MerahPutih.com - Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan menggelar upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda di Lapangan Silang Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Senin (28/10).
Anies mengingatkan salah satu tantangan terbesar bagi pemuda-pemudi Indonesia saat ini bagaimana tetap bisa merawat persatuan yang diciptakan oleh para pemuda di masa lalu.
"Tantangan terbesar bukan mempersatukan, karena sudah terjadi, tantangan terbesar kita adalah merawat persatuan," kata Anies ketika memberikan sambutannya.
Baca Juga:
Hari Sumpah Pemuda, Ribuan Mahasiswa Kepung Istana Tuntut Janji Jokowi
Menurut mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini persatuan harus diusahakan guna bangsa Indonesia bisa bersatu.
"Untuk bisa bersatu syaratnya ini kata kunci yang selalu saya sampaikan, tidak ada persatuan dalam ketimpangan," jelasnya.
Lebih lanjut, Anies berkata, persatuan itu bisa dibangun dalam kesetaraan dan keadilan. Karena persatuan yang dibangun dengan kesetaraan dan keadilan dapat membuat Ibu Kota menjadi kota yang maju.
“Kita semua memastikan bahwa di Jakarta semua kebijakan sampai eksekusi seluruhnya mencerminkan semangat menghadirkan keadilan sosial bagi seluruh warga Jakarta,” papar Anies.
Sambung dia, bila ada keadilan sosial dan ada perasaan kesetaraan maka muncul persatuan di Indonesia khususnya Jakarta.
"Bapak, ibu sekalian, damai tidak ditandai dengan tiadanya konflik, damai tidak ditandai dgn tiadanya kekerasan, damai itu ditandai dengan adanya rasa keadilan disitu maka damai yang sesungguhnya," tutupnya. (Asp)
Baca Juga:
2 Hal ini Identik dengan Upacara Sumpah Pemuda, Masih Ingat?