Fashion

Tawarkan Pengalaman Belanja Premium, Nike Batasi Penjualan di Toko Luring

Dwi AstariniDwi Astarini - Senin, 12 April 2021
Tawarkan Pengalaman Belanja Premium, Nike Batasi Penjualan di Toko Luring

Nike menghentikan penjualannya di sejumlah ritel. (foto: nike.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

KAMU kesulitan menemukan sepatu Nike di toko sepatu luring atau luar jaringan (offline)? Itu memang disengaja. Nike ingin pelanggan membeli lebih banyak sepatu, pakaian, dan perlengkapannya di toko Nike dan di Nike.com dan aplikasinya, serta di grup ritel yang lebih terbatas seperti Dick's Sporting Goods (DKS) dan Foot Locker (FL).

Perusahaan tersebut dalam beberapa tahun terakhir telah memangkas jumlah ritel biasa yang menjual barang-barang mereka sambil bergeser untuk tumbuh secara langsung melalui saluran sendiri, terutama secara daring.

Keputusan itu memengaruhi ritel besar dan kecil. Selain menarik diri dari beberapa toko yang dimiliki secara independen, Nike (NKE) juga mengakhiri kemitraan penjualan di Amazon (AMZN) pada 2019. Nike belum mengungkapkan dealer mana yang secara khusus telah memutuskan hubungan pihaknya.

BACA JUGA:

Louis Vuitton Bikin Tas Bentuk Pesawat Seharga Rp 565 Juta

Perpindahan perusahaan dari model distribusi grosir merupakan penyimpangan dari dekade awal Nike. Ritel sepatu kecil dan independen ialah kunci untuk menumbuhkan popularitas Nike di masa-masa awal perusahaan, ketika orang mengetahui tentang rilis sepatu yang akan datang setelah mengunjungi toko lokal.

Namun, Nike mengatakan dapat menghasilkan lebih dari dua kali lipat keuntungan dengan menjual barang melalui situs web dan toko fisiknya sendiri daripada melalui mitra grosir.

Nike dapat mengontrol pengalaman pembelanja dengan lebih ketat dan harga sesuai lokasi di mana produk dijual dengan mengirim langsung ke konsumen. Itu masalah besar bagi Nike, merek premium yang ingin memastikan barang dagangan dipamerkan kepada pelanggan dengan cara yang menarik dan mencegah produk didiskon terlalu banyak.

Nike
Penjualan difokuskan pada toko daring dan aplikasi Nike. (Foto: nike.com)

Nike menghilangkan apa yang disebutnya sebagai mitra retail 'tidak berdiferensiasi'. "Itu adalah toko yang 'meletakkan barang-barang Nike di rak atau situs web mereka dan berharap seseorang menemukannya," kata Sam Poser, seorang analis di Williams Trading yang meliput perusahaan tersebut seperti diberitakan CNN.com (9/4).

Nike mengatakan kepada para ritel, "Kecuali kamu melakukan hal-hal yang meningkatkan merek, kami tidak akan menjualnya kepadamu."

Juru bicara Nike Sandra Carreon-John mengatakan dalam surat elektronik bahwa perusahaan terus mengevaluasi pasar untuk memahami cara terbaik kami melayani konsumen, membuat penyesuaian pada saluran penjualan kami sesuai kebutuhan untuk membuat pengalaman berbelanja yang konsisten, terhubung, dan modern.

Fokus Pada Jumlah Ritel Terbatas

nike
Nike kini hanya dijual di toko ritel terbatas. (Foto: 123RF/radub85)


CFO Nike Matthew Friend mengatakan pada Desember bahwa Nike telah mengurangi jumlah toko yang tidak terdiferensiasi di Amerika Utara sekitar 30% sejak pertama kali mengumumkan strategi tersebut pada 2017, ketika Nike mengatakan sumber daya, pemasaran, dan produk teratasnya hanya akan fokus pada 40 pilih mitra ritel.

"Kamu akan melihat lebih banyak pergerakan dari ritel yang tidak berdiferensiasi ke sejumlah kecil mitra dan toko kami sendiri yang menawarkan pelanggan pengalaman premium," kata CEO John Donahue kepada analis.

Pengalaman tersebut termasuk membangun bagian bermerek Nike tertentu dari sebuah toko, atau memiliki karyawan khusus Nike yang dilatih secara khusus untuk membantu konsumen memahami manfaat sepatu lari, misalnya. Itu merupakan upaya untuk meningkatkan pengalaman pelanggan, tetapi sering kali mahal biayanya untuk toko sepatu independen kecil.

Saingan mereka, Under Armour dan Adidas, mengikuti jejak Nike dan juga menarik kembali jumlah mitra ritel yang mereka andalkan saat mereka membangun penjualan langsung ke konsumen.

"Kami keluar dari ribuan akun grosir nonstrategis, terutama di AS, untuk menang bersama para pemenang," kata CEO Adidas (ADDDF) Kasper Rorsted pada November 2020.

CFO Under Armour (UA) David Bergman mengatakan bulan lalu bahwa perusahaan akan mulai keluar dari distribusi grosir tertentu yang tidak berdiferensiasi, terutama di Amerika Utara, dimulai pada paruh belakang 2021.Rencananya, Under Armour akan menarik 2.000 hingga 3.000 toko pengecer luar.

Kehilangan Nike atau merek atletik populer lainnya bisa menjadi pukulan telak bagi toko sepatu dan pengecer pakaian. Nike ialah daya tarik utama bagi pelanggan. Tanpa merek terkenal, toko sulit untuk memenangi persaingan pasar. Selain nama Nike, perusahaan Nike juga memiliki merek Jordan dan Converse. (aru)

BACA JUGA:

Plastik Bening Sampai Kresek 'Thankyou' untuk Takjil

#Fashion #Sneakers #Nike
Bagikan
Ditulis Oleh

Dwi Astarini

Editor, jurnalis, dan profesional komunikasi bilingual (Indonesia–Inggris) dengan pengalaman lebih dari 15 tahun di industri media, jurnalistik, dan pengembangan konten. Telah bekerja di berbagai media nasional dan proyek editorial, membantu menghasilkan, menyunting, serta mengelola konten yang informatif, akurat, dan relevan bagi publik. Lulusan Sastra Inggris Universitas Udayana yang kini berfokus pada penyuntingan berita dan feature, pengembangan narasi, serta memastikan setiap konten memenuhi standar jurnalistik yang tinggi. Perjalanan karier meliputi hampir satu dekade di Media Indonesia dan terlibat sebagai editor freelance untuk berbagai publikasi, termasuk proyek buku foto jurnalistik bersama Galeri Foto Jurnalistik ANTARA (GFJA).

Berita Terkait

Fashion
Sewindu Perjalanan LAKON Indonesia, Bertumbuh Bersama Industri Fashion Tanah Air
Sejak awal didirikan, LAKON hadir dengan cita-cita melestarikan budaya supaya perajin Indonesia naik kelas.
Dwi Astarini - Selasa, 09 Juni 2026
Sewindu Perjalanan LAKON Indonesia, Bertumbuh Bersama Industri Fashion Tanah Air
Fashion
12 Desainer Muda Lolos Semifinal IYFDC 2026, Siap Tampil di BTN Indonesia Fashion Week
IYFDC merupakan salah satu program pembinaan desainer muda yang menjadi bagian dari rangkaian BTN Indonesia Fashion Week 2026.
Dwi Astarini - Selasa, 09 Juni 2026
12 Desainer Muda Lolos Semifinal IYFDC 2026, Siap Tampil di BTN Indonesia Fashion Week
Fashion
BeautyFest Asia Jakarta 2026: Hadirkan Talkshow, Workshop, hingga Penampilan Musik
BeautyFest Asia Jakarta 2026 siap berlangsung di Kota Kasablanka. Festival ini menghadirkan beauty, lifestyle, workshop interaktif, hingga hiburan musik.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 26 Mei 2026
BeautyFest Asia Jakarta 2026: Hadirkan Talkshow, Workshop, hingga Penampilan Musik
Fashion
Diadora Hadirkan The Home of Italian Sport Lifestyle di Mono Store Pertama Living World Grand Wisata
Gerai ini menggabungkan warisan desain Italia yang elegan dengan performa atletik modern.
Dwi Astarini - Jumat, 22 Mei 2026
Diadora Hadirkan The Home of Italian Sport Lifestyle di Mono Store Pertama Living World Grand Wisata
Fashion
UNIQLO Rilis Koleksi 'UT Manga Shueisha 100th Anniversary Fase 2', Ada Naruto hingga One Piece!
UNIQLO merilis koleksi terbaru UT Manga Shueisha 100th Anniversary Fase 2. Koleksi ini menghadirkan anime Naruto, One Piece, hingga Chibi Maruko-chan.
Soffi Amira - Jumat, 15 Mei 2026
UNIQLO Rilis Koleksi 'UT Manga Shueisha 100th Anniversary Fase 2', Ada Naruto hingga One Piece!
Olahraga
Jersey Kandang Inter Milan 2026/27 Bocor! Desain Hitam-Biru Kini Jadi Lebih Berani
Jersey kandang Inter Milan 2026/27 kini mulai bocor. Jersey itu tampil dengan sentuhan warna hitam-biru dan tambahan emas.
Soffi Amira - Rabu, 06 Mei 2026
Jersey Kandang Inter Milan 2026/27 Bocor! Desain Hitam-Biru Kini Jadi Lebih Berani
Fashion
Melihat Kembali Penampilan Ikonik BLACKPINK yang Jadi Sorotan di Met Gala 2026
BLACKPINK tampil memukau di Met Gala 2026 dengan gaun mewah dari Dior, Chanel, Saint Laurent, hingga Robert Wun.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 06 Mei 2026
Melihat Kembali Penampilan Ikonik BLACKPINK yang Jadi Sorotan di Met Gala 2026
Fashion
Heidi Klum Nyamar Jadi Marmer Hingga Van Gogh Bangkit dari Kubur di Met Gala 2026
Met Gala 2026 hadir dengan tema Fashion is Art. Dari Heidi Klum yang menyerupai patung marmer hingga Emma Chamberlain yang terinspirasi Van Gogh, fashion jadi medium seni yang hidup di red carpet.
Wisnu Cipto - Selasa, 05 Mei 2026
Heidi Klum Nyamar Jadi Marmer Hingga Van Gogh Bangkit dari Kubur di Met Gala 2026
Fashion
Crocs x LEGO Rilis Koleksi Terbatas, Sandal Penuh Warna Unik yang Bisa Dipersonalisasi
Crocs x LEGO meluncurkan koleksi sandal terbatas dengan desain warna-warni dan Jibbitz unik. Simak detail koleksi dan keunggulannya di sini.
Ananda Dimas Prasetya - Sabtu, 02 Mei 2026
Crocs x LEGO Rilis Koleksi Terbatas, Sandal Penuh Warna Unik yang Bisa Dipersonalisasi
Fashion
Google Photos Hadirkan Fitur 'Wardrobe', Lemari Digital yang Bisa Mix & Match Outfit
Google Photos akan menghadirkan fitur AI 'Wardrobe' yang mampu mengubah foto menjadi lemari pakaian digital. Bisa mix & match outfit hingga try-on virtual.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 April 2026
Google Photos Hadirkan Fitur 'Wardrobe', Lemari Digital yang Bisa Mix & Match Outfit
Bagikan