi Minang yang Diadaptasi oleh Kevin Cotok
Lagu Negoro Angin Denny Caknan diadaptasi Kevin Cotok ke bahasa Minang. Kisah LDR dan kerinduan tetap menjadi inti lagu.
Ananda Dimas Prasetya - 9 menit lalu
Lirik dan Makna Lagu Viral 'Negoro Angin' Versi Minang yang Diadaptasi oleh Kevin Cotok
ShowBiz
Teddy Adhitya Rilis 'Pesona Rahasia', Terinspirasi Kenangan Bersama Mendiang Ayah
Teddy Adhitya merilis single 'Pesona Rahasia' sebagai pengantar album 2027. Menghadirkan eksplorasi vokal lebih bebas dan menyimpan kenangan bersama mendiang ayahnya.
Ananda Dimas Prasetya - 1 jam, 16 menit lalu
Teddy Adhitya Rilis 'Pesona Rahasia', Terinspirasi Kenangan Bersama Mendiang Ayah
ShowBiz
Akbar Chalay Gandeng Matta di Single 'Kera Sakti', Angkat Kisah Sosok yang Pandai Memikat Hati
Akbar Chalay berkolaborasi dengan Matta lewat single 'Kera Sakti'. Padukan eksplorasi musik dan karakter pop dengan cerita sosok yang lihai memikat hati.
Ananda Dimas Prasetya - 1 jam, 46 menit lalu
Akbar Chalay Gandeng Matta di Single 'Kera Sakti', Angkat Kisah Sosok yang Pandai Memikat Hati
ShowBiz
WOODZ Rilis Single 'Come into my world!', Ajak Penggemar Sejenak Lupakan Rutinitas
WOODZ merilis single terbaru 'Come into my world!' pada Oktober 2026. Lagu ini mengajak pendengar melepas beban pikiran dan beristirahat dari rutinitas.
Ananda Dimas Prasetya - 2 jam, 14 menit lalu
WOODZ Rilis Single 'Come into my world!', Ajak Penggemar Sejenak Lupakan Rutinitas
ShowBiz
Crush Rilis 'Seesaw', Ungkap Peran Penting IU dalam Proses Kreatif Lagunya
Crush merilis single terbaru 'Seesaw'. Lagu ini melibatkan IU dalam proses kreatif dan mengangkat kisah gejolak perasaan saat jatuh cinta.
Ananda Dimas Prasetya - 2 jam, 36 menit lalu
Crush Rilis 'Seesaw', Ungkap Peran Penting IU dalam Proses Kreatif Lagunya
ShowBiz
Kanda Brothers Hadirkan 'JĪVANA', Refleksi tentang Kehidupan dan Perjalanan Menjadi Orang Tua
'JĪVANA' menjadi representasi atas pemaknaan hidup yang semakin luas.
Dwi Astarini - Minggu, 01 November 2026
Kanda Brothers Hadirkan 'JĪVANA', Refleksi tentang Kehidupan dan Perjalanan Menjadi Orang Tua
ShowBiz
Makna Lagu 'Say You Won’t Let Go' James Arthur, tentang Cinta hingga Akhir Hayat
Secara garis besar, Say You Won’t Let Go menggambarkan harapan seseorang agar sang kekasih tetap berada di sisinya.
Dwi Astarini - Minggu, 01 November 2026
Makna Lagu 'Say You Won’t Let Go' James Arthur, tentang Cinta hingga Akhir Hayat
ShowBiz
Rio Clappy Rangkum Beragam Kisah Kehidupan dalam Album Perdana 'Tutur Hayat'
Album berisi 10 lagu ini merangkum beragam pengalaman dan pergulatan emosi yang menjadi bagian dari kehidupan manusia.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Oktober 2026
Rio Clappy Rangkum Beragam Kisah Kehidupan dalam Album Perdana 'Tutur Hayat'
ShowBiz
John Mayer Rilis 'Tom and Jerry', Lagu tentang Cinta yang tak Menemukan Kepastian
Melalui liriknya, Mayer menggambarkan kerinduan mendalam terhadap seseorang.
Dwi Astarini - Sabtu, 31 Oktober 2026
John Mayer Rilis 'Tom and Jerry', Lagu tentang Cinta yang tak Menemukan Kepastian
ShowBiz
Wali Gandeng Siti Badriah di Single 'Kangen Awakmu', Lagu tentang Rindu Terhalang Jarak
Kolaborasi Wali dan Siti Badriah hadirkan single 'Kangen Awakmu'. Lagu berbahasa Jawa ini mengangkat kisah rindu kepada kekasih yang terpisah jarak dan keadaan.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 31 Oktober 2026
Wali Gandeng Siti Badriah di Single 'Kangen Awakmu', Lagu tentang Rindu Terhalang Jarak
Bagikan