Tanah Longsor di Flores Timur, Ratusan Korban Belum Ditemukan

Andika PratamaAndika Pratama - Minggu, 04 April 2021
Tanah Longsor di Flores Timur, Ratusan Korban Belum Ditemukan

Wakil Bupati Flores Timur, Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) Agustinus Payong Boli. (FOTO ANTARA/Aloysius Lewokeda)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Ratusan korban longsor yang terjadi di wilayah Desa Nele Lamadike, Kecamatan Ile Boleng, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur pada Minggu (4/4) dini hari, belum ditemukan.

"Kepala Desa Nele Lamadike Pius Pedang menyampaikan kepada saya bahwa ratusan orang belum ditemukan dalam bencana tanah longsor," ucap Wakil Bupati Flores Timur, Agustinus Payong Boli di Kupang, Minggu (4/4)

Baca Juga

Tanah Longsor Nganjuk, 23 Warga Belum Ditemukan

Peristiwa longsor tersebut terjadi pada Minggu dini hari setelah cuaca ekstrem berupa hujan lebat dan angin kencang melanda wilayah setempat dalam waktu cukup lama.

Agustinus mengatakan informasi terkait ratusan orang yang menjadi korban longsor ini diperoleh dari hasil komunikasi via telepon secara langsung dengan kepala Desa Nele Lamadike.

Kondisi banjir dan tanah longsor di Desa Nele Lamadike, Kecamatan Ile Boleng, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (4/4/2021). (FOTO ANTARA/HO-FB Kuma Nuba Tukan)
Kondisi banjir dan tanah longsor di Desa Nele Lamadike, Kecamatan Ile Boleng, Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Minggu (4/4/2021). (FOTO ANTARA/HO-FB Kuma Nuba Tukan)

"Ratusan orang disebut tertimbun longsor dan sampai sekarang belum ditemukan," katanya dikutip Antara

Ia mengatakan saat ini pihaknya sedang berkoordinasi dengan instansi terkait untuk turun ke lapangan melakukan penanganan termasuk pengerahan alat berat.

"Kita segera kerahkan alat berat ke lapangan untuk mencari para korban," pungkasnya. (*)

Baca Juga

10 Warga Tewas Tertimbun Longsor di Flores Timur

#Longsor #Tanah Longsor #Korban Longsor
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Dunia
Seorang Perempuan Selamat Setelah 10 Hari Tertimbun di Bawah Reruntuhan Lonsor Nepal
Perempuan berusia 64 tahun itu diselamatkan dari lantai teratas sebuah bangunan empat lantai yang tertimbun reruntuhan di Betrawati, Nuwakot
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 15 September 2026
Seorang Perempuan Selamat Setelah 10 Hari Tertimbun di Bawah Reruntuhan Lonsor Nepal
Indonesia
Ratusan Orang Hilang Termasuk 250 WNA Dalam Bencana Longsor di Nepal
Jumlah orang yang hilang setelah bencana longsor lumpur di dekat perlintasan perbatasan Gyirong (Jilong) antara China dan Nepal bertambah menjadi 558 orang
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 27 Agustus 2026
Ratusan Orang Hilang Termasuk 250 WNA Dalam Bencana Longsor di Nepal
Indonesia
Gubernur Dedi Beri Upah Rp 2 Juta ke Warga Cianjur Jika Tanam Pohon
Hal serupa sudah diterapkan di sejumlah wilayah lainnya di Jabar, sebagai upaya mengembalikan fungsi alam dan menjaga amanah dari leluhur Tatar Sunda.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 07 Mei 2026
Gubernur Dedi Beri Upah Rp 2 Juta ke Warga Cianjur Jika Tanam Pohon
Indonesia
Imbas Longsor, Proyek Strategis Nasional PLTA Cisokan Disetop Sementara
PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Tengah (UIP JBT) menghentikan sementara seluruh aktivitas pekerjaan proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Upper Cisokan di Jawa Barat.
Wisnu Cipto - Sabtu, 02 Mei 2026
Imbas Longsor, Proyek Strategis Nasional PLTA Cisokan Disetop Sementara
Indonesia
Tertutup Longsor Sejak Rabu, Jalur Utama Caringin Garut Sudah Bisa Dilalui Motor
Jalur utama Bungbulang–Caringin, Kabupaten Garut, Jawa Barat, kembali bisa dilintasi kendaraan bermotor dari kedua arah
Wisnu Cipto - Senin, 27 April 2026
Tertutup Longsor Sejak Rabu, Jalur Utama Caringin Garut Sudah Bisa Dilalui Motor
Indonesia
Jalan Cadas Pangeran Sumedang Jawa Barat Lumpuh Total Akibat Longsor
Akses Jalan Nasional Cadas Pangeran di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, tertutup total akibat longsoran tebing sejak Rabu (8/4) petang tadi.
Wisnu Cipto - Rabu, 08 April 2026
Jalan Cadas Pangeran Sumedang Jawa Barat Lumpuh Total Akibat Longsor
Indonesia
Jalur KA Maswati–Sasaksaat Kembali Normal Usai Longsor, KAI Pastikan Aman
Perjalanan kereta di lintas Maswati–Sasaksaat kembali normal setelah longsor. KAI memastikan jalur aman dan operasional kembali berjalan lancar.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 02 April 2026
Jalur KA Maswati–Sasaksaat Kembali Normal Usai Longsor, KAI Pastikan Aman
Indonesia
Longsor di Jalur KA Maswati–Sasaksaat Bandung, PT KAI Butuh Waktu hingga 5 Jam untuk Lakukan Pembersihan
Material longsoran yang menutup jalur di Km 142+8/9 menyebabkan perjalanan KA 174 Ciremai serta sejumlah kereta api lainnya mengalami gangguan operasional.
Dwi Astarini - Rabu, 01 April 2026
Longsor di Jalur KA Maswati–Sasaksaat Bandung, PT KAI Butuh Waktu hingga 5 Jam untuk Lakukan Pembersihan
Indonesia
KA Ciremai Terdampak Longsor di Maswati-Sasaksaat, KAI Pastikan Penumpang Selamat
KA Ciremai tertahan longsor di jalur Maswati-Sasaksaat, Selasa (31/3). KAI memastikan bahwa seluruh penumpang selamat.
Soffi Amira - Rabu, 01 April 2026
KA Ciremai Terdampak Longsor di Maswati-Sasaksaat, KAI Pastikan Penumpang Selamat
Indonesia
Waspada Hujan, Banjir Rob, dan Longsor saat Libur Lebaran di Jawa Barat
"Ada lima titik rawan longsor di Jawa Barat yang perlu diwaspadai, yakni Kabupaten Bogor, Sukabumi, Cianjur, Tasikmalaya, dan Garut."
Frengky Aruan - Jumat, 20 Maret 2026
Waspada Hujan, Banjir Rob, dan Longsor saat Libur Lebaran di Jawa Barat
Bagikan