Tato, Tak Sembarangan Menggambar di Kulit

P Suryo RP Suryo R - Senin, 04 September 2017
Tato, Tak Sembarangan Menggambar di Kulit

Menurut pakar kesehatan tinta pada tato memberikan pengaruih berbeda pada kulit. (Foto: sciencealert)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

TATO bukanlah hal yang aneh saat ini, kebutuhan mengekspresikan diri tertuang pada gambar di kulit pemiliknya. Namun harus diingat membuat tato banyak yang harus dipertimbangkan, bukan hanya masalah seni saja. Yang menjadi keharusan adalah masalah medisnya.

Media untuk menggambar adalah kulit. Dimana kulit merupakan bagian tubuh manusia yang sensitif. Reaksi yang berbeda akan terjadi ketika tinta berwarna ini merespon imun tubuh. Seperti riset yang dilakukan di NYU Langine Medical Center mengungkapkan enam persen warga New York yang ditato mengalami komplikasi medis akibat penggunaan tinta. Mereka mengalami ruam, gatal atau pembengkakan.

Partisipan riset itu meliputi 300 warga berusia 18-69 tahun. Partisipan itu rata-rata memiliki tato di bagian lengan. Ditemukan sepuluh persen mengalami penyembuhan dalam jangka waktu lama dari normal, nyeri, infeksi dan pembengkakan. Bahkan yang mengalami pembengkakan dalam waktu lama, ruam dan gatal biasanya harus menderita selama empat bulan atau tahunan.

Belum ada penelitian mendalam pada penggunaan berbagai tinta untuk tato. Banyak faktor yang mempengaruhi tinta, seperti bahan kimia dengan pengawet, warna tinta atau cara penyimpanannya, serta berbagai hal lainnya.

Riset itu mengungkapkan penggunaan tinta hitam dan merah memberikan masalah paling banyak. Mungkin karena dua tinta ini memang kerap digunakan untuk menggambarkan desainnya. Bila sakitnya masih ringan biasanya diobati dengan anti-inflamasi. Sedangkan yang berat harus melakukan operasi laser. (psr)

#Seni Tato #Tatto #Tato Tangan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

P Suryo R

Stay stoned on your love
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Baznas Jakarta Barat Siapkan Kuota 100 Orang untuk Hapus Tato Gratis Biar Ibadah Tenang
Program ini menjadi jawaban bagi warga yang terkendala biaya mahal untuk melakukan prosedur penghapusan tato secara mandiri
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 21 Februari 2026
Baznas Jakarta Barat Siapkan Kuota 100 Orang untuk Hapus Tato Gratis Biar Ibadah Tenang
Lifestyle
Tato Temporer Terbitkan Kekhawatiran di Kalangan Seniman
Berpotensi mengubah dinamika dalam komunitas tato.
Dwi Astarini - Selasa, 26 Desember 2023
Tato Temporer Terbitkan Kekhawatiran di Kalangan Seniman
Bagikan