Tanpa Izin, DPRD Jabar Tegaskan Lippo Grup Jangan Jual Meikarta

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Selasa, 17 Oktober 2017
Tanpa Izin, DPRD Jabar Tegaskan Lippo Grup Jangan Jual Meikarta

Pembangunan kawasan Meikarta. (meikarta.com)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com – Pimpinan DPRD Provinsi Jawa Barat menegaskan kepada pihak Lippo Group pada proyek Meikarta untuk tidak menjual unitnya sebelum semua izin diselesaikan. Hal tersebut guna menghindari risiko kerugian yang akan dirasakan konsumen.

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Jabar Daddy Rohanady mengatakan, berdasarkan hasil kunjungan kerja Komisi IV di lokasi proyek Meikarta beberapa waktu lalu, sampai kini pihak Lippo Group selaku pengembang juga menyelesaikan kewajibannya terkait pengurusan izin.

"Selama semua perizinan belum lengkap, kita minta Lippo Group jangan dulu membangun. Apalagi melakukan penjualan kepada masyarakat,” kata Daddy kepada wartawan di Gedung DPRD Provinsi Jawa Barat Jalan Diponegoro, Bandung, Selasa (17/10).

Disinggung perizinan apa saja yang belum dikantongi pihak Meikarta, Daddy menjelaskan antara lain tentang analisis dampak lingkungan (amdal), kecocokan atau tidaknya dengan RT-RW Kabupaten Bekasi. Dua perizinan itu, kata Daddy, sangat penting saat akan membangun proyek.

"Kalau asal tabrak seperti ini (membangun sebelum dapat izin) besok kita juga akan tabrak mereka, karena tidak sesuai dengan aturan yang berlaku," tandasnya.

Diungkapkan Daddy, sebenarnya lahan yang diizinkan hanya 84 hektar, tetapi pihak Lippo Group mengklaim bahwa proyek Meikarta ini dibangun di atas 500 hektare dan sudah mendapatkan izin.

Padahal, kata Daddy, Pemda Bekasi hanya menerima pengajuan 140 hektare dari Lippo Group untuk proyek Meikarta, dan sejauh ini baru 84 hektare yang baru mendapatkan izin.

"Jadi, yang pasti 140 hektare yang diajukan itu hanya 84 hektare saja yang disetujui Pemda Bekasi. Sedangkan yang akan dijual Meikarta itu 500 hektare dari TOD atau Transit Oriented Development, membangun universitas dan lain-lain. Dari situ aja mereka sudah berbohong," katanya. (*)

Berita ini merupakan laporan dari Yugi Prasetyo, kontributor merahputih.com untuk wilayah Bandung dan sekitarnya. Baca juga berita lain terkait Meikarta dalam artikel: Belum Berizin, DPRD Bekasi Panggil Pengembang Meikarta

#Meikarta #Lippo Grup
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Pembangunan Rusun Subsidi di Kawasan Meikarta Pakai Duit Danantara
Proyek tersebut direncanakan akan menyediakan total sekitar 141.000 hunian dari tiga lokasi lahan yang telah disiapkan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 09 Juni 2026
Pembangunan Rusun Subsidi di Kawasan Meikarta Pakai Duit Danantara
Indonesia
Maruarar Sirait Konsultasi ke KPK Ubah Maikarta Jadi Rusun Bersubsidi
Maruarar telah meninjau langsung kawasan Meikarta pada Sabtu (17/1). Dalam peninjauan tersebut, disiapkan lahan seluas sekitar 20 hektare di dua titik berbeda untuk pembangunan rusun subsidi.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Januari 2026
Maruarar Sirait Konsultasi ke KPK Ubah Maikarta Jadi Rusun Bersubsidi
Indonesia
Lama Mangkrak, Meikarta Bakal Dialihkan Jadi Proyek Rusun Subsidi
Proyek Meikarta Cikarang yang lama mangkrak akan dialihkan menjadi lokasi rusun subsidi berdasarkan hasil rapat bersama Perumnas dan pengembang swasta.
Wisnu Cipto - Rabu, 14 Januari 2026
Lama Mangkrak, Meikarta Bakal Dialihkan Jadi Proyek Rusun Subsidi
Berita Foto
Mengintip Desain Rumah Subsidi Berukuran 14 Meter Persegi yang Dibanderol Mulai 100 Jutaan
Pengunjung melihat interior rumah subsidi dengan berbagai perlengkapan rumah tangga di Lippo Nusantara Mall, Semanggi, Jakarta, Senin (16/6/2025).
Didik Setiawan - Senin, 16 Juni 2025
Mengintip Desain Rumah Subsidi Berukuran 14 Meter Persegi yang Dibanderol Mulai 100 Jutaan
Bagikan